Menelusuri Makam Wali dan Ulama Besar di Perbukitan Jabal Kaliwungu Kendal

Jurnalis: Dian Wisnu Ardi
Editor: Mustopa

10 Mar 2026 14:10

Thumbnail Menelusuri Makam Wali dan Ulama Besar di Perbukitan Jabal Kaliwungu Kendal
Pintu gerbang utama Kompleks Makam Wali Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Selasa 10 Maret 2026. Kompleks ini menjadi pusat wisata religi di Bukit Jabal yang menaungi makam para ulama besar seperti Wali Musyafak dan KH Ahmad Rukyat. (Foto: Dian Wisnu/Ketik.com)

KETIK, KENDAL – Selasa pagi 10 Maret 2026, embusan angin sepoi di perbukitan Jabal, Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, menyambut siapa saja yang datang dengan nuansa ketenangan yang mendalam. Di sinilah, di kompleks pemakaman para wali, hiruk-pikuk dunia seolah sejenak terhenti, berganti dengan lantunan doa yang khusyuk.

​Kompleks makam ini bukan sekadar tempat peristirahatan terakhir. Ia adalah jantung spiritual yang memegang peranan vital dalam peta sejarah penyebaran Islam di tanah Jawa, khususnya di Kabupaten Kendal. Di bukit ini, bersemayam tokoh-tokoh besar seperti Wali Musyafak, KH Ahmad Rukyat, KH Abu Khoer, dan KH Mustofa.

​Sejarah mencatat bahwa para tokoh yang dimakamkan di sini adalah pilar keilmuan yang membentuk identitas Kaliwungu sebagai "Kota Santri".

Wali Musyafak dikenal sebagai pendakwah berpengaruh yang meletakkan fondasi keislaman di wilayah ini.

Baca Juga:
Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Sementara KH Ahmad Rukyat & KH Abu Khoer merupakan ulama kharismatik yang menjadi rujukan ilmu agama. Garis keturunan dan sanad keilmuan mereka hingga kini terus mengalir melalui ribuan santri di pelosok Nusantara.

​Kehadiran makam-makam tokoh besar ini menjadikan Bukit Jabal sebagai destinasi wisata religi yang tak pernah sepi. Meski pada hari kerja seperti pagi ini suasana cenderung lengang, aura kewibawaan para ulama tersebut tetap terasa kental.

Beberapa peziarah tampak datang silih berganti. Salah satunya adalah Muslimin, warga asal Singorojo yang menyempatkan diri mampir di sela urusannya di Kaliwungu. Bagi Muslimin, berziarah ke makam para wali adalah sebuah "kewajiban batin".

​"Setiap ada urusan ke Kaliwungu, saya sempatkan ziarah untuk ngalap berkah (mencari berkah), sekaligus berdoa memohon kelancaran rezeki kepada Sang Pencipta," ungkapnya kepada awak media di lokasi.

Baca Juga:
Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

​Menurutnya, suasana tenang di area pemakaman memberikan kedamaian tersendiri yang sulit didapatkan di tengah kesibukan harian.

​Ketenangan pagi ini dipastikan akan berubah drastis saat memasuki bulan Syawal. Dimas, warga sekitar kompleks pemakaman, menuturkan bahwa kawasan Bukit Jabal akan bertransformasi menjadi lautan manusia pascaIdulfitri.

​"Saat perayaan Syawalan, kompleks ini sangat ramai dan padat. Tidak hanya di sini, tapi seluruh pemakaman di perbukitan Jabal akan dipenuhi peziarah," jelas Dimas.

​Tradisi Syawalan di Kaliwungu memang telah melegenda. Ribuan peziarah dari berbagai penjuru Indonesia tumpah ruah demi memberikan penghormatan kepada para waliyullah.

​Bagi masyarakat setempat, Bukit Jabal bukan sekadar warisan sejarah, melainkan sumber berkah ekonomi dan spiritual yang abadi. Bagi yang ingin meresapi jejak perjuangan para ulama Kendal dengan lebih personal dan tenang, waktu-waktu di luar musim libur seperti pagi ini adalah saat yang paling tepat.(*)

Baca Sebelumnya

Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan, BRI Region 12 Surabaya Santuni Puluhan Anak Panti Asuhan

Baca Selanjutnya

Diapresiasi Mitra Dapur MBG! Pasokan Ayam RPH Unggas Surabaya Terbukti Berkualitas

Tags:

Religi Wisata Religi Jabal Komplek Makam Wali Musyafak KH Ahmad Rukyat Kaliwungu Kendal Syawalan

Berita lainnya oleh Dian Wisnu Ardi

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

14 April 2026 14:33

Atasi Dampak Rob, Ranting Pemuda Pancasila Kartikajaya Sumbang 20 Truk Tanah Uruk untuk Warga

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

11 April 2026 14:20

Selesaikan Tunggakan Ratusan Juta, SPPG Protomulyo Kendal Ajukan Izin Operasional ke BGN

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

11 April 2026 14:09

Hapus Sistem Open Dumping, Pemkab Kendal Siapkan Strategi Pengolahan Sampah Jadi Listrik dan Petasol

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

10 April 2026 07:30

Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

9 April 2026 11:25

Buntut Tunggakan ke Pemasok, Badan Gizi Nasional Segel Sementara SPPG Protomulyo I Kendal

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

1 April 2026 19:11

Lautan Manusia Padati Syawalan Kaliwungu 2026, Polisi Siaga di Titik Krusial

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar