Nongkrong di Roemah Kentang Bandung Sajikan Kuliner Aneka Olahan Kentang

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

17 Feb 2024 03:23

Thumbnail Nongkrong di Roemah Kentang Bandung Sajikan Kuliner Aneka Olahan Kentang
Roemah Kentang 1908. (Foto: ist)

KETIK, BANDUNG – Bagi sebagian besar masyarakat Kota Bandung pasti sudah tidak asing lagi dengan sebuah bangunan Belanda terbengkalai yang terkenal dengan kisah mistisnya, yang dikenal dengan nama Rumah Kentang. 

Terletak di Jalan Banda, tepatnya berada di persimpangan Jalan Banda dan Jalan Aceh. Kini bangunan terbengkalai yang sudah berdiri sejak tahun 1908 itu telah bersolek menjadi restoran yang nyaman dan jauh dari kesan mistis dengan nama Roemah Kentang 1908.

“Disebut Roemah Kentang, karena dulu sempat viral bau kentang. Orang kalau lewat depan sini katanya sering mencium aroma kentang. Padahal banyak yang tidak tahu kalau bau kentang itu berasal dari tumbuhan yang kalau malam hari kena angin dan bergesekan akan menimbulkan bau seperti aroma kentang,” jelas Marketing Communication Roemah Kentang, Arni Puspitasari.

Meski telah direnovasi sedemikian rupa, kesan heritage pada bangunan ini tetap terjaga. Ornamen Belanda yang khas pun tetap dipertahankan. Hal itu terlihat dari jendela-jendela besar dan pilar tinggi dengan tembok batu ala rumah zaman dulu yang tampak masih kokoh.

Baca Juga:
Dari Selatan Pasar hingga Kirim ke Luar Negeri, Begini Perjalanan Bakso Solo Kidul Pasar

Pada sudut ruangan pun dipajang sebuah piano tua hingga televisi zaman Belanda yang masih disimpan rapih. 

Pada bagian tengah ruangan diberikan sedikit nuansa modern dengan gambar-gambar mural yang berwarna-warni, beberapa lantainya turut dipercantik dengan memakai ubin dengan motif dan warna, memberikan kesan fresh dan jauh dari suasana horor

Roemah Ketang 1908 menyediakan berbagai fasilitas, seperti wifi gratis, bar, parkiran yang luas,toilet, musola, meeting room dan VIP room. 

“Di sini ada salah satu meeting room bernama Megantaria room. Diberi nama Megantaria karena ruangan itu dulunya bekas kamar seorang noni Belanda bernama Megantaria. Kami sama sekali tidak mengubah posisi ruangan tersebut. Akhirnya kita jadikan itu sebagai meeting room,” terang Arni

Baca Juga:
Riyayan di Kediaman Jemursari! Warga Datang Membludak, Gubernur Khofifah Borong Ribuan Porsi UMKM Kuliner Tradisional

Roemah Kentang 1908 sangat cocok untuk dipakai berkumpul bersama teman maupun keluarga. Selain suasananya yang homey kawasannya pun rindang membuat tempat ini nyaman untuk bersantai.

Untuk menu, Roemah Kentang 1908 menyediakan berbagai sajian western food, Indonesian food, dan aneka olahan kentang yang menjadi signature resto tersebut. 

“Kita punya baked potato yang jadi menu andalan di sini. Satu porsinya terdiri dari satu buah kentang panggang yang diisi smoke beef dan saus mozzarela. Disajikan dengan sayuran paprika, tomat, dan aneka salad pakai saus sambal,” ucap Arni.

“Ada juga bebek renyah untuk Indonesian foodnya. Kalau untuk menu sarapan, ada breakfast bundling seharga Rp 55 ribu saja dengan menu potato pancake dan hot cappucino,” tambah Arni.

Roemah Kentang 1908 buka setiap hari,untuk weekday buka mulai pukul 09.00 WIB. Sedangkan weekend mulai pukul 08.00 WIB. Menyediakan live music, membuat Roemah Kentang 1908 semakin nyaman untuk dipakai berkumpul dan nongkrong asyik bersama orang-orang tersayang (*)


 

Baca Sebelumnya

Program G to G Dibuka, Ambil Peluang Jadi Nurse dan Careworker di Jepang!

Baca Selanjutnya

Baso Tahu Tulen Situ Indah Jadi Kuliner Khas Kota Bandung

Tags:

kentang rumah kentang Kuliner Kota Bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

16 April 2026 17:54

Bupati Bandung Takziah ke Rumah Duka 2 Korban Meninggal Terseret Arus Sungai di Banjaran

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

16 April 2026 15:53

Ziarah Hari Jadi Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H