Mengawali Perdagangan, Rupiah Tertekan di Rp 15.174 Per Dollar AS

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Irwansyah

15 Feb 2023 06:13

Thumbnail Mengawali Perdagangan, Rupiah Tertekan di Rp 15.174 Per Dollar AS
Ilustrasi Dollar AS. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Membuka perdagangan pada Rabu (15/2/2023), nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS terpantau melemah 7,5 poin atau minus 0,05 persen dibandingkan penutupan di hari sebelumnya. Saat ini 1 Dollar AS senilai dengan Rp 15.174.

Pelemahan tidak hanya terjadi pada rupiah tetapi juga beberapa mata uang di kawasan Asia. Seperti Dolar Singapura turun 0,01 persen, Peso Filipina turun 0,19 persen, Ringgit Malaysia turun 0,33 persen, dan Won Korea Selatan melemah 0,47 persen. Termasuk Rupee India minus 0,05 persen.

Tidak hanya negara asia beberapa negara maju juga turut mengalami penurunan, Dolar Australia turun 0,14 persen, franc Swiss turun 0,05 persen, dan dolar Kanada minus 0,07 persen. Namun, poundsterling Inggris naik 0,04 persen dan euro Eropa stagnan.

Namun berbeda dengan negara negara di atas, terdapat beberapa mata uang negara Asia yang juga mengalami penguatan walaupun tipis, yakni Yen Jepang yang menguat 0,40 persen, Baht Thailand naik 0,07 persen disusul Yuan China menguat 0,01 persen.

Dilansir dari cnn Indonesia Senior Analis DCFX Lukman Leong mengungkapkan rupiah diprediksi melemah setelah rilis data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan.  Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan indeks harga konsumen naik 0,5 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Januari kemarin. Sementara secara tahunan (yoy), inflasi berada di level 6,4 persen. angka tersebut adalah perkiraan.

Baca Juga:
Rupiah Terkapar di Level Rp17.188, Terburuk Sepanjang Sejarah

"Ini dapat sedikit mendukung rupiah, apalagi apabila surplus lebih besar dari perkiraan di kisaran US$3 miliar," kata Lukman

Ia memperkirakan rupiah bergerak di kisaran Rp15.100 sampai Rp15.250 per dolar AS pada hari ini. (*)

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi
Baca Sebelumnya

Jadi Pusat Ekonomi Baru, PNM Optimalkan Pendampingan UMKM Kalbar

Baca Selanjutnya

Duuh, Romantisnya Makan Malam Spesial Valentine di Grand Dafam Signature

Tags:

dollar rupiah perdagangan Inflasi Mata uang Ekonomi

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend