Mengintip Manisnya Bisnis Kue Keranjang Saat Semarak Imlek

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

24 Jan 2025 18:30

Thumbnail Mengintip Manisnya Bisnis Kue Keranjang Saat Semarak Imlek
Produksi Kue Keranjang Lindyana.(Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, aroma khas kue keranjang menyeruak di  sudut rumah yang berada di Kota Surabaya.

Peningkatan permintaan atas dodol manis berbahan dasar tepung ketan dan gula ini menjadi cerita tersendiri, tidak hanya sebagai tradisi, tetapi juga peluang bisnis yang menggiurkan.

Di tengah hiruk-pikuk Kota Pahlawan salah satu kue keranjang legend yang sudah berjualan sejak 1994 bernama Kue Keranjang Lindyana.

Bertempat di rumahnya di Jl. Kalidami XI, No. 9, Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya.

Anak Pemilik Kue Keranjang Lindyana Ferry Andrea terlihat sibuk membungkus kue keranjang. Dengan senyum ramah, ia mengisahkan peningkatan penjualan hingga 30% dibandingkan tahun sebelumnya.

"Imlek ini ramai-ramainya, banyak pesanan orang-orang yang beli di pasar, di toko. Jadi kami kirim ke pasar, lebih banyak pesanan di minimart,” ujarnya pada Jumat 24 Januari 2025.

 

Foto Anak dari Pemilik Kue Keranjang Lindyana. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Anak dari Pemilik Kue Keranjang Lindyana. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)



Kue keranjang, atau dalam bahasa Tionghoa disebut nian gao, memiliki makna mendalam dalam tradisi Imlek. Hidangan ini melambangkan peningkatan rezeki dan kebersamaan keluarga.

Tidak hanya di wilayah Surabaya, permintaan juga datang bahkan dari luar pulau seperti Sulawesi dan Kalimantan.
“Selain Surabaya, kirim juga ke Sidoarjo, Malang, Gresik, dan sampai luar pulau,” ungkap Ferry.

Fery menyebut, permintaan pesanan semakin tinggi dari dua pekan sebelum perayaan Tahun Baru Imlek. Hingga dirinya memiliki pegawai di setiap proses pembuatan.

"Kita memiliki enam pegawai, 2 untuk masak, 2 untuk packing Kue dan diplastik, lalu 2 lagi pengepakan dan menempelkan stiker," rinci Ferry.

Setiap harinya, usaha ini bisa memproduksi lebih dari 150 kilogram bahan baku.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

 

Foto Manisnya kue keranjang ciri khas perayaan Imlek. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)Manisnya kue keranjang ciri khas perayaan Imlek. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)



Satu kali memproduksi menghasilkan kue keranjang empat dus atau lebih 150 kotak dengan berbagai isi ukuran.

“Itungannya dus isi 20 sampai 50 kotak. Sekali kirim bawa lebih dari 10 dus. Meningkat, tahun lalu 150 dus tahun ini 170 dus,” rinci Ferry.

Setiap kotak kue keranjang diisi macam-macam varian ukuran dari yang kecil berdiameter 4 cm, sedang 5 cm, dan yang paling besar 6 cm. Namun, yang paling diminati adalah berukuran kecil.

"Kue Keranjang kecil-kecil ini satu kotak isi sembilan dengan harga pasarnya
Rp 35.000. Kita disini sedia satu kotak isi satu, tapi yang besar seharga Rp 20.000," jelas Ferry.

Ferry mengungkapkan cara penyimpanan kue keranjang dengan dikemas tutup rapat, kue keranjang ini disebut tahan satu bulan. Bahkan lebih dari itu saat disimpan di lemari pendingin.

"Dengan ketahanan Kue Keranjang buatannya bisa sampai 6 bulan disimpan di suhu ruangan, dan bisa sampai setahun di lemari pendingin." ujar Ferry.

Tak hanya saat Imlek, Ferry menyebut, momen laris manis kue keranjang juga terjadi saat perayaan Tjap Go Meh.

Peningkatan penjualan kue keranjang ini tak hanya menggerakkan roda perekonomian kecil, tetapi juga menjaga tradisi leluhur tetap lestari.

Dengan inovasi rasa dan kemasan, kue keranjang kini tak lagi hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga jembatan antara generasi lama dan baru.

Di tengah suasana Imlek yang meriah, manisnya kue keranjang menjadi pengingat bahwa tradisi dan peluang dapat berjalan berdampingan, menghadirkan harapan akan masa depan yang lebih baik.(*)

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur
Baca Sebelumnya

Tokoh Lintas Agama Hadiri Puncak Harlah NU di Ponpes Nurul Jadid

Baca Selanjutnya

Perbaikan Selesai, Jalur Kereta Api di Grobogan Bisa Kembali Dilintasi

Tags:

Tahun Baru Imlek dodol manis Kue Keranjang kue keranjang Lindyana Ferry Andrea surabaya Kota Pahlawan penjualan kue keranjang

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar