Orasi Ilmiah, Ini Kata Wakapolda Papua Barat

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Rahmat Rifadin

29 Mar 2026 16:16

Thumbnail Orasi Ilmiah, Ini Kata Wakapolda Papua Barat
Kanan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Sulastiana usai orasi ilmiah dalam orasi ilmiah pada Wisuda Sarjana Angkatan ke-1 Universitas Caritas Indonesia Tahun Akademik 2025/2026 (Foto : Istimewa for ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat Brigadir Jenderal Polisi Sulastiana dalam orasi ilmiah pada Wisuda Sarjana Angkatan ke-1 Universitas Caritas Indonesia Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Jakarta, menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Papua Barat belum tentu berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam orasi berjudul 'Analisis Kebijakan Tata Kelola Pertambangan Berbasis Risiko: Belajar dari Konflik Pemetaan Batas Wilayah Eksplorasi Tambang di Bintuni Papua Barat', wanita kelahiran Kabupaten Situbondo ini mengangkat persoalan mendasar dalam sektor pertambangan di wilayah tersebut.

“Apakah kekayaan sumber daya alam benar-benar membawa kesejahteraan bagi masyarakat lokal, atau justru menciptakan ketimpangan sosial yang baru,” ujar Sulastiana dalam pidatonya, Minggu 29 Maret 2026.

Dia menilai, persoalan utama dalam pengelolaan sektor pertambangan tidak terletak pada besarnya potensi sumber daya, melainkan pada lemahnya tata kelola yang diterapkan.

Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka Suara

Menurut dia, tata kelola yang tidak optimal berpotensi memicu berbagai persoalan, mulai dari konflik sosial, kerusakan lingkungan, hingga ketimpangan ekonomi di tengah masyarakat.

“Tanpa pengelolaan yang transparan dan adil, kekayaan sumber daya alam justru berpotensi menjadi sumber konflik,” kata Sulastiana menegaskan.

Selain itu, Sulastiana juga menyoroti pentingnya pendekatan berbasis risiko dalam merumuskan kebijakan tata kelola pertambangan, terutama di wilayah yang memiliki kompleksitas sosial dan geografis seperti Papua Barat.

"Perlu pula melibatkan masyarakat adat dalam setiap proses pengambilan keputusan terkait aktivitas pertambangan guna menghindari gesekan sosial," imbuhnya.

Baca Juga:
Rakor APBDes 2026, Bupati Situbondo Minta Desa Gerak Cepat Tangani Keluhan Warga

Ia menambahkan bahwa, penguatan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan, termasuk praktik tambang ilegal, menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas sosial sekaligus memastikan keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Jalan Panjang Siahaan CS Finis di MA, PT SMART Didenda Rp8,7 Miliar

Baca Selanjutnya

Puncak Arus Balik Jilid Dua! Terminal Arjosari Kota Malang Diserbu Ribuan Penumpang

Tags:

orasi ilmiah Ini Kata wakapolda Papua Barat

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar