Melawan Polisi Saat Ditangkap, Pelaku Curwan Residivis Tewas Ditembak di Bangkalan

Jurnalis: Ismail Hasyim
Editor: Fisca Tanjung

15 Des 2025 10:03

Thumbnail Melawan Polisi Saat Ditangkap, Pelaku Curwan Residivis Tewas Ditembak di Bangkalan
Seorang anggota Satreskrim polres Bangkalan yang terkena sabetan sajam pelaku mwndapat perawatan intenaif di RSUD Syamrabu Bangkalan (Foto: Ismail Hs/Ketik.com)

KETIK, BANGKALAN – Polres Bangkalan terus berupaya memberikan pelayanan, perlindungan, dan keamanan kepada masyarakat, salah satunya melalui pengungkapan kasus pencurian hewan oleh jajaran Satreskrim Polres Bangkalan.

Seorang terduga pelaku pencurian hewan berinisial A tewas setelah melakukan perlawanan sengit saat hendak ditangkap aparat kepolisian di Desa Kapor, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Sabtu, 13 Desember 2025 dini hari.

Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut dilakukan oleh tim kepolisian yang terdiri dari sekitar sembilan personel. Operasi dimulai sejak Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB dan berlanjut hingga Sabtu dini hari, dengan sasaran tiga terduga pelaku yang diketahui menggunakan kendaraan Suzuki Carry.

Baca Juga:
Ketua Askab PSSI Lebak: Kemenangan Nathan FC Jadi Motivasi

“Salah satu pelaku yang kami cari adalah residivis. Yang bersangkutan pernah tercatat di Polres Bangkalan pada tahun 2020 dalam kasus pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya.

Hendro menjelaskan, saat penangkapan yang dilakukan dini hari, pelaku A melakukan perlawanan keras dengan menyerang petugas menggunakan dua senjata tajam.

Akibatnya, seorang anggota polisi mengalami luka serius setelah terkena sabetan di bagian perut kanan depan dan pinggang kiri belakang.

Baca Juga:
Bupati Lebak Apresiasi Prestasi Nathan FC dan Potensi Atlet Muda Daerah

Petugas sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan. Pelaku tetap mengacungkan senjata tajam ke arah aparat dan terlibat duel jarak dekat, sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki.

“Meski sudah dilumpuhkan, pelaku tidak langsung menyerah hingga akhirnya melemah, pelaku kemudian diamankan dan segera dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," tambahnya.

Selain pelaku A, polisi juga berhasil mengamankan satu orang rekannya berinisial Z, yang kini telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif. Sementara satu pelaku lainnya berinisial S masih melarikan diri dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Keterangan pelaku Z yang telah diamankan menguatkan keterlibatan jaringan ini. Saat ini pengejaran terhadap satu pelaku lain masih terus dilakukan,” tegas Kapolres.

Kapolres Bangkalan memastikan seluruh tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian telah sesuai prosedur. Rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian juga disebut menjadi bagian dari bahan pendukung pengungkapan kasus tersebut.

Sementara Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) mengapresiasi upaya dan langkah Polres Bangkalan dalam mewujudkan rasa aman bagi masyarakat dari tindakan kriminal seperti begal, curwan, curas dan tindakan kriminal lainnya.

Sekretaris PKDI Kabupaten Bangkalan, Ismail, berharap Polres Bangkalan untuk terus meningkatkan perhatian dan pengamanan menyusul maraknya kasus pencurian hewan (curwan) yang meresahkan masyarakat desa.

Menurutnya dalam beberapa waktu terakhir, laporan kehilangan hewan ternak, khususnya sapi semakin sering terjadi di sejumlah kecamatan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya merugikan secara ekonomi, tetapi juga menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat pedesaan.

“Curwan ini sangat meresahkan. Hewan ternak bagi warga desa adalah aset utama dan penopang ekonomi keluarga. Kami berharap Polres Bangkalan terus meningkatkan patroli dan pengawasan, terutama di wilayah rawan,” ujarnya, Senin, 15 Desember 2025.

PKDI juga mendorong adanya sinergi yang lebih kuat antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat. Menurutnya, langkah preventif seperti patroli malam, pos kamling aktif, serta pertukaran informasi yang cepat sangat diperlukan untuk menekan angka kejahatan tersebut.

PKDI Bangkalan juga menyatakan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung langkah kepolisian, termasuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan dan mengimbau warga agar lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap bersinergi demi menjaga kondusivitas desa-desa di Bangkalan,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

SPPG Tingkis Singgahan Tutup Operasional Masak MBG, Kepala SPPI Pilih Bungkam

Baca Selanjutnya

Cuaca Kota Bengkulu 15 Desember 2025 Udara Kabur, Kota Lainnya Diprakirakan Hujan Ringan

Tags:

Pwlaku curwan tewas Apresiasi PKDI Bangkalan

Berita lainnya oleh Ismail Hasyim

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

12 April 2026 14:03

Usai Klarifikasi di KPK, Haji Her Disambut Antusias Warga di Blega

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

10 April 2026 08:02

Dugaan Korupsi BUMD Bangkalan Disorot, LSM Kritik Keras Kinerja Kejaksaan

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

8 April 2026 17:33

Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

7 April 2026 14:23

Cukup Bayar Rp75.600 per 9 Bulan, Pekerja Informal Bisa Nikmati Perlindungan Penuh Jamsostek

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

6 April 2026 22:25

Ulama Se-Madura Raya Usulkan Muktamar NU Ke- 35 di Demangan Bangkalan

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

6 April 2026 15:31

Saksi IF Dinilai Tak Memberatkan 3 Terdakwa Dugaan Penyimpangan Aset BUMD Bangkalan, Ini Penjelasan Kuasa Hukum

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar