Nasib 4.700 Honorer Masih Gelap, Komisi A DPRD Sidoarjo: Mereka Pantas Diprioritaskan dalam Rekrutmen Pegawai

Editor: Fathur Roziq

18 Jan 2024 02:09

Thumbnail Nasib 4.700 Honorer Masih Gelap, Komisi A DPRD Sidoarjo: Mereka Pantas Diprioritaskan dalam Rekrutmen Pegawai
Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Damroni Chudori (tengah) berdiskusi dengan pejabat Pemkab Sidoarjo setelah hearing dengan BKD Sidoarjo, perwakilan OPD, serta tenaga honorer di Pemkab Sidoarjo, pada Rabu (17/1/2024). (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Nasib ribuan tenaga honorer belum jelas. Mereka yang kini mengabdi di berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo masih menunggu kepastian. Apakah akan diangkat menjadi PPPK, ASN, atau malah tidak digunakan lagi? BKD Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo membahasnya.

Rabu (17/1/2024), Komisi A DPRD Sidoarjo mengundang perwakilan tenaga honorer, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, serta OPD terkait. Mereka diajak rapat dengar pendapat (hearing) di ruang paripurna DPRD Sidoarjo.

Hadir, antara lain, perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Sidoarjo, serta Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Sidoarjo.

Dalam hearing DPRD Sidoarjo  itu terungkap, saat ini, masih ada 4.700-an tenaga honorer atau non-PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dan non-ASN (aparatur sipil negara). Mereka bekerja  di berbagai dinas di Pemkab Sidoarjo. Termasuk, Sekretariat DPRD Sidoarjo.

Baca Juga:
Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Kepala BKD Sidoarjo M. Makhmud mengatakan, Pemkab Sidoarjo berusaha menata dan memperhatikan nasib ribuan tenaga honorer tersebut. Kebijakan ini sudah diatur dalam Undang Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Menurut Mahmud, BKD akan berusaha menyelesaikan penataan 4.700-an tenaga honorer itu hingga akhir 2024. Sebab, saat ini, BKD Sidoarjo masih menunggu keluarnya peraturan pemerintah (PP) dan peraturan menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen-PAN RB) sebagai petunjuk teknis pelaksanaannya.

”Mungkin PP dan Permen-PAN RB itu (akan keluar) pertengahan Juni 2024 ini,” kata Makhmud setelah hearing dengan Komisi A DPRD Sidoarjo.

Untuk penataaan tenaga honorer tersebut, BKD meminta masing-masing OPD menyerahkan data serta konsep penataan jumlah dan kebutuhan tenaganya. Tenaga apa saja dan berapa jumlahnya. Sebab, yang paling tahu kebutuhan adalah instansi masing-masing.

Baca Juga:
Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

BKD Sidoarjo akan berkirim surat pada akhir Januari 2024. OPD masing-masing diminta menyerahkan kebutuhan jumlah personel. Dasarnya adalah kebutuhan tenaga honorer yang sudah ada di masing-masing OPD.

”Tidak mungkin kami menanyai satu per satu. Jadi, kami membuat surat itu untuk mengetahui dengan tetap mengutamakan mengutamakan tenaga non-ASN yang sudah da saat ini,” tambah Mahmud.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Damroni Chudlori menyatakan BKD Sidoarjo harus segera menyusun konsep dan strategi penataan ribuan tenaga honorer tersebut. Hasilnya segera diajukan atau dikomunikasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kemen-PAN RB.

”Kalau konsep itu sudah ada, monggo bersama kami (Komisi A DPRD Sidoarjo) menghadap ke BKN dan Kemen-PAN,” tegasnya.

Prinsipnya, lanjut legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Tulangan itu, persoalan tenaga honorer di Pemkab Sidoarjo harus segera selesai. Sebab, masalah ini menyangkut nasib 4.700-an orang. Termasuk, keluarga masing-masing yang harus dinafkahi.

Lebih-lebih, mereka telah mengabdi selama puluhan tahun di Pemkab Sidoarjo. Damroni juga melihat sisi jam terbang ribuan tenaga honorer itu. Mereka sudah paham pekerjaan dan punya kompetensi yang dibutuhkan. Jadi, pantaslah mereka mendapatkan prioritas untuk diutamakan dalam perekrutan PPPK maupun CASN.

”Daripada merekrut tenaga yang masih baru,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo H Haris menambahkan pentingnya memberikan pelatihan kepada ribuan tenaga honorer itu. Mereka yang masih bisa mengikuti seleksi CASN dibekali pengetahuan untuk menghadapi ujian seleksi.

Begitu pula, mereka yang sudah tidak bisa lagi mengikuti seleksi ASN perlu mendapatkan semacam bimbingan. Tujuannya, mereka bisa lolos saat seleksi PPPK.  Wajar bila BKD Sidoarjo memberikan bimbingan seperti itu.

”Kalau sudah dibekali, peluang lolos seleksi semakin terbuka,” ungkap legislator PAN asal Kecamatan Waru tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Bassam Kasuba: Pemimpin adalah Pelayan Masyarakat, Jangan Malah Minta Dilayani

Baca Selanjutnya

Presiden Jokowi Groundbreaking Proyek di IKN, Bangun TC Timnas dan Masjid Negara

Tags:

DPRD Sidoarjo BKD Sidoarjo Tenaga Honorer Pemkab Sidoarjo Komisi A DPRD Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

10 April 2026 05:40

Ledakan di Waru Murni Kecelakaan Kerja, Bupati Subandi Pastikan Tanggung Jawab Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar