Pacitan Dilanda Bencana Usai Hujan Deras, 8 Titik di 4 Kecamatan Terdampak

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

20 Mei 2025 14:06

Thumbnail Pacitan Dilanda Bencana Usai Hujan Deras, 8 Titik di 4 Kecamatan Terdampak
Longsor terjadi di Dusun Karanganyar, Desa Pagerejo, Ngadirojo usai diguyur hujan Senin, 19 Mei 2025. (Foto: BPBD for Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pacitan pada Senin, 19 Mei 2024 kemarin, mengakibatkan sejumlah bencana alam di berbagai kecamatan. 

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, tercatat delapan titik terdampak bencana berupa tanah longsor, pohon tumbang, hingga pergerakan tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Dwi Andriatmoko, mengungkapkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

“Bencana adalah urusan bersama. Tetap tangguh, tetap waspada,” ujarnya, Selasa, 20 Mei 2024.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Berikut sebaran lokasi kejadian berdasarkan kecamatan:

  • Kecamatan Kebonagung: Pohon tumbang menutup akses jalan di RT 03 RW 06, Dusun Ledok, Desa Worawari.
  • Kecamatan Ngadirojo: Longsor terjadi di RT 02 RW 01, Dusun Krajan, Desa Tanjung Lor, serta dua titik longsor lainnya di Dusun Karanganyar, Desa Pagerejo.
  • Kecamatan Arjosari: Tercatat tiga kejadian, yaitu pohon tumbang di RT 02 RW 01, Dusun Krajan, Desa Mangunharjo; tanah longsor di RT 002 RW 009, Dusun Plapar 2, Desa Jatigunung; dan di RT 01 RW 03, Dusun Madekan, Desa Jetiskidul.
  • Kecamatan Bandar: Terjadi pergerakan tanah yang berdampak pada rumah warga atas nama Jumirin di RT 01 RW 04, Dusun Jatiroto, Desa Tumpuk.

BPBD Pacitan mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah rawan bencana seperti lereng bukit dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kerawanan seperti retakan tanah, pohon yang mulai miring, atau terdengar suara gemuruh dari dalam tanah.

“Potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat perlu terus waspada dan sigap menghadapi kemungkinan bencana,” pungkas Erwin. (*)

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Baca Sebelumnya

Peringatan Harkitnas 2025, Gubernur Khofifah Ajak Bangkit Hadapi Dampak Dinamika Ekonomi Global

Baca Selanjutnya

Polisi Buru Pelaku Pembacokan di Kedinding Lor Surabaya, Korban Tewas Usai Alami Luka Serius

Tags:

pacitan BPBD Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H