Mendikbud Nadiem Makarim Hapus Aturan Wajib Skripsi, Ini Pendapat Akademisi IAIN Curup

Jurnalis: Reno Diqqi Alghzali
Editor: Muhammad Faizin

31 Agt 2023 12:57

Thumbnail Mendikbud Nadiem Makarim Hapus Aturan Wajib Skripsi, Ini Pendapat Akademisi IAIN Curup
Mahasiswa KPI sedang melaksanakan ujian akhir Munaqosyah Skripsi yang diuji oleh Dosen FUAD IAIN Curup (Foto: Reno Diqqi Alghzali/Ketik.co.id)

KETIK, REJANG LEBONG – Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang menghapus skripsi sebagai syarat kelulusan mahasiswa S1, masih memicu polemik di kalangan perguruan tinggi. 

Seperti pendapat yang diutarakan akademisi IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu yang belum sepenuhnya sepakat atas kebijakan Mas Menteri, sapaan akrab Mendikbud Nadiem Makarim. 

Savriansyah, M.Ag, salah satu dosen IAIN Curup ikut mengkritisi argumentasi yang digunakan Mas Menteri dalam membuat kebijakan penghapusan skripsi sebagai syarat wajib kelulusan mahasiswa S1.

"Tidak segampang itu untuk mengubah sistematika aturan tugas akhir mahasiswa terkait ujian yang sudah bertahan dari tahun ke tahun," ujar Savriansyah.

Baca Juga:
Putra Risma Berpotensi Jabat Ketua PDIP Surabaya

Menurutnya, penghapusan skripsi sebagai syarat wajib kelulusan mahasiswa S1 membutuhkan proses yang tidak mudah dan harus dikaji secara mendalam.

"Ada proses dan ada tantangan tersendiri dalam mengubah, kebijakan itu," ujarnya.

Pendapat sedikit berbeda dikemukakan Dita Veroylna, M.Ikom selaku ketua sidang skripsi mahasiswa Prodi KPI Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Curup.

"Adanya skripsi dan tidak adanya skripsi bagi mahasiswa, tentu ada nilai positif dan ada nilai negatifnya. Terlebih siapa sih yang tidak tahu bahwa skripsi, dari dulunya adalah tugas akhir mahasiswa untuk menjadi sarjana," ujar Dita, saat dikonfirmasi ketik.co.id di Ruang Sidang FUAD, Kamis (31/8/23).

Baca Juga:
LPM Gelora Parrhesia IAIN Curup Bengkulu Rayakan Hari Kebebasan Pers dengan Pelatihan Jurnalistik

Seperti diberitakan sebelumnya, Mendikbud Nadiem Makarim menyatakan, syarat kelulusan mahasiswa S1 tidak harus melalui skripsi.

"Kalau kita ingin menunjukan kompetensi dalam bidang yang technical, apakah penulisan karya ilmiah yang di-publish secara scientific itu adalah cara yang tepat untuk mengukur kompetensi dia dalam technical skill itu?," ujar Mas Menteri saat melontarkan pertanyaan retoris, seperti dikutip dari kanal youtube Kemdikbud RI Selasa 29 Agustus 2023. 

Dengan adanya banyak program studi, Nadiem menilai tidak semua kompetensi dapat diukur melalui skripsi.

"Kompetensi lulusan ini salah satu yang paling game changing," kata Nadiem. 

Ia pun memutuskan bahwa penilaian kelulusan diserahkan ke setiap program studi di perguruan tinggi.

"Jadi sekarang, Bapak Ibu, kompetensi ini tidak dijabarkan secara rinci lagi. Perguruan tinggi yang dapat merumuskan kompetensi sikap dan keterampilan secara terintegrasi. Dan Bapak Ibu, tugas akhir bisa berbentuk macam-macam. Bisa berbentuk prototipe, bisa berbentuk proyek, bisa berbentuk lainnya, ya, tidak hanya skripsi, tesis, atau disertasi," kata Nadiem.(*)

Baca Sebelumnya

Usul Pertalite Dihapus, Dirut Pertamina Tegaskan Masih Berupa Kajian

Baca Selanjutnya

Museum Kenangan Semeru jadi Wisata Edukasi Masyarakat Tanggap Bencana

Tags:

Ujian Skripsi IAIN Curup FUAD Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

Berita lainnya oleh Reno Diqqi Alghzali

Sambut PBAK 2025, IAIN Kerinci Siap Bertransformasi jadi Kampus Unggul Berbasis Teknologi

6 Agustus 2025 22:00

Sambut PBAK 2025, IAIN Kerinci Siap Bertransformasi jadi Kampus Unggul Berbasis Teknologi

Strategi Jitu IAIN Kerinci Lewat KSLN Kemenag 2025! Siap Cetak Lulusan Berdaya Saing Global

24 Juli 2025 06:51

Strategi Jitu IAIN Kerinci Lewat KSLN Kemenag 2025! Siap Cetak Lulusan Berdaya Saing Global

Festival Tabut 2025 Bengkulu Resmi Dibuka, Gubernur Helmi Sampaikan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

28 Juni 2025 07:55

Festival Tabut 2025 Bengkulu Resmi Dibuka, Gubernur Helmi Sampaikan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Tegaskan Komitmen, Lazismu Kota Sungai Penuh Dukung Pendidikan Lewat Program Beasiswa Mentari

22 Juni 2025 06:15

Tegaskan Komitmen, Lazismu Kota Sungai Penuh Dukung Pendidikan Lewat Program Beasiswa Mentari

Pengundian Nomor Urut Pilbup Rejang Lebong Sukses, Ini Hasilnya

24 September 2024 09:00

Pengundian Nomor Urut Pilbup Rejang Lebong Sukses, Ini Hasilnya

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu di Pilkada 2024

23 September 2024 22:00

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu di Pilkada 2024

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar