KETIK, MALANG – Kemacetan saat musim liburan menjadi pemandangan yang hampir selalu terjadi di Kota Batu. Lonjakan jumlah wisatawan yang datang membuat sejumlah ruas jalan di kota berhawa sejuk ini dipadati kendaraan.

Lalu, ruas jalan mana saja yang kerap mengalami kepadatan? Ketik.com merangkum lima titik yang hampir selalu macet saat musim liburan. Jika berencana berkunjung ke Kota Batu, Anda bisa mengantisipasi atau menghindari jalur-jalur tersebut.

1. Jalan Trunojoyo (Exit Songgoriti)

Jalur utama menuju Kota Apel ini menjadi salah satu titik yang paling sering mengalami kemacetan. Pasalnya, arus kendaraan wisatawan yang hendak menuju maupun meninggalkan Kota Batu bertemu di ruas jalan tersebut.

Karena itu, pengendara dapat memilih jalur alternatif lain atau menyesuaikan waktu perjalanan di luar jam-jam padat untuk menghindari kemacetan.

Baca Juga:
Jalan Gelap di Kota Batu Mulai Ditangani, DPUPR Benahi PJU dan Jaringan Penerangan

2. Simpang Empat Arhanud

Kawasan ini menjadi salah satu titik kemacetan terpadat karena merupakan pintu masuk utama kendaraan dari arah Surabaya dan Malang.

Antrean kendaraan kerap terjadi akibat tingginya volume wisatawan yang melintas, ditambah bertemunya arus lalu lintas dari sejumlah wilayah di titik tersebut.

3. Simpang Tiga Pendem

Baca Juga:
Ribuan Hewan Kurban di Kota Batu Diperiksa, 7 Kambing Sakit Langsung Diisolasi

Jalur ini juga dikenal sebagai salah satu titik kemacetan menuju Kota Batu karena menjadi akses utama ke berbagai destinasi wisata di kawasan tersebut.

Saat musim liburan, antrean kendaraan di jalur ini biasanya mengular cukup panjang, terutama pada siang hingga malam hari.

4. Jalan Diponegoro

Jalan utama yang dipenuhi pusat oleh-oleh dan restoran ini kerap mengalami perlambatan arus lalu lintas. Selain tingginya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu, kendaraan yang parkir di bahu jalan juga menjadi salah satu penyebab utama kemacetan.

5. Jalan Ir. Soekarno

Poros jalan utama yang menghubungkan Kota Malang dan Kota Batu ini menjadi salah satu pusat aktivitas pariwisata. Banyaknya destinasi kuliner, pusat oleh-oleh, dan kafe dengan panorama pegunungan membuat kawasan ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama saat musim liburan.

Jika berencana menuju Kota Batu pada libur Iduladha 2026, Anda dapat memanfaatkan sejumlah jalur alternatif untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Di antaranya melalui Kecamatan Dau menuju jalur alternatif Krematorium–Telekung–Oro-Oro Ombo, atau jalur Areng-Areng menuju Proliman.

Sementara bagi yang hendak keluar dari Kota Batu, disarankan menggunakan Jalur Lingkar Barat yang tembus ke wilayah Junrejo hingga kembali ke Kecamatan Dau. Alternatif lainnya adalah melalui jalur Pujon, Kabupaten Malang. (*)