KETIK, JAKARTA – Kritik yang terus mengarah kepada Cristiano Ronaldo di ajang Piala Dunia 2026 mendapat respons dari rekan-rekan setimnya di Timnas Portugal.
Meski belum mampu mencetak gol dan tengah menjalani periode puasa gol terpanjang di turnamen besar, para pemain Portugal tetap memberikan dukungan penuh kepada sang kapten.
Bek kanan Timnas Portugal, Joao Cancelo, memberikan pembelaan terbuka kepada Cristiano Ronaldo yang tengah menjadi sasaran kritik usai penampilan Portugal pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026.
Menurut Cancelo, pemain sekaliber Ronaldo tidak lagi memiliki kewajiban untuk membuktikan kualitasnya kepada siapa pun karena apa yang telah dicapainya sepanjang karier sudah menjadi bukti nyata.
Pernyataan tersebut disampaikan Cancelo menjelang laga Portugal menghadapi Uzbekistan di Stadion Houston, Texas, Amerika Serikat, Rabu, 24 Juni 2026 dini hari.
Baca Juga:
Jadwal Piala Dunia Rabu 24 Juni: Portugal dan Inggris Perebutan Tiket 32 Besar"Saya rasa Neymar ataupun Cristiano tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Bakat serta apa yang telah mereka capai di dunia sepak bola sudah berbicara dengan sendirinya," kata Cancelo, dikutip dari ESPN.
Ia menilai kritik yang terus diarahkan kepada Ronaldo maupun Neymar lebih banyak dipengaruhi sorotan media dibandingkan penilaian objektif terhadap kontribusi kedua pemain tersebut.
"Semua kritik itu hanyalah bumbu media," tegasnya.
Nama Cristiano Ronaldo memang kembali menjadi perbincangan setelah Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada pertandingan pertama Grup K Piala Dunia 2026.
Baca Juga:
Brace ke Gawang Austria, Messi Resmi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala DuniaDalam laga tersebut, Ronaldo gagal mencetak gol sehingga memicu berbagai kritik terkait performanya yang dinilai menurun seiring bertambahnya usia.
Sorotan semakin tajam karena pemain berusia 41 tahun itu kini tengah mencatat rekor puasa gol terpanjang dalam turnamen mayor sepanjang kariernya.
Ronaldo tercatat belum mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan beruntun di ajang Piala Dunia maupun Piala Eropa.
Meski demikian, Cancelo menilai catatan tersebut tidak cukup untuk menghapus status Ronaldo sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Kapten Portugal itu masih memegang rekor sebagai pencetak gol internasional terbanyak dalam sejarah sepak bola putra dengan koleksi 143 gol sejak melakoni debut internasional pada tahun 2003.
Selain membela Ronaldo, Cancelo juga menyoroti kritik yang dialamatkan kepada Neymar.
Penyerang veteran Brasil itu mendapat sorotan setelah tetap masuk skuad Selecao meskipun harus melewatkan dua pertandingan awal fase grup akibat cedera betis.
Bagi Cancelo, pengalaman dan kontribusi kedua pemain tersebut jauh lebih besar dibanding kritik yang muncul selama turnamen berlangsung.
Portugal sendiri akan menghadapi laga krusial melawan Uzbekistan pada pertandingan kedua Grup K.
Hasil positif menjadi target utama untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya setelah gagal meraih kemenangan pada laga pembuka.(*)