Merasa Stuck di Usia 20-an? Ini Penjelasan tentang Quarter Life Crisis

Jurnalis: Kahila
Editor: Rahmat Rifadin

10 Apr 2026 02:01

Thumbnail Merasa Stuck di Usia 20-an? Ini Penjelasan tentang Quarter Life Crisis
Ilustrasi seseorang yang sedang cemas (Desain: Kahila/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Memasuki usia 20-an hingga awal 30-an sering kali dipandang sebagai fase paling produktif dalam kehidupan. Namun, di balik ekspektasi tersebut, tidak sedikit individu yang justru mengalami kebingungan, kecemasan, bahkan krisis identitas.

Fenomena ini dikenal sebagai quarter life crisis, yakni periode ketidakpastian yang muncul ketika seseorang mulai mempertanyakan arah hidup, karier, hingga makna dari pilihan-pilihan yang telah diambil.

Pada fase ini, individu kerap dihadapkan pada berbagai pertanyaan mendasar: “Apakah aku sudah berada di jalur yang tepat?”, “Mengapa orang lain tampak lebih sukses?”, atau “Apa sebenarnya tujuan hidupku?”.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat memicu perasaan tertinggal, tidak percaya diri, hingga kehilangan semangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:
Bikin Mudah Kantuk, Makanan ini Memiliki Efek Menenangkan Tubuh

Secara umum, tanda-tanda seseorang mengalami quarter life crisis dapat terlihat dari kecenderungan untuk terus-menerus mempertanyakan hidupnya, merasa terjebak dalam situasi yang stagnan, kehilangan arah, serta kesulitan dalam mengambil keputusan.

Kondisi ini tidak jarang membuat individu merasa bingung dalam menentukan langkah berikutnya, baik dalam aspek karier, pendidikan, maupun hubungan sosial.

Penyebab dari quarter life crisis cukup beragam, tetapi tekanan sosial menjadi salah satu faktor utama. Tekanan tersebut dapat berasal dari dalam diri maupun lingkungan sekitar. Ekspektasi untuk mencapai kesuksesan di usia muda, tuntutan keluarga, hingga ketidakpastian dalam dunia kerja sering kali menjadi beban yang tidak disadari.

Selain itu, paparan media sosial yang menampilkan pencapaian orang lain secara masif turut memperbesar rasa perbandingan diri, yang pada akhirnya memperparah perasaan tidak cukup baik.

Jika tidak ditangani dengan tepat, quarter life crisis dapat berdampak serius terhadap kesehatan mental. Individu berisiko mengalami stres berkepanjangan, kelelahan emosional (burnout), bahkan depresi. Oleh karena itu, penting untuk mengenali kondisi ini sejak dini dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui refleksi diri. Proses ini melibatkan upaya untuk memahami kelebihan, kekurangan, serta keinginan yang benar-benar ingin dicapai dalam hidup. Dengan mengenali diri secara lebih mendalam, individu dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai arah yang ingin dituju.

Langkah berikutnya adalah memfokuskan perhatian pada diri sendiri. Perbandingan yang tidak sehat hanya akan memicu rasa tidak percaya diri dan memperburuk kondisi emosional. Sebaliknya, pencapaian orang lain dapat dijadikan sebagai sumber inspirasi, bukan sebagai tolok ukur yang menekan diri.

Selain itu, menyusun rencana hidup juga dapat membantu mengurangi rasa tidak pasti. Rencana tersebut tidak perlu bersifat jangka panjang yang terlalu kompleks. Menyusun target sederhana untuk lima tahun ke depan sudah cukup untuk memberikan arah dan tujuan yang lebih terstruktur.

Terakhir, mencari dukungan dari orang-orang terdekat merupakan langkah yang tidak kalah penting. Berbagi cerita dengan teman, keluarga, atau bahkan tenaga profesional seperti psikolog dapat membantu meringankan beban pikiran. Dukungan sosial memberikan ruang bagi individu untuk merasa dipahami dan tidak sendirian dalam menghadapi fase ini.

Pada akhirnya, quarter life crisis merupakan bagian dari proses pendewasaan yang wajar dialami. Meskipun terasa berat, fase ini dapat menjadi momentum untuk mengenal diri lebih dalam dan membangun kehidupan yang lebih sesuai dengan nilai serta tujuan pribadi. (*)

Baca Sebelumnya

Baju Khas Malang Diprotes, Pelaku Budaya Turun ke Jalan

Baca Selanjutnya

Dua Kurir Sabu 2 Kg Dituntut 15 Tahun, Jaringan Aceh-Palembang Terungkap di Persidangan

Tags:

Quarter Life Crisis burnout kebingungan Kecemasan krisis identitas

Berita lainnya oleh Kahila

Di Balik Tuntutan ‘Harus Kuat’, Mengenal Toxic Masculinity dalam Kehidupan Sehari-hari

15 April 2026 04:00

Di Balik Tuntutan ‘Harus Kuat’, Mengenal Toxic Masculinity dalam Kehidupan Sehari-hari

Lagu Galau sebagai Pelepas Emosi dan Dampak Tersembunyi bagi Kesehatan Mental

14 April 2026 00:15

Lagu Galau sebagai Pelepas Emosi dan Dampak Tersembunyi bagi Kesehatan Mental

Sering Dianggap Terapi Murah, Benarkah Bernyanyi Bisa Buang Stres?

8 April 2026 08:00

Sering Dianggap Terapi Murah, Benarkah Bernyanyi Bisa Buang Stres?

10 Film Favorit Penonton di Letterboxd yang Wajib Masuk Daftar Tontonanmu

1 April 2026 02:10

10 Film Favorit Penonton di Letterboxd yang Wajib Masuk Daftar Tontonanmu

Pertanian Jadi Pilar Ekonomi Nganjuk, Bappeda Jatim Dorong Penguatan Sektor Agraris

14 Maret 2026 17:43

Pertanian Jadi Pilar Ekonomi Nganjuk, Bappeda Jatim Dorong Penguatan Sektor Agraris

Sportif Academy Batch 1, Terapkan Metode LTAD Demi Cetak Atlet Masa Depan Jawa Timur

13 Maret 2026 13:52

Sportif Academy Batch 1, Terapkan Metode LTAD Demi Cetak Atlet Masa Depan Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar