Menyingkap Fakta dan Mitos Tentang Kandungan Maltodekstrin dalam Makanan

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

9 Sep 2024 20:00

Thumbnail Menyingkap Fakta dan Mitos Tentang Kandungan Maltodekstrin dalam Makanan
Maltodekstrin banyak terdapat pada produk susu formula untuk bayi. (Foto: Shutterstock)

KETIK, JAKARTA – Saat ini sudah mulai banyak masyarakat yang sadar akan kesehatan dengan mengurangi konsumsi gula berlebih pada tubuh. Salah satu jenis gula yang tengah menjadi perbincangan saat ini adalah maltodekstrin yang sering disebut "hidden sugar" atau "gula tersembunyi".

Kandungan maltodekstrin sering kita jumpai pada produk susu formula hingga makanan bayi. Seperti kandungan gula pada umumnya maltodekstrin sering dikaitkan dengan banyaknya kasus gagal ginjal yang saat ini banyak terjadi pada anak-anak. 

Melihat pandangan terkait maltodekstrin Dr. Rosyanne Kushardina S.Gz Msi, seorang doktor dalam bidang ilmu gizi FKK UMJ menjelaskan bahwa tidak tepat jika maltodekstrin dikaitkan dengan tingginya kasus gagal ginjal pada anak yang saat ini tengah marak.

Maltodekstrin terbuat dari bahan alami, yakni pati dari sumber karbohidrat seperti umbi-umbian, serealia, dan jagung. Kemudian dilakukan proses hidrolisis terhadap zat pati dari sumber karbohidrat tersebut.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

Dalam penggunaannya maltodekstrin memang sering kali ditambahkan pada berbagai bahan makanan, khususnya produk olahan susu. 

"Maltodekstrin juga bisa sebagai pengganti laktosa bagi orang yang intoleran terhadap zat tersebut," kata Rosyanne, Senin, 9 September 2024.

Maltodekstrin bahkan juga ada di produk yang asin atau gurih seperti kaldu ayam dan kaldu jamur, karena dia berperan sebagai filler.

"Maltodekstrin bisa digunakan untuk bermacam tujuan tergantung nilai DE-nya. Misalnya Maltodekstrin dengan DE10 bisa digunakan untuk produk-produk instan seperti saos instan dan produk diet," tambahnya.

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

Sementara maltodekstrin dngan D15 biasa digunakan pada minuman isotonic, dan DE19 digunakan untuk bubuk cokelat, produk susu, dan dessert. Karena itu tidak ada korelasinya antara kandungan maltodektrin dengan jumlah gula dalam produk pangan. 

Sebab, produk yang mengandung maltodekstrin tidak berarti memiliki kandungan gula lebih tinggi, khususnya susu formula. 

"Hal tersebut sebenarnya bisa kita periksa pada label di kemasan," paparnya.

Penggunaan maltodekstrin sendiri sudah mendapatkan persetujuan dari badan pangan dunia seperti FDA dan Codex. Oleh FDA maltodekstrin dikategorikan sebagai Generally Recognized as Safe (GRAS).

Tidak berhenti sampai disitu, menurut penelitian terbaru, Maltodekstrin resistan bisa difermentasi di usus besar menjadi SCFA (short chain fatty acid), yang bermanfaat bagi kesehatan mikrobiota usus.

"Maltodekstrin resistan membantu menjaga profil tekanan darah dan lipid serta meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi asupan makanan,"pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Buka Operasi Teritorial di Bangkalan, Ini Pesan Danrem 084/Bhaskara Jaya

Baca Selanjutnya

Kendalikan Inflasi, Bupati Malang Grebeg Pasar Pakisaji Sekaligus Bagikan Bantuan

Tags:

kesehatan Susu Formula Gula tersembunyi Maltodekstrin gagal ginjal Olahan susu

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar