Mendongkrak Pariwisata Melalui Wisata Religi

Editor: Mustopa

17 Mar 2025 21:11

Thumbnail Mendongkrak Pariwisata Melalui Wisata Religi
Oleh: Vivin Alwan*

Wisata religi merupakan satu jenis wisata yang berkaitan erat dengan aktivitas ataupun tempat khusus yang berhubungan dengan aspek religi keagamaan. Wisata religi dimaknai sebagai kegiatan wisata ke tempat yang memiliki makna khusus bagi umat beragama tertentu.

Tempat-tempat ini dapat berupa tempat-tempat ibadah dan tempat bersejarah bagi agama tertentu yang memiliki kekhususan dan makna tersendiri.

Keberagaman serta Keanekaragaman agama dan keyakinan yang dimiliki Indonesia menjadi modal utama mempromosikan konsep wisata religi. Banyaknya bangunan bersejarah memiliki arti khusus bagi umat beragama sehingga, besarnya jumlah umat beragama penduduk Indonesia merupakan potensi bagi perkembangan wisata religi.

Secara umum, wisata adalah kegiatan melakukan perjalanan dengan tujuan mendapatkan kenikmatan, kepuasan serta pengetahuan. Jadi, wisata religi adalah perjalanan yang dilakukan untuk meningkatkan amalan agama sehingga strategi dakwah yang diinginkan akan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat yang menjalani wisata religi (Siti, 2015).

Baca Juga:
Film Layak Dicintai, Bukan Ditakuti oleh Mereka yang Terpaksa

Beberapa kegiatan religi berkaitan erat dengan aktivitas manusia seperti ziarah. Di Indonesia istilah ziarah seringkali dilakukan oleh kalangan tertentu pada waktu-waktu tertentu misalnya menjelang Ramadhan atau lebaran, ada juga yang rutin berziarah pada setiap malam jumat atau malam senin.

Istilah ziarah diartikan sebagai aktivitas yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang dengan mengunjungi tempat-tempat suci dan tempat-tempat peribadatan tertentu untuk menjalankan tradisi-tradisi atau ritual-ritual khusus yang masih dianggap penting oleh masyarakat.

Ziarah juga diartikan sebagai kunjungan ke tempat tertentu yang dianggap keramat atau mulia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2005: 865). Di Indonesia tempat yang dikategorikan ke dalam obyek wisata ziarah adalah (obyek wisata pilgrim) diantaranya makam, masjid, gereja, vihara, klenteng dan lainnya.

Sementara itu, masyarakat Jawa mempunyai tradisi berziarah ke makam para leluhur, dengan mengunjungi makam tertentu untuk nyekar dan mendoakan orang yang telah dikubur misalnya makam-makam para pahlawan. 

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Langkah Pengembangan Wisata Religi

Dalam mengembangkan wisata religi dapat menumbuhkan ketenangan (spiritualitas) untuk diri sendiri. Wisata religi bukan hanya sekedar menikmati indahnya bagunan-bagunan bersejarah yang penuh dengan keindahan. Tapi para wisatawan religi bisa mendapatkan ketenangan yang sebelumnya tidak didapatkan di tempat-tempat wisata pada umumnya.

Wisata religi sebagai bagian aktivitas dakwah harus mampu menawarkan wisata baik pada objek serta daya tarik wisata bernuansa agama maupun budaya yang mampu menggugah kesadaran masyarakat akan ke maha kuasaan Allah SWT dan kesadaran agama (Fathoni, 2007: 3).

Wisata religi (keagamaan) masuk sebagai sistem kebudayaan.Setiap tradisi keagamaan memuat simbol-simbol suci yang dengannya orang melakukan serangkaian tindakan untuk menumpahkan keyakinan dalam bentuk melakukan ritual, penghormatan dan penghambaan (Siti, 2015) menurut Suparlan (1981: 87).

Indonesia merupakan kebhinekaan yang mempunyai banyak kekayaan, suku bangsa, agama serta budaya. Kehidupan yang berdampingan dengan keberagaman budaya merupakan kebanggaan, namun demikian tidak mudah memelihara kebanggaan sebagai bangsa. Kita harus mempunyai rasa toleransi yang tinggi agar kebhinekaan yang kita punya tetap indah dirasa dan dinikmati.

Pengembangan objek wisata religi juga merupakan program usaha dalam meningkatkan pendapatan masyarakat agar dapat membantu perekonomian daerah dalam memenuhi kebutuhan negara. 

Pengembangan pariwisata religi sebagai suatu industri kegiatan perjalanan tidak hanya mengurangi tingkat stres pada para pekerja tapi juga dapat meningkatkan spiritualnya jika tempat wisata religi dapat dikelolah dengan baik, tentunya banyak aspek yang perlu dipertimbangkan karena dapat dilihat padatnya pengunjung dari berbagai kota yang ada di Indonesia hingga mancanegara.

Saat ini perkembangan pariwisata di Indonesia dititik beratkan pada setiap daerah masing-masing, karena daerah yang memiliki potensi serta objek wisata dan daya tarik wisata dari berbagai daerah. Wisata religi yang dimaksud disini lebih mengarah kepada wisata ziarah yang memiliki nilai sakral keagamaan.

Wisata religi di Indonesia yang menonjol adalah pada makam waliyullah terutama pada makam Walisongo yang dikenal oleh umat Islam sebagai ziarah kubur, merupakan wisata religi.

Ziarah kubur adalah satu dari sekian tradisi yang ada di Jawa dan berkembang di masyarakat Jawa. Berbagai maksud dan tujuan maupun motivasi selalu menyertai aktivitas ziarah kubur (Qutb, 2004). 

Tradisi dengan niat ziarah pada hakikatnya merupakan salah satu bagian dari sunnah Rasul, dengan maksud mengingatkan orang-orang hidup, agar menyadari dirinya bahwa suatu saat nanti yang bersangkutan juga akan meninggal dunia.

*) Vivin Alwan merupakan Ketua Umum Wanita Indonesia Pemerhati Pariwisata (WIPP)

**) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

***) Karikatur by Rihad Humala/Ketik.co.id

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

  • Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id.
  • Berikan keterangan OPINI di kolom subjek
  • Panjang naskah maksimal 800 kata
  • Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP
  • Hak muat redaksi.(*)

Baca Sebelumnya

Bikin Resah Bulan Ramadhan Belasan Preman Diringkus Polisi, Satu Diantaranya Pemeras

Baca Selanjutnya

Berkat Restu Orang Tua, Anggun Zifa Jabat Ketua BEM Unair Perempuan Pertama

Tags:

Wisata Religi Vivin Alwan opini pariwisata

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar