KETIK, MALANG – Dosen Teknis Industri Universitas Brawijaya (UB), Prof Sugiono, berhasil mengembangkan aplikasi bernama Mind Matrix. Aplikasi pendeteksi Kesehatan Mental itu menyasar pekerja industri padat karya.
Bersama tim mahasiswa, Prof Sugiono menggabungkan teknologi Heart Rate Variability (HRV) dan asesmen psikologis digital dalam memantau kondisi mental para pekerja secara berkelanjutan.
Inovasi tersebut muncul dari keprihatinan atas pengukuran kesehatan mental pekerja yang biasa hanya dilakukan 1-2 kali dalam setahun. Padahal kondisi kesehatan mental setiap orang cenderung dinamis.
“Kondisi mental seseorang itu dinamis dan berubah dari waktu ke waktu. Pengukuran sesaat belum tentu menggambarkan kondisi sebenarnya, sehingga kami ingin menghadirkan sistem yang mampu memprofiling kondisi mental secara berkelanjutan,” jelas Prof Sugiono, Kamis 28 Mei 2026.
Tekanan mental tidak hanya didapatkan dari lingkungan kerja. Untuk itu diperlukan pendekatan berbeda agar dapat mengetahui kondisi mental seseorang.
Baca Juga:
Alumnus Doktor Jepang dan Ahli Biologi Molekuler, Ini Profil Prof. Widodo Rektor Universitas Brawijaya“Bisa jadi seseorang justru merasa nyaman di tempat kerja, tetapi mengalami tekanan di luar pekerjaan. Hal seperti ini yang ingin kami identifikasi agar treatment yang diberikan tidak salah sasaran,” lanjutnya.
Selain menggunakan teknologi HRV untuk pengukuran objektif melalui perangkat wearable, juga dilakukan pengukuran subjektif. Pada pengukuran subjektif, pengguna diberikan kuesioner DASS-42 melalui aplikasi dengan 42 pertanyaan mengenai stres, kecemasan, dan depresi.
“Pengukuran HRV hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit, sedangkan kuesioner dapat diisi kapan saja melalui aplikasi. Jadi sistem ini dapat memberikan gambaran kondisi mental yang lebih menyeluruh,” jelasnya.
Setelah itu skor terkait kondisi mental serta grafik perkembangan stres, kecemasan, dan depresi pun akan ditampilkan. Pengguna juga dapat memantau kondisi secara berkala sebab data telah otomatis tersimpan.
Baca Juga:
Unjuk Gigi di Filipina, FTUB Paparkan Inovasi Pendidikan Teknik Berkelanjutan"Mind Matrix telah bekerja sama dengan PT Jatim Autocomp Indonesia (PT JAI) sebagai mitra implementasi awal. Sistem yang dikembangkan telah dipersonalisasi sesuai kebutuhan perusahaan dan diuji coba pada sejumlah sampel pekerja," pungkasnya. (*)