Mengenang Pejuang Kota Batu Pertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia

Jurnalis: Sholeh
Editor: Mustopa

9 Agt 2023 09:21

Headline

Thumbnail Mengenang Pejuang Kota Batu Pertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia
Monumen Pejuang Kemerdekaan RI di Taman Makam Pahlawan Kota Batu Jalan Suropati kelurahan Ngaglik Kota Batu Jawa Timur. (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

KETIK, BATU – Pada 31Juli 1947 Belanda berhasil menduduki Kota Batu di masa perang kemerdekaan atau Agresi Militer II. Belanda bersama pasukan sekutu waktu itu menyerang melalui jalur utara, yakni dari Mojokerto melalui Pacet dan juga menggempur melalui Malang dan Karangploso.

Menurut Bendahara Dewan Pimpinan Cabang Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Batu, Sertu Pelaut (Purn) Kabul Erfianto, waktu itu taktik perang di Batu adalah siasat perang bumi hangus. Maka bangunan-bangunan besar harus dibakar agar tidak dijadikan markas Belanda.

Pada waktu penjajahan Belanda, Batu adalah daerah wisata dan peristirahatan. Banyak vila-vila di Batu yang dimiliki oleh warga Belanda. Vila-vila tersebut berjajar di sepanjang jalan raya Beji, Temas sampai Songgoriti.

"Karena keindahan alamnya, oleh orang-orang Belanda, Batu disebut Switzerland kecil. Pada akhir pekan, vila-vila tersebut ramai akan pengunjung," katanya pada Rabu (9/8/2023).

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

Pasukan Belanda di Batu utara sempat mendapatkan perlawanan oleh pejuang kemerdekaan hingga terjadi baku tembak di perbatasan. Pasukan Belanda juga mendapatkan perlawanan di beberapa desa di Kota Batu. 

Foto Bendahara DPC LVRI Kota Batu, Sertu Pelaut (Purn) Kabul Erfianto saat ditemui ketik.co.id dirumahnya Kelurahan Sisir Kota Batu Jawa Timur, Rabu (9/8/2023). (Foto: Sholeh/ketik.co.id)Bendahara DPC LVRI Kota Batu, Sertu Pelaut (Purn) Kabul Erfianto saat ditemui ketik.co.id dirumahnya Kelurahan Sisir Kota Batu Jawa Timur, Rabu (9/8/2023). (Foto: Sholeh/ketik.co.id)

Sesuai catatan DPC LVRI Kota Batu, perlawanan tersebut menggugurkan belasan pejuang kemerdekaan. Diantaranya, di Desa Sumberbrantas gugur pasukan berani mati, Kaihena, di Desa Junggo dan Sidomulyo gugur anggota Gerilyawan Harnoto dan Rusman.

"Di Kletek Temas ada 6 orang yang gugur, sedangkan di Gunung Pucung juga ada enam korban yang gugur," jelas pria yang juga veteran pembela itu.

Baca Juga:
Batu Secret Zoo Punya Anggota Baru, Bayi Bekantan Lahir Alami

Kabul menceritakan, saat itu di Batu juga dibentuk Barisan Berani Mati. Barisan ini berisi pejuang yang bertugas mencuri senjata di markas Belanda. Dalam aksinya, Abdul Gani, salah satu pemimpin Barisan Berani Mati gugur di medan pertempuran merebut senjata. 

Yang sangat dibanggakan, Abdul Gani adalah pejuang yang kebal senjata. Usai ditangkap Belanda, ia diikat kemudian diseret menggunakan truk dari kawedanan (sekarang Plaza Batu) sampai SMOA (Sekarang SMP 2 Jalan Bromo) tetapi tidak mengalami cedera sama sekali. Kemudian Belanda melindasnya dengan kendaraan tank hingga meninggal dunia.

"Karena keteguhan Abdul Gani untuk membela Indonesia, kemudian Belanda memberikan penghormatan pemakaman secara militer," jelasnya.

Tidak hanya itu, pada 13 Agustus 1948 gerilyawan di Batu mengadakan serangan umum pada malam hari. Serangan tersebut berlangsung serentak dari berbagai sektor, baik dari sektor utara barat, tengah dan timur.

Serangan itu mengajak semua warga untuk memukul kentongan dan tiang tiang listrik sambil membawa senjata seadanya. Serangan tersebut berhasil memukul mundur Belanda hingga ke Sengkaling.

"Kemudian Belanda meminta bantuan dari Malang. Sehingga pejuang ditarik mundur karena persenjataan kita tidak mumpuni," tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kekeringan Melanda, BPBD Pacitan Meminta Warga Hemat Air

Baca Selanjutnya

DLH Lakukan Studi Lingkungan Strategis untuk Pembangunan Jember yang Berkelanjutan

Tags:

Kota Batu Taman Makam Pahlawan Kemerdekaan

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar