Menteri PPPA Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ganggu Hak Asuh Orang Tua

Jurnalis: Michelle Gabriela
Editor: Fiqih Arfani

16 Jan 2026 16:16

Thumbnail Menteri PPPA Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ganggu Hak Asuh Orang Tua
Menteri PPA Arifatul Choiri Fauzi, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa beserta sejumlah Kepala OPD Pemprov di sela Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat di Jawa Timur di Gedung BPSDM Provinsi di Surabaya, Jumat, 16 Januari 2026. (Foto: Fiqih Arfani/Ketik.com)

KETIK, SURABAYA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat tidak menghilangkan hak asuh orang tua, meskipun para siswa menjalani keseharian dengan tinggal di asrama.

"Memang Sekolah Rakyat sistem pendidikannya boarding school atau asrama, tapi jangan khawatir karena hak asuh orang tua tidak hilang," ujarnya di sela Bimbingan Teknis Kepala Sekolah dan Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat di Jawa Timur yang digelar di Gedung BPSDM Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat, 16 Januari 2026.

Ia menyampaikan bahwa pengasuhan merupakan salah satu hak dasar anak yang wajib dijaga dan dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Menurutnya, peran orang tua dalam pola asuh menjadi fondasi penting agar setiap anak dapat tumbuh dan berkembang sebagai pribadi yang sehat serta cerdas.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

"Bapak dan ibu pada orang tua harus percaya bahwa Sekolah Rakyat memang memiliki tujuan mulia," ucap menteri kelahiran Madura tersebut.

Sekolah Rakyat, lanjutnya, tidak hanya memberikan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, tetapi juga memastikan pemenuhan hak anak atas pendidikan, hak atas pengasuhan, serta hak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Menteri PPPA juga menjelaskan bahwa penerapan pola asuh di lingkungan Sekolah Rakyat bukanlah hal yang mudah, sehingga membutuhkan penguatan kapasitas bagi kepala sekolah, pendidik, maupun wali asrama.

Oleh karena itu, ia menilai pelaksanaan bimbingan teknis dan pelatihan tersebut patut diapresiasi dengan harapan dapat meningkatkan kompetensi para kepala sekolah dan tenaga kependidikan di Sekolah Rakyat.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Tidak hanya itu, Menteri Arifah turut memberikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang dinilai berhasil mendirikan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia.

"Dari 166 titik SR yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto di Banjarmasin beberapa waktu lalu, Jatim menjadi provinsi terbanyak. Jumlah SR yang sudah beroperasi sebanyak 26 titik," ucap dia.

"Tidak salah Pak Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf waktu peresmian itu juga menyampaikan bahwa Jatim sangat layak mendapat Penghargaan," tambah Ketua Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut.

Sementara itu, dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut turut hadir Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur Rasiyo, sejumlah kepala OPD, serta ratusan kepala sekolah dan tenaga pendidik Sekolah Rakyat se-Jawa Timur. (*)

Baca Sebelumnya

Polda Kepri Peringati Isra Mikraj, Perkuat Keimanan dan Integritas Personel Polri

Baca Selanjutnya

KAI Daop 8 Surabaya Optimalkan Ketersediaan Sarana, 20 KA Berangkat Tepat Waktu

Tags:

menteri pppa Sekolah Rakyat hak asuh orang tua Pendidikan boarding school perlindungan anak Jawa timur

Berita lainnya oleh Michelle Gabriela

Jelang Lebaran! Kalaksa BPBD Jatim  Ikut Terbang Lakukan OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem

17 Maret 2026 10:32

Jelang Lebaran! Kalaksa BPBD Jatim Ikut Terbang Lakukan OMC Antisipasi Cuaca Ekstrem

Jessie Buckley dan Michael B. Jordan Raih Aktris dan Aktor Terbaik di Oscar 2026

16 Maret 2026 12:25

Jessie Buckley dan Michael B. Jordan Raih Aktris dan Aktor Terbaik di Oscar 2026

Wa Ode Herlina Haru Hadiri Pondok Ramadan Rumah Sakinah, Soroti Nasib Perempuan Rentan

13 Maret 2026 15:00

Wa Ode Herlina Haru Hadiri Pondok Ramadan Rumah Sakinah, Soroti Nasib Perempuan Rentan

Komisi C DPRD Jatim Ditunjuk Bahas Raperda Penyertaan Modal

12 Maret 2026 11:40

Komisi C DPRD Jatim Ditunjuk Bahas Raperda Penyertaan Modal

Penguatan Ekonomi Warga, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bansos di Nganjuk

10 Maret 2026 14:07

Penguatan Ekonomi Warga, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah dan Salurkan Bansos di Nganjuk

Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Terjaga

7 Maret 2026 13:44

Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar Gelondong Gede Tuban, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Terjaga

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar