Muncul Klaim Elektabilitas, LSI Strategi Beri Klarifikasi Hasil Survei Pilkada Kota Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

20 Nov 2024 11:14

Thumbnail Muncul Klaim Elektabilitas, LSI Strategi Beri Klarifikasi Hasil Survei Pilkada Kota Malang
Pelaksanaan debat publik ketiga pasangan calon Kepala Daerah Kota Malang. (Foto: Tangkapan layar KPU Kota Malang)

KETIK, MALANG – LSI Strategi memberikan klarifikasi terhadap hasil survei pada Pilkada 2024 Kota Malang. Pasalnya terdapat klaim keunggulan elektabilitas yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon (paslon).

LSI Strategi telah melakukan survei pada periode 6-12 November 2024 dengan total 800 responden. Diketahui bahwa paslon Anton dan Dimyati Ayatulloh mengklaim bahwa elektabilitas keduanya unggul 43,8 persen berdasarkan hasil survei yang dilakukan LSI Strategi.

Dalam pernyataan resminya, hasil survei tersebut tidak sesuai dengan survei yang telah dilakukan LSI Strategi.

"Perlu kami klarifikasi, bahwa data survei yang beredar di jejaring media sosial dan sejumlah media massa di Kota Malang yang mengatasnamakan LSI Strategi bukan merupakan data hasil survei yang kami lakukan," ujar peneliti LSI Strategi Rijal Asnawi, Rabu 20 November 2024.

Menurutnya, pengubahan data dapat mencederai kaidah ilmiah dan akademis yang dimiliki oleh lembaga survei. Terlebih jika data tersebut diubah tanpa sepengetahuan LSI Strategi.

"Data survei yang diubah tersebut telah mengubah originalitas atas data hasil survei yang sebenarnya dan mencederai kaidah ilmiah dan akademis yang harus dikedepankan oleh lembaga survei atau riset," terangnya.

Dari hasil survei yang dilakukan oleh LSI Strategi, menunjukkan bahwa Wahyu Hidayat-Ali Mutohirin unggul dalam Top of Mind sebesar 29,7 persen.

Disusul Mochammad Anton-Dimyati Ayatullon 29,3 persen, Heri Cahyono-Ganis Rumpoko 9,5 persen. Jawaban lainnya 0,6 persen dan yang merahasiakan/BM/Tidak tahu/Tidak Jawab 30,9 persen.

Paslon dengan pertanyaan tertutup, Mochamad Anton-Dimyati Ayatulloh 34,9 persen, Wahyu Hidayat-Ali Mutohirin 34,5 persen, Heri Cahyono-Ganis Rumpoko 10,8 persen. Untuk yang Merahasiakan/Belum Memutuskan/Tidak tahu/Tidak Jawab sebesar 19,8 persen.

Posisi pemilih militan dari ketiga paslon, Mochamad Anton-Dimyati 25,4 persen, Wahyu Hidayat-Ali Mutohirin 23,4 persen, Heri Cahyono-Ganis Rumpoko 7,3 persen, yang merahasiakan/belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab sebesar 43,9 persen.

Simulasi surat suara dari ketiga pasangan calon, hasilnya baik Wahyu Hidayat-Ali Mutohirin dan Mochamad Anton-Dimyati memperoleh 33,33 persen, Heri Cahyono-Ganis Rumpoko 11,6 persen, suara tidak sah 1,5 persen dan yang merahasiakan belum memutuskan/tidak tahu/tidak jawab sebesar 20,3 persen.(*)

Baca Juga:
Desakan Periksa Eks Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Mencuat
Baca Juga:
Khofifah Apresiasi KPU dan Bawaslu: Pilkada Jatim 2024 Sukses, Sisa Anggaran Rp162 Miliar Dikembalikan
Baca Sebelumnya

Calon Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana Pingsan saat Jeda Debat, Empati dan Doa Berdatangan

Baca Selanjutnya

Ihwal Penyidikan Hibah Pariwisata, Kejari Sleman Kembali Digeruduk Massa

Tags:

LSI Strategi Pilkada Kota Malang Pilkada 2024 Elektabilitas Survei elektabilitas

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar