‎Oknum Kafe Wisata Payung Kota Batu Getok Harga, Paguyuban Angkat Bicara

Jurnalis: Sholeh
Editor: Aziz Mahrizal

12 Apr 2025 15:47

Thumbnail ‎Oknum Kafe Wisata Payung Kota Batu Getok Harga, Paguyuban Angkat Bicara
Gapura menuju kawasan Wisata Payung Kota Batu. (Foto: Sholeh/Ketik.co.id)

KETIK, BATU – Kejadian tidak mengenakkan dialami pengunjung Wisata Payung Kota Batu saat libur lebaran 2025. Pengunjung mengalami getok harga atau harga yang tidak wajar dari salah satu warung di kawasan tersebut. 

‎Hal itu diketahui setelah pengunjung melaporkan kejadian tersebut kepada Paguyuban Warung Wisata Payung. 

‎"Ya benar. Kami mendapatkan laporan dari tamu kalau kena getok harga di kawasan payung 3. Kejadian ini diawali dari daftar menu yang tidak ada harganya," kata Endrik Andika, Ketua Paguyuban Warung Wisata Payung Kota Batu, Sabtu, 12 April 2025.

‎Endrik menjelaskan, pada waktu itu pengunjung memesan omelet 1 porsi, roti bakar 1 porsi dan STMJ 2 porsi. Setelah membayar tamu dikenakan harga tidak wajar yakni omelet Rp30.000, roti bakar Rp20.000 dan STMJ Rp50.000.

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

‎"Sedangkan, harga rata-rata di warung yang berada di lingkungan payung adalah STMJ 12.000/porsi, roti bakar dan omelet Rp10.000 sd 12.000/porsi," jelasnya.

‎Lebih lanjut, Endrik menguraikan, tamu atau pengunjung yang menjadi korban tersebut melaporkan kepada paguyuban. Selanjutnya, paguyuban menindaklanjuti kepada oknum warung tersebut dan ditemukan bukti bahwa terdapat daftar menu yang tidak ada harganya.

‎Bahkan berdasarkan laporan dari tetangga sekitar dan pengunjung, ternyata diketahui bahwa hal ini dilakukan oknum tersebut sudah berulang kali sejak 2017, terkhusus pada momen liburan. 

‎"Lokasinya wisata payung 3 atas nama cafe Moro Seneng. Warung ini memiliki ciri khusus terdapat aquarium besar di dalamnya," urai Endrik.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

‎Endrik berharap penjelasannya tersebut menjadi salah satu klarifikasi bahwa isu yang beredar tentang getok harga di wilayah wisata payung selama ini adalah tindakan oknum. Oknum tersebut merusak citra dan merugikan warga yang berjualan dengan sungguh-sungguh.

‎"Pengurus paguyuban akan melaporkan kepada pihak terkait yakni Satpol PP dan Perhutani selaku pemilik lahan untuk melakukan penindakan," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Apkrindo Jatim Catat Tren Positif Jumlah Pengunjung Selama Ramadan

Baca Selanjutnya

Kopi Hijau, Solusi Hidup Sehat di Tengah Fenomena Hustle Culture

Tags:

Kota Batu Wisata Payung Kota Batu getok harga wisata payung

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar