Munculkan Aksara Kuno, Kampung Gadang Wiswakala Jadi Destinasi Baru Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

27 Okt 2023 00:44

Thumbnail Munculkan Aksara Kuno, Kampung Gadang Wiswakala Jadi Destinasi Baru Kota Malang
Detail papan nama dengan Aksara Jawa Kuno yang menjadi ciri khas Kampung Gadang Wiswakala. (Foto: Rakai Hino)

KETIK, MALANG – Kota Malang populer dengan wisata kampung tematiknya, mulai dari Kampung Warna-Warni Jodipan, Kampung Kayutangan Heritage, Kampung Budaya Polowijen, dan sebagainya. Kini atas inisiasi masyarakat setempat, lahirnya kampung wisata baru yaitu Kampung Gadang Wiswakala.

Kampung ini terletak di RT08/RW06 Kelurahan Gadang dan diinisiasi oleh Eko Sumantri, Didik Priyatin, Heru Tri, Sugeng Widodo, dan Rakai Hino pada Juli 2023. Di kampung ini memunculkan budaya masa lampau dari wilayah Gadang dan Malang Raya di berbagai masa. Warga juga menambahkan ornamen bertuliskan aksara kuno sebagai identitas masing-masing rumah.

"Perlu pelestarian Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) berupa aksara dari sisi masyarakat. Pemilihan aksara Jawa Kuno bukan kebetulan tapi memang untuk melestarikan nilai sejarah dan budaya lokal khususnya di Gadang dan Malang Raya," ujar Rakai kepada media online nasional Ketik.co.id beberapa waktu lalu. 

Aksara Jawa Kuno tersebut biasa digunakan pada era Kerajaan Kanjuruhan, Mataram Hindu atau Medang, Ladiri, Singhasari, hingga Kerajaan Majapahit. Kini jarang sekali ditemukan oenggunaan Aksara Jawa Kuno di kehidupan masyarakat sehari-hari.

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus

"Sekarang ini masyarakat, khususnya di Kelurahan Gadang sudah jarang yg bisa bawa Aksara Jawa Baru atau Honocoroko. Padahal sudah diajarkan di sekolah dasar, apalagi Aksara Jawa Kuno yang sekarang sudah punah," lanjutnya.

Foto Salah satu rumah warga yang menggunakan papan tanda dengan Aksara Jawa Kuno. (Foto: Rakai Hino)Salah satu rumah warga yang menggunakan papan tanda dengan Aksara Jawa Kuno. (Foto: Rakai Hino)

Kini di rumah-rumah warga telah dicantumkan Aksara Jawa Kuno dengan diberikan keterangan menggunakan huruf latin. Dengan demikian diharapkan masyarakat dapat kembali mengenal adanya Aksara Jawa Kuno.

Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai mencantumkan Aksara Jawa Kuno, seperti Mojokerto. Di sana Aksara Jawa Kuno digunakan untuk melengkapi tulisan di papan nama jalan. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Kendati demikian Kelurahan Gadang menjadi kampung pertama di Indonesia yang menggunakan Aksara Jawa Kuno sebagai papan pengenal rumah mereka. Papan nama dan nomer rumah terbuat dari bambu dan kertas bekas yang diciptakan oleh warga setempat. 

"Di situ juga ada tatakan serta kendi air yang dapat diminum oleh siapa saya yang melewati kampung ini. Masyarakat memilih kendi air karena untuk menghidupkan kembali budaya Jawa," sebut Rakai.

Kendi berisikan air juga bermakna sebagai sesama manusia harus berbagi dengan yang lainnya meskipun hanya dalam bentuk air minum. Air juga melambangkan kedamaian dan kehidupan. Hal tersebut selaras dengan cita-cita dan harapan masyarakat RT 08 RW 06 Kelurahan Gadang.

"Semoga pendirian kampung ini dapat menjadi langkah awal perwujudan angan-angan masyarakat dalam melestarikan budaya bangsa. Masyarakat juga oercaya berdirinya kampung tematik ini bisa membawa manfaat bagi warga di Kelurahan Gadang," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Top! Yonko 464 Kopasgat Raih Juara Umum Batalyon Terbaik Antar Satuan Kopasgat

Baca Selanjutnya

Bupati Freddy Thie Berharap GKI Terus Jadi Pelita Penerang Kaimana

Tags:

Kampung Tematik Kota Malang Kampung Gadang Wiswakala Aksara Jawa Kuno Warisan Budaya Tak Benda Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar