Nilai Ekspor UMKM Kota Malang Capai Rp100 Miliar, Produk Keripik Mendominasi

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Dendy Ganda Kusumah

22 Jan 2026 19:32

Thumbnail Nilai Ekspor UMKM Kota Malang Capai Rp100 Miliar, Produk Keripik Mendominasi
Didominiasi keripik, ekspor UMKM Kota Malang sepanjang 2025 tembus Rp100 miliar. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Keberhasilan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menembus pasar internasional mendorong nilai ekspor Kota Malang mencapai Rp100 miliar pada tahun 2025. Produk keripik hingga kini masih mendominasi dan menjadi unggulan di pasar ekspor Kota Malang.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, menjelaskan bahwa salah satu produk yang paling diminati adalah keripik tempe. Beberapa negara yang menaruh minat besar terhadap produk tersebut antara lain Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Selandia Baru.

“Produk yang sudah kami ekspor macam-macam, ada kriya dan makanan seperti keripik. Yang paling banyak permintaan adalah aneka produk keripik, seperti keripik tempe,” ujar Eko, Kamis, 22 Januari 2026.

Saat ini, Kota Malang memiliki 95 produk UMKM yang berhasil menjajaki pasar global. Nilai ekspor produk tersebut mencapai Rp100 miliar.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Eko menjelaskan bahwa dengan capaian nilai ekspor tersebut, Kota Malang optimistis lebih banyak produk UMKM dapat naik kelas pada tahun 2026. Setidaknya, jumlah UMKM yang berhasil menembus pasar global ditargetkan meningkat hingga 50 persen pada 2026.

“Targetnya pada 2026 jumlah UMKM yang melakukan ekspor bisa meningkat 50 persen. Klinik ekspor akan dimaksimalkan karena pasarnya sudah terbuka dan kami memiliki kerja sama dengan luar negeri,” kata Eko.

Terlebih, pada tahun 2025 lalu baru sekitar 100 UMKM yang berhasil naik kelas. Untuk itu, klinik ekspor akan lebih dimaksimalkan guna memperluas jaringan pasar.

Hal tersebut selaras dengan target UMKM naik kelas pada tahun 2026. Dari total sekitar 40.000 UMKM di Kota Malang, ditargetkan 10 persen di antaranya mampu naik kelas pada 2026.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

“UMKM dikatakan naik kelas apabila mengalami peningkatan omzet per tahunnya, misalnya dari Rp500 juta menjadi Rp5 miliar per tahun,” jelasnya.

Diskopindag Kota Malang akan kembali memperkuat program pendampingan UMKM. Setiap satu pendamping ditargetkan dapat membina 50 hingga 100 UMKM. Seluruh UMKM yang belum naik kelas akan dilibatkan dalam program pendampingan tersebut.

“Sifatnya berkelanjutan. Pendampingan akan dilakukan secara lebih detail, mulai dari pengemasan produk, pemasaran, hingga kesiapan ekspor,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Bassam Kasuba Resmikan Masjid Madinahtul Hidayah, Menyulam Iman dan Pembangunan Berkelanjutan di Obi

Baca Selanjutnya

Lahan PT KJB Gundul, DPRD: Jangan Sampai Banjir Aceh Terjadi di Lumajang

Tags:

UMKM Produk UMKM umkm kota malang ekspor Nilai Ekspor Kota Malang Diskopindag Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

13 April 2026 17:43

Wakil Wali Kota Malang Ajak Pemuda Pancasila Kawal Pembangunan, Tekankan Persatuan Jadi Kunci

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

13 April 2026 17:14

Waspada Bahaya Ambruk, Area Timur Pasar Besar Malang Disterilkan dari Aktivitas

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

12 April 2026 19:13

Sapa Penggemar di Matos, Pemeran Film 'Ku Pilih Jalur Langit' Ceritakan Tantangan Syuting di Malang

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

12 April 2026 18:25

Komitmen Bangun Kembali Gaza, LMI dan LAZ Yasa Targetkan Galang Donasi Rp1 Miliar di Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar