Milad Ke-113, Muhamadiyah Diharapkan Tetap Menjadi Motor Penggerak Pembangunan

Jurnalis: Ari Siswanto
Editor: Mustopa

18 Nov 2025 13:26

Thumbnail Milad Ke-113, Muhamadiyah Diharapkan Tetap Menjadi Motor Penggerak Pembangunan
Wawali Pekalongan menjadi inspektur pada apel milad muhamadiyah ke 113 (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

KETIK, PEKALONGAN – Momentum Milad ke-113 Muhammadiyah disambut khidmat oleh ribuan warga Persyarikatan di Kota Pekalongan melalui Apel Akbar Milad Muhammadiyah 2025 yang digelar di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan, Selasa,.18 November 2025.

Pemkot Pekalongan juga hadir yang diwakili oleh Wawali Pekalongan Balgis Diab. Wawali memberikan apresiasi mendalam atas perjalanan panjang organisasi Islam modern terbesar di Indonesia ini dalam menebarkan dakwah yang mencerahkan dan memajukan peradaban bangsa.

Dalam sambutannya, Wawali Balgis menegaskan bahwa usia 113 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan bukti konsistensi perjuangan Muhammadiyah sejak masa pendiriannya oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan. 

"Lebih dari satu abad ini mencerminkan satu hal, bahwa Muhammadiyah telah dan terus membuktikan visi besarnya, yaitu menjadikan gerakan dakwah yang mencerahkan, tetapi sekaligus memajukan umat dan bangsanya,” ungkapnya.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Wawali Balgis mengulas kembali jejak awal kelahiran Muhammadiyah. Pada 1904, sepulang dari Makkah, KH. Ahmad Dahlan, ulama pembaharu dari Kauman Yogyakarta melihat kondisi masyarakat pribumi yang terpuruk oleh kemiskinan, kebodohan, dan ketidakberdayaan akibat kolonialisme.

Keprihatinan itu melahirkan gagasan besar tentang perlunya pembaruan pemahaman agama agar Islam menjadi kekuatan yang memerdekakan dan memajukan kehidupan umat.

Proses dialektika dan pertukaran gagasan Dahlan dengan para tokoh besar, seperti pendiri Budi Utomo, pimpinan Sarekat Islam H.O.S. Cokroaminoto, para aktivis pergerakan kiri, hingga sahabat pembaharu Islam lainnya, Syekh Ahmad Surkati, melahirkan konsep dakwah dan tajdid yang kuat.

Hingga akhirnya, pada 8 Zulhijah 1330 H atau 18 November 1912, Persyarikatan Muhammadiyah resmi berdiri dengan membawa semangat nasionalisme dan modernisasi.

Baca Juga:
Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

“Dua semangat inilah yang kemudian mendorong Muhammadiyah tumbuh menjadi organisasi Islam modern terbesar di Indonesia dan bahkan di dunia,” lanjut Wawalkot Balgis.

Selama lebih dari seabad, Muhammadiyah dinilai berhasil membumikan gagasan dakwah sosial melalui amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat.

“Tidak kurang dari 170 perguruan tinggi, ribuan sekolah, ratusan rumah sakit dan klinik, serta lebih dari 1.000 panti asuhan telah dibangun. Ini merupakan prestasi yang sangat gemilang,” katanya.

Lembaga riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) bahkan mencatat Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan terkaya nomor 4 di dunia dengan aset mencapai lebih dari Rp460 triliun.

Namun, Balgis mengingatkan bahwa, capaian besar ini tidak boleh melahirkan kesombongan. 

"Sebaliknya, ini momentum untuk menjaga konsistensi semangat awal Muhammadiyah yakni mencerahkan dan memajukan umat serta bangsa,"tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya nilai berjam’ah yang tertanam dalam istilah Persyarikatan. 

"Orang bijak mengatakan untuk bisa berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Tetapi untuk berjalan jauh, bersyarikatlah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekalongan, H.M. Hasan Bisri, menyampaikan bahwa, perayaan Milad tahun ini berlangsung semarak dengan beberapa agenda besar yang melibatkan berbagai unsur.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 18 November 2025 kita merayakan Milad Muhammadiyah yang ke-113. Ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah semakin dewasa dan insyaallah semakin berkiprah,” ucapnya.

Ia menyebut, beberapa rangkaian kegiatan utama Milad Muhammadiyah tahun ini diantaranya seminar keibuan, takbir akbar, apel Milad Muhammadiyah, resepsi Milad, santunan untuk penyandang disabilitas dan kaum rentan, program bedah rumah, pembukaan Posko Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) selama satu bulan penuh

“Kegiatan-kegiatan ini memang sengaja kita satukan untuk menyambut Milad ke-113,” jelas Hasan Bisri.

Terkait pelaksanaan apel, Hasan Bisri menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut diikuti oleh 1.000 peserta, terdiri dari perwakilan seluruh sekolah Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), pengurus cabang, dan ranting. Jumlah peserta dibatasi karena keterbatasan lokasi.

Pada momentum Milad ini, PDM juga meresmikan Posko Bencana Muhammadiyah untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana yang mulai terjadi di berbagai wilayah.

“Itu bukan emergency response baru, sudah lama ada. Tetapi selama satu bulan ini kita buka posko resmi. Kita melihat bencana mulai bermunculan, jadi MDMC kita siapkan untuk siaga setiap saat. Setiap hari ada yang piket,” ujarnya.

Hasan Bisri berharap, agar Milad ke-113 menjadi titik penguat peran Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa.

“Harapannya, dengan Milad ini Muhammadiyah semakin memberikan sumbangsih besar untuk memajukan dan menyejahterakan bangsa. Bahkan Muhammadiyah pusat sudah memiliki tim tanggap darurat tingkat internasional yang tersertifikasi. Ini menunjukkan betapa besar kontribusi Muhammadiyah bagi kemanusiaan," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Indonesia Jepang Dorong Penguatan Stabilitas Kawasan dan Hubungan Bilateral

Baca Selanjutnya

Kota Batu Raih Tiga Penghargaan pada Inotek Award Jawa Timur 2025

Tags:

Muhamadiyah motor penggerak pembangunan

Berita lainnya oleh Ari Siswanto

Awasi Direktur PDAM Baru, Wali Kota Pekalongan Bakal Gelar Evaluasi Tahunan

5 Januari 2026 18:11

Awasi Direktur PDAM Baru, Wali Kota Pekalongan Bakal Gelar Evaluasi Tahunan

Hasil Perikanan TPI Kota Pekalongan Melonjak, Desember 2025 Capai 1.200 Ton

31 Desember 2025 18:00

Hasil Perikanan TPI Kota Pekalongan Melonjak, Desember 2025 Capai 1.200 Ton

Pemkot Pekalongan Tanggung Jawab Atas Pemeliharaan Setelah Serah Terima 21 PSU Perumahan

30 Desember 2025 21:03

Pemkot Pekalongan Tanggung Jawab Atas Pemeliharaan Setelah Serah Terima 21 PSU Perumahan

UMK Kota Pekalongan 2026 Naik Tipis Didok Rp2,7 Juta, Tempati Posisi 9 se-Jawa Tengah

30 Desember 2025 19:52

UMK Kota Pekalongan 2026 Naik Tipis Didok Rp2,7 Juta, Tempati Posisi 9 se-Jawa Tengah

Sukses Ubah Lahan Rob Jadi Sawah, Padi Biosalin Pekalongan Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Jateng

29 Desember 2025 11:55

Sukses Ubah Lahan Rob Jadi Sawah, Padi Biosalin Pekalongan Raih Penghargaan Inovasi Terbaik Jateng

Terbentuknya Gugus Tugas, Pemkot Pekalongan Perkuat Reforma Agraria

24 Desember 2025 11:15

Terbentuknya Gugus Tugas, Pemkot Pekalongan Perkuat Reforma Agraria

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar