KETIK, JAKARTA – Pada pertengahan 2025 lalu, Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP Kapmi) terbentuk di Jakarta. Terpilih sebagai Ketua Umum Ketua Umum BPP Kapmi periode 2026 adalah Muliansyah Abdurrahman.
Di bawah kepemimpinan Muliansyah, Kapmi memiliki visi kedepan menjadi organisasi tempat bersinerginya entrepreneur muda di tanah air.
“Kapmi merupakan wadah tempat berkumpulnya pengusaha pengusaha muda yang belum diakomodir Hipmi dan Kadin,”ujar pria yang akrab disapa Bang Mula ini kepada Ketik.com di ruang kerjanya di kawasan Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.
Kendati demikian, sambung, Muliansyah yang pernah menjabat Ketua DPP KNPI ini, terbentuknya Kapmi ini bukan merupakan saingan organisasi-organisasi pengusaha yang sudah ada. Justeru sebaliknya terbentuknya Kapmi ini merupakan bagian dari sama-sama memajukan perkonomian di Indonesia
Selanjutnya, target awal dari Kapmi ini adalah terbentuknya BPD Kapmi yang ada diseluruh propinsi di Indonesia. Hingga saat ini sudah ada 20 propinsi. “Target sebelum Desember 2026 ini Kapmi sudah ada di 38 propinsi,”ujar pengusaha yang juga pernah bergabung di KADIN ini.
Baca Juga:
Gelar Sarasehan Kebangkitan Ekonomi Daerah, Ketum Muliansyah Abdurahman: KAPMI Hadir Memastikan Ekonomi 8% BerkeadilanSementara itu, pembeda antara Kapmi dan organisasi serupa adalah, Kapmi lebih fokus kepada pengusaha UMKM. Dengan demikian UMKM yang ada di tanah air bisa tumbuh sebagai penopang perekonomian bangsa.
“Kapmi ingin konsisten mengawal UMKM ini agar bisa menjadi lebih baik dan terarah,”ungkapnya.
Untuk menyelaraskan program tersebut, Kapmi dalam waktu dekat akan menggelar rakernas. Dalam rakernas tersebut akan hadir semua perwakilan dari BPD Kapmi.
“Oktober ini akan Rakernas, kita satukan visi dan misi program, mohon doanya,”ucap pria asli Maluku Utara ini.
Baca Juga:
BPD Kapmi Riau Dibentuk, Ketum Muliansyah: Akan Jadi Motor Penggerak Pengusaha Muda di SumateraSejalan dengan Astacita
Diawal berdirinya Kapmi, semua anggota dan pengurus telah menyatukan visi, bahwa visinya sejalan dengan astacita Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Kapmi juga ingin membantu dan menjadi bermanfaat untuk masyarakat. Dengan program program yang telah dirumuskan kedepannya akan bisa saling berkolaborasi.
‘Kapmi satu nafas dengan Astacita, ingin bermanfaat untuk rakyat. Program ekonomi Kapmi harus senafas dengan pemerintah, bangun ekonomi Indonesia sesuai misi astacita,” imbuhnya.
Tidak hanya dalam negeri, Kapmi juga akan berkolaborasi dengan bersinergi dengan pengusaha-pengusaha di luar negeri.
Muliansyah mengatakan akan mencari potensi kerjasama antar negara Asia Tengah untuk memajukan perkonomian bangsa.‘Saat ini sudah mulai penjajakan dengan Kazakthan dan Uzbekistan,” ujarnya.
Beberapa potensi kerjasama tersebut adalah bidang ekspor import hasil pertanian. Selain itu kerjasama dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Jejak Karir
Muliansyah meripakan alumni Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) tahun 2009.Sebelum menjadi Ketum BPP Kapmi, Muliansyah Abdurrahman pernah menjabat beberapa pimpinan organisasi.
Pria yang juga pengusaha muda asal Batulak, Halmahera yang besar di Sorong Papua ini pernah menjabat Ketua KNPI Bidang OKK (Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan) dan Pengurus MN KAHMI.
Selain itu ia juga aktif sebagai Sekjen DPP Perkumpulan Pedagang Kaki Lima dan Angkutan Barang (DPP PPKL & AB) dan aktif sebagai Komite Tetap Kadin Indonesia.
Selain menjabat pimpinan organisasi, Muliansyah juga pernah menjadi dosen pengajar di beberapa universitas, diantaranya Universitas Muhammadiyah Malut, Universitas Khairun dan Universitas Muhammadiyah Sorong.
Sementara itu sebagai dosen Muliansyah juga sebagai pengusaha di bidang Media dan IT, property dan aktif di pelbagai macam organisasi profesi termasuk PKL & AB dan KADIN dari Raja Ampat Hingga Pusat.
Ia juga aktif dalam menulis buku, tercatat sudah lebih dari 65 buku ia terbitkan dan mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Dunia Sebagai Penulis Terbaik dan Membuat Website Bagi Pengsuaha Muda secara Gratis di Papua. (*)