Membara! Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Suntikan Pasokan Luar Belum Mempan

4 Maret 2026 12:58 4 Mar 2026 12:58

Thumbnail Membara! Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Suntikan Pasokan Luar Belum Mempan

Wali Kota Malang saat melakukan peninjauan kebun cabai di Lesanpuro, menindaklanjuti harga cabai yang membara. (Foto: Lutfia/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Harga cabai di Kota Malang masih membara hingga menembus Rp100.000 per kilogram. Suntikan pasokan dari luar daerah rupanya belum mampu menekan tingginya harga cabai di pasaran. 

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyebut tingginya harga cabai meski sudah ada dukungan supply melalui kerja sama antar daerah (KAD) masih menjadi persoalan yang harus segera dituntaskan.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan pemantauan ke petani cabai dan peternak ayam di kawasan Kedungkandang. 

"Sampai saat ini dan kemarin melihat kondisi di pasar, harga cabai masih di atas Rp100.000 walaupun harga jual dari sini (petani) masih Rp80.000. Walaupun sudah ada cabai dari luar, masih belum mengendalikan harga cabai," ujarnya, Rabu, 4 Maret 2026.

Kota Malang sendiri memiliki potensi lahan cabai yang cukup besar. Di wilayah Kedungkandang, tercatat sekiar 40 hektare lahan cabai, sementara di Lowokwaru mencapai 25 hektare, belum termasuk kecamatan lainnya. 

Menurut Wahyu, Kota Malang seharusnya dapat mencukupi kebutuhan cabai tanpa perlu banyak bergantung dari daerah lain. Namun melihat kondisi di lapangan, intervensi untuk pengendalian harga cabai ini akan tetap dilaksanakan. 

"Ini kita lihat nanti intervensinya seperti apa, apakah dari rekomendasi TPID juga akan kita membuat Warung Tekan Inflasi (WTI) seperti kemarin," lanjutnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet HUsnan, menjelaskan, kecukupan produksi cabai lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat bergantung pada siklus masa panen masing-masing lahan. Setiap lahan memiliki masa panen yang berbeda, sedangkan kebutuhan pasar cenderung fluktuatif. 

"Sebenarnya setiap masa tanam dari lahan cabai itu kan berbeda-beda. Seperti di poktan ini sudah 2 kali panen, bisa sampai 30 kali panen. Sementara di lahan lain kan belum panen. Jadi tidak bisa diukur secara keseluruhan karena tergantung masa panen masing-masing lahan," jelasnya. 

Sebagai informasi, lahan cabai Poktan Sido Makmur RW 5 Lesanpuro sendiri mampu menghasilkan cabai hingga 3 kuintal. Sedangkan secara keseluruhan produksi cabai di Kota Malang mampu mencapai 3.000-4.000 ton dari total masa panen. (*)

Tombol Google News

Tags:

Harga Cabai cabai Komoditas Cabai Kebaikan Harga Cabai Kota Malang KAD Luar Daerah Supply Cabai pedas