‎Melissa Buka Suara Usai Menjadi Saksi Korupsi CSR BI ‎

Jurnalis: Sholeh
Editor: Mustopa

14 Nov 2025 16:42

Thumbnail ‎Melissa Buka Suara Usai Menjadi Saksi Korupsi CSR BI  ‎
Gedung KPK. (Foto: KPK) ‎

KETIK, BATU – Melissa B Darban buka suara soal pemeriksaannya sebagai saksi kasus dugaan korupsi terkait program CSR di Bank Indonesia (BI) atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

‎Melisa merupakan istri dari anggota Polri yang bertugas di Kota Batu. Ia dimintai keterangan lembaga anti rasuah tersebut pada Kamis 13 November 2025.

‎Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut berfokus pada aktivitasnya ketika ia masih menjadi mahasiswa saat menjalani magang di DPR RI pada tahun 2020.

‎"Udah lama banget jaman saya pada saat masih kuliah sebelum menikah pernah magang di DPR RI tahun 2020," bebernya pada Jumat 14 November 2025.

Baca Juga:
Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

‎Menurutnya, pertanyaan dari penyidik lebih banyak soal kegiatan Melissa saat masih kuliah dan magang di DPR RI sekitar bulan September hingga Desember 2020.

‎Melissa menegaskan, ia tidak mengetahui jika dana terkait kegiatan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan dugaan gratifikasi. 

‎"Kami menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menilai dan memastikan duduk perkaranya," jelasnya.

‎Selain Melisa, pada hari yang sama KPK turut memanggil lima orang saksi lainnya. Mereka adalah Martono (Tenaga Ahli Anggota DPR Heri Gunawan), Syarifah Husna (Mahasiswa), Helen Manik (Tenaga Ahil Heri Gunawan), Widya Rahayu Arini Putri (Dokter), dan Syifa Rizka Violin (Mahasiswa).

Baca Juga:
Penguatan Data Desa Digeber, Pemkot Batu Targetkan Kebijakan Lebih Akurat

‎Sebelumnya, KPK sudah menetapkan dua anggota DPR RI dari partai NasDem Satori dan anggota DPR RI dari partai Gerindra Heri Gunawan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). 

‎Dalam kasus ini Heri Gunawan diduga menerima total Rp15,86 miliar. Rinciannya sebanyak Rp6,26 miliar dari BI melalui kegiatan PSBI, senilai Rp7,64 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan, serta senilai Rp1,94 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR RI lainnya.

‎Sedangkan untuk Satori diduga menerima uang senilai Rp12,52 miliar. Rinciannya sejumlah Rp6,30 miliar dari BI melalui kegiatan PSBI, senilai Rp5,14 miliar dari OJK melalui kegiatan Penyuluhan Keuangan, serta sejumlah Rp1,04 miliar dari mitra kerja Komisi XI DPR RI lain.(*)

Baca Sebelumnya

Cetak Reporter Muda dari Lingkungan Sekolah, Rumah Jurnalis Hadir di SMKN 1 Pacitan

Baca Selanjutnya

Melihat Tata Ruang URA Singapore City Gallery, Khofifah Harap Jadi Referensi Kota di Jatim

Tags:

Kota Batu Melissa B Darban Korupsi KPK

Berita lainnya oleh Sholeh

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

9 Desember 2025 20:30

Efisiensi Anggaran, Kota Batu Justru Siapkan 30 Event Berkualitas di 2026

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

9 Desember 2025 20:07

Cak Nur Dorong Pembangunan KDMP Menyeluruh di Semua Desa Kota Batu

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

9 Desember 2025 15:58

Pemkot Batu Apresiasi Guru Berprestasi Melalui Spekta GTK 2025

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

9 Desember 2025 15:46

Wali Kota Nurochman Lepas Bantuan Kemanusiaan Senilai Lebih dari Rp500 Juta ke Sumatera

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

8 Desember 2025 17:00

Duh! Hanya Gara-gara Listrik, Portal e-Parkir Alun-alun Kota Batu Masih Manual

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

8 Desember 2025 16:48

Dishub Gagal di Parkir Tepi Jalan Solusi Instan Portal Parkir Jalan Alun-alun Kota Batu, Melanggar!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar