KETIK, SURABAYA – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, mengurbankan satu ekor sapi jenis peranakan ongole (PO) untuk Hari Raya Iduladha yang saat ini telah berada di Masjid Al Akbar, Surabaya, Selasa, 26 Mei 2026.
Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Indyah Aryani, menerangkan bahwa sapi PO milik Presiden Prabowo tiba di Surabaya dalam kondisi sehat.
“Yang jelas sudah diperiksa oleh pejabat yang memiliki kewenangan, dokter hewan berwenang, dokter hewan pemerintah, serta pejabat otoritas veteriner. Semuanya sudah kami periksa, insyaallah sehat dan layak untuk kurban,” jelasnya.
Ia melanjutkan, sapi PO tidak hanya berfungsi sebagai sumber protein bagi manusia, tetapi juga memiliki peran penting dalam transportasi pada zaman dahulu.
“Sapi peranakan ongole (PO) adalah tipe dual purpose. Artinya, sapi PO ini juga bisa sebagai tipe pekerja pada zaman dahulu, untuk cikar dan sebagainya. Itu dulu, sekarang sudah ada traktor,” ungkapnya.
Baca Juga:
Pemanasan Jelang 5th CFF 2026, Ratusan Pecinta Film Surabaya Tukar Ide di Nyabar Universitas CiputraIndyah menambahkan, sapi PO merupakan sapi yang berasal dari India, namun telah lama mengalami domestikasi sehingga kini telah menjadi bagian dari sapi lokal Indonesia.
“Awalnya dari India, sekitar tahun 1700–1800-an, tetapi sudah terdomestikasi di Indonesia. Itu namanya peranakan ongole dan sudah menjadi sapi lokal kita,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sapi PO memiliki daya tahan tubuh yang baik, termasuk tahan terhadap penyakit dan cuaca di Indonesia.
“Sapi lokal kita ini tahan terhadap cuaca panas, tahan terhadap penyakit, lebih tahan dibanding limousin dan simental,” terangnya.
Baca Juga:
Dari UU Migas 2001 hingga RUU Dicoret DPR, Kenapa Tata Kelola Migas Tetap Sengkarut?Selain itu, sapi PO juga tidak pilih-pilih pakan sehingga perawatannya relatif lebih mudah.
“Tahan terhadap pakan yang kurang berkualitas dan produktivitasnya relatif bagus karena estrusnya tidak terganggu meski pakan kurang berkualitas. Jadi ada beberapa kelebihan pada sapi lokal kita ini,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, sapi PO dari Presiden RI Prabowo Subianto tersebut berasal dari Lamongan. Sapi seberat lebih dari 1 ton itu dikembangbiakkan oleh Akhmad Ritaudin di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.