Meriah, Warga Gelaman di Kepulauan Kangean Gelar Lomba Nyoon Taraan

Jurnalis: Ponirin
Editor: Muhammad Faizin

18 Agt 2025 18:50

Thumbnail Meriah, Warga Gelaman di Kepulauan Kangean Gelar Lomba Nyoon Taraan
Kepala Desa Gelaman Sanrawi bersama Peserta Lomba Nyong Taraan (Foto: Ponirin Mika/Ketik)

KETIK, SUMENEP – Suasana Desa Gelaman, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, tampak meriah dengan digelarnya lomba nyoon taraan pada Minggu, 18 Agustus 2025. Acara tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai dusun dengan penuh antusiasme.

Taraan adalah alat tradisional yang digunakan untuk membersihkan padi atau beras dari sekam dan kotoran. Alat ini biasanya dibuat dari anyaman rotan oleh warga setempat, khususnya di wilayah kepulauan Kangean.

Dalam bahasa Kangean, nyoon berarti membawa sesuatu di atas kepala. Karena itu, lomba nyoon taraan merupakan ajang ketangkasan membawa taraan di atas kepala sambil berjalan hingga mencapai garis akhir.

Kegiatan ini digagas sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-80 RI di Desa Gelaman. Lomba tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan kearifan lokal dengan semangat kemerdekaan.

Baca Juga:
SDN Torjunan 3 Sampang Gelar JJS dan Pentas Seni Meriahkan HUT ke-80 RI

Puluhan peserta terlihat bersemangat menunjukkan kemampuan mereka menjaga keseimbangan. Tidak sedikit yang mendapat sorakan dan dukungan dari warga yang memadati area lomba.

Panitia menjelaskan, lomba nyoon taraan sengaja dihadirkan untuk mengenalkan kembali kepada generasi muda tentang peran penting alat tradisional dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kangean.

Selain lomba ketangkasan membawa taraan, peserta juga dinilai dari kekompakan dan semangat kebersamaan. Hal ini membuat suasana lomba semakin meriah dan penuh tawa.

Kepala Desa Gelaman, Sanrawi, menyampaikan apresiasi atas semangat warganya dalam mengikuti lomba tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Baca Juga:
KAI Buka Lowongan Agustus 2025 di Berbagai Posisi, Lulusan SLTA hingga S1 Merapat!

“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan dan menjaga tradisi. Taraan adalah bagian dari kearifan lokal kita yang harus tetap dilestarikan,” ujarnya.

Sanrawi menambahkan, pelestarian budaya lokal seperti nyoon taraan penting dilakukan agar tidak tergerus zaman. Ia berharap, lomba ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahun dalam peringatan HUT RI.

Masyarakat yang hadir terlihat sangat antusias menyaksikan jalannya lomba. Sorak-sorai penonton menambah semangat peserta untuk menyelesaikan tantangan hingga garis akhir.

Setelah lomba usai, suasana keakraban semakin terasa ketika para peserta dan penonton menikmati kebersamaan sambil berbincang ringan. Tradisi lokal yang diangkat dalam peringatan kemerdekaan ini dianggap mampu memperkuat ikatan sosial masyarakat.

Pemenang lomba diumumkan pada akhir acara. Mereka yang berhasil menjaga keseimbangan dan mencapai garis akhir tercepat berhak membawa pulang hadiah yang telah disiapkan panitia.

Hadiah tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi bagi warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan melestarikan tradisi leluhur.

Dengan digelarnya lomba nyoon taraan, Desa Gelaman menunjukkan bahwa merayakan kemerdekaan tidak hanya dengan upacara dan perlombaan modern, tetapi juga melalui cara-cara khas yang mencerminkan identitas budaya lokal. (*)

Baca Sebelumnya

KBRI Singapura Buka Lowongan 4 Posisi, Klik Link di Bawah untuk Daftar

Baca Selanjutnya

Lomba Dayung Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di Kelurahan Banyuanyar Sampang

Tags:

Lomba Nyoon Taraan Gelaman Agustus 2025 HUT Ke 80 RI

Berita lainnya oleh Ponirin

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

29 Maret 2026 21:08

Ingatkan Pengurus Pesantren, KH Abdul Hamid Wahid Tekankan 5 Pilar Pesantren dan Geopolitik

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

29 Maret 2026 20:31

Ribuan Pengurus dan Dosen Pesantren Nurul Jadid Ikuti Halalbihalal

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

29 Maret 2026 19:21

Ribuan Pengurus Hadiri Halalbihalal di Ponpes Nurul Jadid Probolinggo, Ini Pesan Penting Kiai Zuhri Zaini

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

9 Maret 2026 19:21

Abu Bakar Rohim Tegaskan DPD Partai Gelora Kabupaten Probolinggo Diisi Generasi Muda yang Potensial

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

9 Maret 2026 09:32

Gebrakan Gelora Tapal Kuda: Kabupaten Probolinggo Sukses Jadi Episentrum Konsolidasi Jawa Timur

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

6 Maret 2026 21:15

Resmikan Kampung Kerren, Pesantren Nurul Jadid Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pesisir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar