Modus Beli Rujak, Polisi Amankan 2 Pengedar Uang Palsu di Kediri

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Naufal Ardiansyah

2 Mar 2024 13:16

Thumbnail Modus Beli Rujak, Polisi Amankan 2 Pengedar Uang Palsu di Kediri
Petugas dari Polsek Puncu Polres Kediri saat amankan barang bukti uang palsu diwilayah, Kamis (29/2/2024) kemarin. (foto : Humas Polres Kediri).

KETIK, KEDIRI – Petugas Satreskrim Polsek Puncu Polres Kediri berhasil mengungkap peredaran uang palsu di wilayah Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pelaku mengedarkannya dengan modus berbelanja di warung rujak. 

"Kami amankan dua orang terduga pelaku mengedarkan uang palsu," kata Kapolsek Puncu, AKP Gatot Pesantoro, Sabtu (2/3/2024).

Kedua terduga pelaku itu berinisial SUY (54) dan RJ (18) asal Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri. Mereka merupakan seorang ibu dan anak. 

AKP Gatot menjelaskan, terbongkarnya peredaran uang palsu ini berawal dari laporan Sumarni (50) seorang penjual rujak kelontong di wilayah setempat.

Baca Juga:
Terungkap! Sindikat Uang Palsu di Kota Batu Gunakan MiChat untuk Menjerat Korban

Ia datang ke Polsek Puncu pada Kamis (29/2/2014) siang untuk melaporkan kejadian temuan uang palsu yang didapatkannya dari SUY, lantaran merasa ditipu. 

"Mereka bertetangga, nah pada saat transaksi pembayaran oleh korban dikira uang asli ternyata setelah dicermati uang palsu," jelas Gatot. 

Foto Petugas dari Polsek Puncu Polres Kediri saat amankan barang bukti uang palsu diwilayah, Kamis (29/2/2024) kemarin. (foto : Humas Polres Kediri).Petugas dari Polsek Puncu Polres Kediri saat amankan barang bukti uang palsu diwilayah, Kamis (29/2/2024) kemarin. (foto : Humas Polres Kediri).

Gatot kemudian memaparkan kronologi kejadian tersebut. Awalnya korban didatangi oleh SUY untuk membeli rujak dua bungkus dengan harga total Rp 14 ribu.

Baca Juga:
Polres Batu Ingatkan Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran

Sementara itu SUY sebelumnya mempunyai hutang Rp 6 ribu kepada korban, sehingga uang total yang dibayarkan adalah Rp 20 ribu. 

"Terduga pelaku langsung membayar dengan uang pecahan Rp 20 ribu dan setelah itu pulang," paparnya.

Merasa curiga dengan uang tersebut lanjut dikatakan Gatot, korban kemudian mengamati dan sempat bertanya kepada tetangga sekitar. Alhasil uang pecahan Rp 20 ribu tersebut adalah palsu. 

"Menindaklanjuti laporan dari korban, kami langsung melakukan serangkaian penyelidikan," jelas AKP Gatot. 

Petugas Unit Reskrim Polsek Puncu kemudian mendatangi rumah terduga pelaku untuk melakukan serangkaian pengecekan.

Usai menggeledah beberapa titik, pihak kepolisian berhasil mendapati beberapa lembar uang kertas pecahan Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. 

Saat diinterogasi oleh petugas, SUY mengaku bahwa uang palsu tersebut didapat dari anaknya berinisial RJ. Keduanyapun langsung dibawa ke Mapolsek Puncu.

Selain itu, pihak kepolisian juga menyita barang bukti uang palsu sebanyak 12 lembar pecahan Rp 100 ribu nomor seri RFF182664 an 1 lembar 50 ribu nomor seri COG917784.

Ada lagi 19 lembar pecahan Rp 20 ribu nomor seri FDB574307, 19 lembar uang 20 ribu nomor seri CBQ191427, 16 lembar uang Rp 20 ribu nomer seri DAG096114, 19 lembar uang Rp 20 ribu nomor seri FBK473383, 20 lembar uang Rp 10 ribu nomor seri OFK474111, 9 lembar uang Rp 10 nomor seri NCT103066 dan 1 ponsel yang diduga untuk memesan uang palsu.

"Untuk kedua terduga pelaku yang kami amankan kita limpahkan ke Satreskrim Polres Kediri beserta barang buktinya," tandas AKP Gatot. (*)

Baca Sebelumnya

8 Mobil PKL Ditertibkan Karena Berjualan di Bahu Jalan Kota Batu

Baca Selanjutnya

Dari Ronda Malam Hingga Diundang Tampil, Jamus Kalimosodo Terus Kenalkan Musik Patrol

Tags:

Peredaran uang palsu uang palsu Kediri Polsek Puncu Polres Kediri

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar