KETIK, MALANG – Universitas Islam Malang (Unisma) secara resmi telah mengakhiri rangkaian Orientasi Studi dan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (Oshika Maba) 2026. Pelaksanaan orientasi tersebut berjalan kondusif dan humanis tanpa perpeloncoan.
Sebelumnya, Rektor Unisma Prof Junaidi telah mewanti-wanti agar solidaritas mengiringi rangkaian pengenalan kehidupan kampus bagi maba. Sehingga, esensi untuk mengenal lebih dalam tentang nilai-nilai Unisma dapat diterima oleh maba.
"Saya sangat bangga, sangat bersyukur bahwa kegiatan Oshika Maba Universitas Islam Malang tahun 2026 berjalan dengan sangat lancar sehingga tidak ada perploncoan yang terjadi," ujarnya Rabu 30 September 2026.
Dengan berakhirnya Oshika Maba, Prof Junaidi berharap mahasiswa baru menguasai seluk beluk dunia akademik di Unisma. Hal tersebut untuk mempermudah dalam menjalani perkuliahan hingga lulus nanti.
"Tentu harapan kami adalah dengan telah menyelesaikan kegiatan Oshika ini, sudah memahami tentang siapa Unisma itu, apa saja yang ada di Unisma, bagaimana sistem akademiknya, bagaimana sistem administrasinya," lanjutnya.
Baca Juga:
Sambut Mahasiswa Baru, Unisma Kenalkan 17 SDGs dan Pengabdian MasyarakatProf Junaidi juga berpesan agar para maba dapat bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan. Dengan demikian target untuk lulus tepat waktu dapat terwujud.
"Tentu doa kami senantiasa mengiringi perjalanan studi para maba Unisma. Mudah-mudahan masuk bersamaan, nanti lulusnya juga bersamaan," sebutnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Unisma, Muhammad Yunus menjelaskan terdaoat beberapa kegiatan setelah Oshika Maba selesai. Pada Kamis hingga Sabtu besok, para maba Unisma harus menghadiri Halaqah Diniyah.
"Dilanjut dengan Master Maba tanggal 14 Oktober 2026, lalu Inagurasi. Ada juga kegiatan latihan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa sampai di sekitar bulan November dan Desember dan akan ditutup dengan kegiatan Pemilu Raya 2026 di Universitas Islam Malang," jelas Yunus. (*)