Mencicipi Orem-orem, Kuliner kHas Kota Malang yang Sudah Mulai Tergerus Masa

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

4 Mei 2024 10:15

Thumbnail Mencicipi Orem-orem, Kuliner kHas Kota Malang yang Sudah Mulai Tergerus Masa
Kuliner khas Kota Malang, Orem-orem. (Foto: (Z Creators/Natalia Widjaja)

KETIK, JAKARTA – Kuliner Jawa Timur rupanya tidak hanya terbatas pada rawom dan rujak cingur saja, sebagai Provinsi terluas di Pulau Jawa, Jawa Timur memiliki beragam kuliner unik yang tersebar di berbagai wilayahnya.

Salah satunya adalah Kota Malang, kota yang terkenal akan wisatanya ini ternyata menyimpan kuliner unik yang menarik untuk dicicipi, yakni Orem-orem.

Walaupun merupakan kuliner khas Kita Malang akan tetapi saat ini cukup sulit untuk menemukan penjual orem-orem di Kota Apel tersebut. 

Saat ini hanya sedikit penjual yang menjajakan orem-orem di Kota Malang, salah satu yang tersisa adalah Alex Suprapto yang sudah berjualan orem-orem sejak tahun 2000 an. Dirinya berjualan meneruskan usaha ayahnya yang dirintis tahun 1995. 

Baca Juga:
Dari Selatan Pasar hingga Kirim ke Luar Negeri, Begini Perjalanan Bakso Solo Kidul Pasar

Dirinya biasa menjajakan dagangannya di kawasan Jalan Blitar Nomor 14 A. Namanya yang unik berasal dari kata orem yang berarti mencampur dalam bahasa Jawa. 

"Sudah berjualan orem-orem sejak tahun 1995 saat itu ayah kandung saya yang mengawali jualan. Tahun 2000-an jualan itu saya teruskan," jelas Pria yang akrab disapa Suprapto tersebut.

Orem-orem sendiri merupakan hidangan yang terdiri dari ketupat, tempe, bawang merah digoreng, taoge, dengan disiram kuah santan yang gurih manis. Salah satu hal unik yang membedakan kuliner ini dengan yang lain adalah penggunaan ketupat berukuran besar berdiameter 10 cm. Dan tidak lupa sebagai pelengkap terdapat tempa khas Kota Malang.

"Ciri khasnya memang kalau di Malang, ketupatnya lebih besar, dibandingkan dengan daerah lain. Adanya di malang. Yang khas juga tempenya. Jadi yang disebut orem-orem itu ketupat dan tempenya,"tambahnya.

Baca Juga:
Geliat Lebaran Ketupat, Pedagang Janur Musiman di Kota Malang Banjir Rezeki

Sehari hari, Alex mengaku dapat menjual sebanyak 200 porsi arem-orem ini sidah termasuk dengan akhir pekan. Untuk memenuhi kebutuhan 200 porsi tersebut Alex membutuhkan 30 ketupat besar dan lebih dari 30 ketupat kecil.

"Satu ketupat kecil bisa dipakai 4 sampai 5 porsi. Kalau ketupat besar bisa dipakai 10 porsi. Besar kecilnya ketupat tidak sama," paparnya

Jika dilihat sekilas, kuah orem-orem memang tampak seperti kuah opor kuning. Orem-orem memiliki cita rasa yang sedikit pedas dan gurih, Saat digigit, tekstur lembut tahu dan tempe yang dipadu dengan bumbu rempah yang meresap ke dalamnya memberikan sensasi nikmat yang sulit untuk dilupakan.(*)

Baca Sebelumnya

Ascent Hospitality Group Bagikan Beasiswa di Hari Pendidikan Nasional

Baca Selanjutnya

Indikator Bahan Bakar Tidak Akurat, Jangan Bingung Ini Penyebabnya

Tags:

Kuliner Hidangan orem-orem Tempe Malang santan Ketupat Tradisional

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar