Metode Baru Perawatan Penyakit Batu Ginjal dengan Teknologi ESWL

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Marno

17 Okt 2024 06:55

Thumbnail Metode Baru Perawatan Penyakit Batu Ginjal dengan Teknologi ESWL
Ilustrasi pengobatan batu ginjal dengan ESWL. (Foto: dok. Bethsaida Hospital)

KETIK, JAKARTA – Batu ginjal merupakan salah satu penyakit yang sering diderita oleh orang indonesia. Bahkan berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, angka prevalensi penduduk Indonesia yang menderita gagal ginjal sebesar 0,2% atau 2 per 1.000 penduduk.

Sedangkan prevalensi batu ginjal sebesar 0,6% atau 6 per 1.000 penduduk atau 1.499.400 penduduk Indonesia menderita batu ginjal.

Penyakit batu ginjal sendiri dapat muncul karena pola hidup yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi garam dan kurang minum air putih.

Konsumsi garam yang tinggi dapat memicu terbentuknya kristal di ginjal. Yang mana lama kelamaan kristal tersebut akan bertambah seiring waktu dan menyebabkan perih saat buang air kecil.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Dilansir dari Suara.com jaringan media nasional Ketik.co.id, Donny Eka Putra, Sp.U (K), Dokter Spesialis Urologi, Konsultan Trauma dan Rekonstruksi Bethsaida Hospital Gading Serpong mengatakan seiring berkembangnya teknologi saat ini telah ditemukan metode baru dalam pengobatan batu ginjal.

Teknologi tersebut adalah ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy). Di Indonesia teknologi ini diperkenalkan oleh Urology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong, dengan menggunakan alat yang diberi nama Richard Wolf Piezolith 3000 Plus. Alat ini dapat memberikan perawatan batu ginjal yang nyaman dengan hasil maksimal.

Richard Wolf Piezolith dilengkapi dengan teknologi Piezoelektrik Canggih, yakni pembangkit gelombang kejut berbasis piezoelektrik menghasilkan energi yang stabil dan terfokus, membuat perawatan lebih aman dan efektif.

"Dengan alat baru ini, pasien jadi lebih nyaman saat menjalani prosedur. Teknologi yang kami pakai sekarang lebih modern dan bisa menghancurkan batu ginjal dengan lebih akurat," jelas dokter Donny, Rabu 16 Oktober 2024.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Lebih lanjut, teknologi ESWL ini efektif menangani batu ginjal dan batu ureter, yang seringkali menyebabkan gejala seperti nyeri pinggang hilang timbul, nyeri saat buang air kecil, mual dan muntah dan hematuria (darah dalam urin).

"Sedangkan untuk kasus batu ginjal yang lebih parah tetap dibutuhkan kombinasi dari perawatan lain yakni tindakan minimal invasive, seperti PCNL dan RIRS," tambahnya.

Melalui ESWL, gelombang kejut diarahkan ke batu ginjal, menghancurkannya menjadi partikel-partikel kecil yang bisa dikeluarkan melalui urin tanpa operasi invasif.

Terlebih, ESWL juga memiliki fasilitas pemantauan real-time dengan C-Arm dan USG di mana posisi batu ginjal dapat dipantau secara akurat, sehingga dokter dapat menentukan target dengan lebih presisi.

"Teknologi ini juga cocok bagi pasien yang tidak bisa menjalani operasi karena risiko kesehatan tertentu, menjadikannya alternatif yang aman,"pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dhito-Dewi Didukung Puluhan Nyai dan Nawaning Menangi Pilbup Kediri 2024

Baca Selanjutnya

Hasil Kerja Nyata, Hanya di Tangan Cabup Bandung Dadang Supriatna Rancaekek Bisa Bebas Banjir

Tags:

kesehatan Perawatan Batu Ginjal ESWL konsumsi garam Piezoelektrik gelombang kejut

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H