Mengenal 6 Tradisi Perayaan Natal Unik, Hanya Ada di Indonesia

Jurnalis: Siti Fatimah
Editor: Muhammad Faizin

26 Des 2023 05:11

Headline

Thumbnail Mengenal 6 Tradisi Perayaan Natal Unik, Hanya Ada di Indonesia
Ilustrasi pernak-pernik natal (Foto: Pexel.com)

KETIK, SURABAYA – Perayaan Natal menjadi momen spesial bagi umat Kristiani di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Berbagai cara dilakukan untuk menyambut dan memeriahkan hari kelahiran Yesus Kristus ini, salah satunya melakukan berbagai tradisi perayaan natal unik sesuai daerahnya masing-masing.

Tradisi yang menjadi simbol kebersamaan ini sudah dilakukan turun temurun sejak zaman nenek moyang mereka. Terdapat sejumlah tradisi Natal yang hanya bisa ditemukan di Indonesia? Apa saja itu? 

 

1. Bakar Batu (Barapen)

Baca Juga:
Rayakan Kemeriahan Natal dengan 5 Rekomendasi Film Natal Keluarga

Perayaan Natal biasanya dimeriahkan dengan menghias pohon Natal atau membuat kue Natal. Namun tahukah kamu, umat Kristiani di Papua justru menyambutnya dengan membakar batu?

Tradisi Barapen ini sebenarnya kegiatan masak-masak bersama setelah Misa Natal. Jadi masyarakat Papua menggunakan batu yang dibakar untuk memasak makanan, kemudian makanan tersebut dinikmati bersama-sama sebagai tanda syukur pada Tuhan dan menjaga kebersamaan.

Batu-batu itu diletakkan dalam sebuah lubang yang sebelumnya sudah digali, lalu dilapisi dengan ilalang dan daun pisang. Batu tadi dilapisi lagi dengan daun pisang, kemudian daging babi dimasukkan, dan dilapisi lagi dengan batu panas dan daun pisang hingga 3 tingkat.

Setelah itu diisi lagi dengan sayuran dan umbi-umbian, lalu ditutup dengan ilalang, batu bakar, dan lembaran daun pisang.

Baca Juga:
Christmas Carol Inklusif, Grand Mercure Malang Mirama Rayakan Natal Gandeng SLB Bhakti Luhur

 

2. Tradisi Bunyi Sirine dan Lonceng

Di Ambon, perayaan Natal disambut dengan membunyikan sirine dan lonceng gereja. Jadi sirine dan lonceng gereja ini dibunyikan bersamaan saat natal tiba.

Tidak hanya itu, di kota Naku, Leitimur Selatan ada tradisi upacara adat penyucian untuk menyambut natal. Upacara penyucian ini sebagai lambang pembebasan dosa.

 

3. Tradisi Marbinda dan Marhobas

Sumatera Utara juga memiliki tradisi unik bernama Marbinda dan Marhobas. Marbinda itu tradisi menyembelih hewan, entah itu babi, sapi, atau kerbau, lalu daging-daging tersebut dimasak bersama-sama yang disebut Marhobas.

Setelah matang, daging tersebut dibagikan pada warga. Menariknya, orang yang ditunjuk membagikan daging biasanya akan terpilih jadi kepala desa periode selanjutnya.

Tradisi ini tentu saja dilakukan sebagai ungkapan syukur pada Tuhan dan menjaga nilai kebersamaan antar warga.

 

4. Tradisi Rabo-Rabo

Tak kalah dengan daerah lainnya, kawasan Ibu kota juga memiliki tradisi unik, lho! Tradisi ini bernama Rabo-Rabo yang bisa kamu temukan di Kampung Tugu, Cilincing, Jakarta Utara.

Masyarakat berkeliling kampung dan mengunjungi rumah-rumah kerabat sembari menyanyikan lagu keroncong. Puncak acaranya, mereka melakukan tradisi mandi-mandi, yakni menggambar wajah satu sama lain menggunakan bedak putih.

Dilansir dari laman kemenpareraf.go.id, tradisi mandi-mandi dilakukan sebagai simbol penebusan dosa dan pengampunan. Selain itu tradisi ini dilakukan untuk menyambut pergantian tahun dalam keadaan suci.

 

5. Tradisi Wayang Wahyu

Warga Yogyakarta memiliki tradisi perayaan natal yang khas, yakni pertunjukan Wayang Wahyu.

Biasanya, wayang ini diangkat dari kisah-kisah Ramayana atau Mahabaratha, namun kali ini cerita wayang diambil dari kisah yang ada dalam Alkitab.

Tradisi pertunjukan wayang saat natal seperti ini sudah pasti hanya ada di Indonesia, tidak ada di negara lain. Tujuannya selain sebagai sarana menyampaikan firman Tuhan, juga sebagai simbol akulturasi budaya dan toleransi.

 

6. Tradisi Ngejot dan Penjor

Bali termasuk wilayah dengan toleransi tinggi. Meski mayoritas masyarakatnya beragama Hindu, namun ketika natal tiba mereka merayakannya dengan tradisi unik bernama Ngejot dan Penjor.

Ngejot itu tradisi saling membagikan makanan yang disesuaikan dengan agama masing-masing. Sedangkan Penjor adalah tradisi memasang bambu-bambu tinggi melengkung di rumah yang biasanya ada saat hari raya Galungan sebagai simbol rasa syukur. (*) 

Baca Sebelumnya

Ada 18 Titik Kemacetan di Kota Malang, Ini Cara Antisipasinya

Baca Selanjutnya

Kunjungi Pasar Flamboyan Pontianak, Capres Anies Baswedan Dicurhati Harga Ayam Mahal

Tags:

Tradisi natal nusantara Perayaan Natal Christmas Day Tradisi Perayaan Natal Unik di Indonesia

Berita lainnya oleh Siti Fatimah

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

6 Mei 2025 18:15

Penuh Haru dan Khidmat, Khataman dan Imtihan Program Tahsin Metode Darussalam di Sidoarjo

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

4 Mei 2025 19:57

Segarnya Es Dung-Dung Serai, Produk Unggulan SMAN 4 Bangkalan di Expo Pendidikan Sentra IKM

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

27 Maret 2025 19:57

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

27 Maret 2025 19:44

SMAN 1 Panarukan Gelar Festival Ramadhan, Pamerkan Produk Unggulan Buatan Siswa

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

24 Maret 2025 13:36

Semakin Sengit, TOP 6 Indonesian Idol XIII Kolaborasi dengan Andi Rianto

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

24 Maret 2025 12:11

Suparman Reborn 4: Bomber Kehilangan Motor, Akankah Suparman Bisa Menangkap Malingnya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar