Mengenal Sistem ‘Pasang Surut’ di Jalur Batu, Jurus Jitu Polres Batu Biar Kamu Enggak Tua di Jalan!

Editor: Fisca Tanjung

21 Des 2025 16:15

Thumbnail Mengenal Sistem ‘Pasang Surut’ di Jalur Batu, Jurus Jitu Polres Batu Biar Kamu Enggak Tua di Jalan!
Kondisi persimpangan Jalan Pattimura menuju Jl Dewi Sartika Kota Batu, Kamis (21/12/2023). (Foto: Sholeh/Ketik.com)

KETIK, BATU – Siapa yang nggak tahu macetnya Kota Batu pas musim liburan? Sebagai magnet wisata utama di Jawa Timur, libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu bikin jalanan di kota dingin ini jadi "lautan kendaraan".

Tapi tenang, tahun ini Polres Batu sudah menyiapkan jurus jitu untuk mengurai benang kusut lalu lintas, namanya: Sistem Pasang Surut.

Terdengar unik ya? Kayak istilah di laut. Tapi jangan salah, sistem ini jadi kunci penting biar kamu nggak tua di jalan pas mau healing ke Jatim Park atau Alun-alun Kota Batu. Yuk, kita bedah gimana cara kerjanya!

Sistem "Pasang Surut" sebenarnya adalah istilah teknis untuk pengaturan lajur yang fleksibel atau situasional.

Baca Juga:
Lonjakan Wisatawan Saat Paskah, Polres Batu Siapkan Pengamanan di Seluruh Titik Strategis

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, menjelaskan kalau sistem ini bakal difokuskan di jalur utama, mulai dari Simpang Tiga Pendem sampai Simpang Tiga Jalan Dewi Sartika.

Prinsipnya sederhana, petugas akan memantau ke arah mana arus kendaraan yang paling deras.

"Pada sistem pasang surut, pengaturan dilakukan dengan pola dua jalur naik dan satu jalur turun. Dari total empat lajur yang ada, tiga akan difungsikan untuk kendaraan yang menuju Kota Batu (masuk), dan satu lajur disisakan untuk arus keluar," ujar AKBP Andi saat dikonfirmasi pada Minggu, 21 Desember 2025.

Kenapa disebut pasang surut? Karena jumlah lajur ini bisa berubah-ubah. Kalau sore hari wisatawan mulai "pasang" alias masuk ke Batu, lajur masuk diperbanyak. Sebaliknya, kalau sudah waktunya "surut" atau orang-orang pulang, lajur keluar yang bakal ditambah.

Baca Juga:
Pencurian Baterai Tower di Kota Batu, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

Buat kamu yang sering ke Batu, pasti tahu kalau Pertigaan Pendem adalah "gerbang utama" yang menyatukan arus dari arah Malang dan Surabaya. Titik ini sering banget jadi bottleneck alias penyempitan jalur yang bikin antrean mengular sampai ke Karanglo.

Dengan sistem 3-1 (tiga masuk, satu keluar), polisi ingin memastikan kendaraan dari arah bawah (Malang/Surabaya) tidak tertahan terlalu lama di tanjakan. Ini juga langkah antisipasi biar mesin mobil nggak overheat gara-gara kelamaan antre di jalur menanjak.

Tak hanya itu, Polres Batu juga menggandeng BMKG untuk memantau cuaca setiap 10 menit. Kenapa? Karena saat hujan turun, perilaku pengemudi berubah—lebih lambat dan lebih waspada—yang otomatis bakal bikin arus makin tersendat.

Kalau kondisi sudah mulai stuck, barulah sistem pasang surut ini ditingkatkan levelnya menjadi One Way (satu arah) atau dialihkan ke jalur-jalur alternatif seperti Jalan Wukir di sisi Batos.

Meski polisi sudah kerja keras, sebagai pengendara kita juga harus cerdas. Ini beberapa tips biar liburanmu di Batu tetap asyik:

Pantau Jam Operasional: Biasanya lonjakan kendaraan terjadi mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Berangkatlah lebih pagi!

Update Informasi: Pantau akun media sosial resmi Polres Batu atau radio lokal untuk tahu apakah sistem pasang surut atau one way sedang diberlakukan.

Sabar dan Patuh: Kalau petugas sudah memasang water barrier, jangan nekat memotong jalur atau crossing. Itu justru bakal bikin macet makin parah.

Fokus polisi tahun ini tidak hanya soal macet, tapi juga keamanan jalur. Mengingat cuaca yang sedang tidak menentu, Polres Batu juga menyiagakan alat berat di jalur-jalur rawan seperti Pujon yang mengarah ke Pacet. Jadi, kalau ada gangguan alam, penanganannya bakal secepat kilat.

Liburan di Kota Batu memang butuh strategi, tapi dengan adanya sistem Pasang Surut ini, setidaknya kita punya harapan untuk sampai di destinasi wisata dengan suasana hati yang tetap happy.(*)

Baca Sebelumnya

KH Sulthon Terpilih Aklamasi Pimpin MUI Kota Probolinggo 2025–2030

Baca Selanjutnya

Pakai Alfa 0,70 UMK Pacitan 2026 Disepakati Rp2,49 Juta, Usulan Dikirim ke Pemprov Jatim

Tags:

sistem pasang surut jalur batu Polres Batu jalan pendem kota batu dewi sartika kota batu One way jalur nataru simpang tiga pendem simpang tiga jalan dewi sartika

Berita lainnya oleh Fisca Tanjung

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

11 April 2026 17:07

Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

9 April 2026 19:56

Ratusan Siswa MAN 2 Kota Malang Studi ke Senayan, Anggota DPR RI Cak Udin Kuatkan Edukasi Politik Kebangsaan

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

9 April 2026 09:44

Bukan Formalitas! Pengurus GAPEMBI Jatim Wajib Punya Dapur MBG dan Terdaftar di KADIN

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

9 April 2026 09:33

Tak Main-main, GAPEMBI Jatim Terapkan Standar Ketat untuk Dapur Makan Bergizi Gratis

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

9 April 2026 09:14

Resmi Dilantik di Malang, GAPEMBI Jatim Siap Jadi Pilar Program Makan Bergizi Nasional

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

6 April 2026 20:15

Daftar Lengkap Pengurus GAPEMBI Pusat hingga Daerah, Siap Kawal Program Gizi Nasional

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar