KETIK, KEDIRI – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meluncurkan program Literasi Keliling dengan Energi Hijau Kota Kediri (Lingkar Kediri). Program ini merupakan inovasi Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.
Lingkar Kediri ini bukan perpustakaan keliling biasa yang hadir dengan sistem yang terjadwal ke sekolah-sekolah, serta dilengkapi dengan layanan booking berbasis aplikasi yang bisa diakses masyarakat luas. Artinya, layanan literasi kini tidak menunggu, tetapi aktif menjemput bola.
Selain itu, kendaraan yang digunakan dalam program Lingkar Kediri ini adalah kendaraan listrik untuk mendukung gerakan hemat energi dan menjaga lingkungan. Dalam satu langkah terdapat upaya menguatkan literasi sekaligus menanamkan kesadaran akan pentingnya energi hijau kepada generasi muda.
"Kita melaunching Lingkar Kediri yang memfasilitasi orang-orang untuk membaca. Siapa saja bisa mengakses dan membaca buku di sini. Ini juga upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam efisiensi energi," kata Mbak Wali.
Mbak Wali mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan tingkat literasi di Kota Kediri. Salah satunya melalui progran Lingkar Kediri. Dimana program ini juga melengkapi berbagai upaya yang telah dilakukan sebelumnya. Seperti adanya mobil baca keliling, pojok baca, transliteria, dan Robusca.
Baca Juga:
Kota Kediri dan Blitar Diperkirakan Berawan di Hari Buruh iniHarapannya, dengan semakin banyaknya akses, maka semakin luas jangkauan dan tinggi pula minat baca masyarakat, khususnya anak-anak di Kota Kediri.
"Mari mendampingi anak-anak kita untuk membudayakan membaca. Anak-anak harus dilatih untuk mau membaca setiap hari. Semoga apa yang kita lakukan hari ini memberikan manfaat bagi anak-anak dan nantinya bisa meningkatkan semangat membaca," pungkasnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Chevy Ning Suyudi menjelaskan, kendaraan kendaraan dalam program Lingka Kediri ini telah dilengkapi hotspot. Jadi dapat mengakses buku maupun bacaan digital.
Akses internet juga telah tersedia. Awalnya perpustakaan keliling ini ada 2 unit, sekarang ada tambahan 3 unit literasi keliling. Sasaran utamanya memang ke sekolah-sekolah, utamanya sekolah yang belum memiliki perpustakaan.
Baca Juga:
Posyandu 6 SPM Seruni, Kontribusi Ponpes Wali Barokah Dukung Kota Kediri Bebas Stunting"Nanti apabila membutuhkan literasi keliling silahkan berkoordinasi dengan kami. Layanan ini juga sudah mengadopsi wifi gratis. Jadi anak-anak bisa mengakses buku cetak maupu digital," kata Chevy.
Dalam kesempatan itu juga diserahkan buku letter C yang merupakan hasil restorasi dan alih media. Buku ini diserahkan kepada Kelurahan Ketami dan Kelurahan Tempurejo. Kegiatan restorasi dan alih media ini diselenggarakan tanggal 20-21 April lalu.
Dari 46 kelurahan, ada 25 kelurahan yang telah berhasil melakukan restorasi dan alih media. Terhadap dokumen letter C. Ini merupakan inovasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan melalui program Duta Siaga.(*)