Masih Rawan, Warga Terdampak Longsor di Kota Malang Diimbau Tak Kembali ke Rumah

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

9 Mar 2024 12:19

Thumbnail Masih Rawan, Warga Terdampak Longsor di Kota Malang Diimbau Tak Kembali ke Rumah
Area terdampak tanah longsor di Tanjungrejo, Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Kondisi 6 rumah warga di Jalan Terusan Tanjung Putra Yudha V, RW 09 Kelurahan Tanjungrejo, Sukun, Kota Malang masih rawan. Pasca terjadinya longsor pada 5 Maret 2024 lalu, rumah warga yang terdampak masih belum aman untuk kembali dihuni.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah mengimbau agar masyarakat tidak kembali ke rumahnya untuk sementara waktu. Koordinasi telah dilakukan antara BPBD dengan Lurah Tanjungrejo untuk mewaspadai hal tersebut. Terlebih area tanah masih rawan tergerus dan cuaca Kota Malang yang sering dilanda hujan.

“Kita sudah koordinasi dengan lurah juga, sampai dengan plengsengan selesai diperbaiki warga kami imbau. Ada enam rumah yang terdampak ini sudah diungsikan agar tidak menempati, karena ini kan rawan tergerus,” ujar Prayitno selaku Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang saat meninjau lokasi terdampak pada Sabtu (9/3/2024).

Peristiwa ambrolnya plengsengan dengan panjang 50 meter dan ketinggian 9 meter itu telah seringkali terjadi. Terlebih tanah di daerah tersebut merupakan tanah gembur dan urukan yang sebelumnya sempat dilakukan pemlengsengan.

“Jadi air hujan yang terus turun berhari-hari itu menumpuk di bawah dan menambah beban tanah. Tembok plengsengan itu terisi air terus dan akhirnya tidak mampu menahan. Saat ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah meninjau dan memang bulan ini cuaca sedang ekstrem,” katanya.

Beberapa bantuan telah diberikan oleh BPBD Kota Malang kepada warga terdampak. Mulai dari bantuan makanan dan minuman, hingga terpal untuk mengurangi dampak dari tanah yang tergerus air. Terlihat hingga kini masih ada terpal yang menutupi area plengsengan tersebut.

“Kami dari BPBD Kota Malang sudah kirim terpal, itu tentunya untuk mengurangi dampak tanah yang tergerus air. Selain itu kami siapkan sesek kurang lebih 170 lembar ukuran 1,5 x 2 meter, untuk penahan sementara. Setiap rumah juga sudah dibantu dengan diberikan makanan dan minuman satu box,” lanjutnya.

Sementara itu Joko salah satu warga terdampak menjelaskan bahwa ia bersedia untuk pindah dan tidak menempati rumahnya hingga suasana kembali kondusif dan aman. Ia mengetahui dan khawatir dengan berbagai risiko terburuk yang akan dialami jika memaksakan untuk tetap tinggal.

“Takutnya itu kalau malam hari, apalagi kalau terjadi hujan. Jadi memang lebih baik mengungsi dulu sementara waktu,” ucap Joko.

Saat ini ia bersama istri dan kedua orang anaknya memutuskan untuk mengungsi di rumah saudaranya yang ada di Kabupaten Malang.

“Sementara ini pindah di rumah kakak, tetapi nanti hari Senin rencananya mau pindah ke Desa Jedong, Wagir, Kabupaten Malang,” lanjutnya. (*) 

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus
Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel
Baca Sebelumnya

Keren, Warga Binaan Lapas Kediri Berhasil Kembangkan Kreativitas Lewat Seni Lukis

Baca Selanjutnya

Pemkot Batu Gencar Operasi Pasar Jelang Ramadan

Tags:

Longsor Kota Malang Terdampak Longsor Kecamatan Sukun Kota Malang bencana alam tanah longsor

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar