Masalah Perkebunan Kalibakar Kabupaten Malang Belum Selesai, Petani Demo Lagi

Jurnalis: Gumilang
Editor: Aziz Mahrizal

30 Des 2024 20:16

Thumbnail Masalah Perkebunan Kalibakar Kabupaten Malang Belum Selesai, Petani Demo Lagi
Petani Kalibakar Kabupaten Malang melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Kabupaten Malang, Senin 30 Desember 2024. (Foto: Binar Gumilang/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Ratusan petani Kalibakar Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, melakukan demonstrasi di depan gedung DPRD setempat, Senin, 30 Desember 2024. Mereka menuntut kemitraan dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN).

Dalam aksi demo ini, para petani membawa spanduk bertuliskan berbagai tuntutan. Mereka juga menyampaikan orasi dengan penjagaan ketat kepolisian.

Dalam orasinya, petani menyampaikan tuntutan berupa sertifikat atas hak tanah yang mereka kelola telah lama. Penolakan tidak hanya di Desa Srimulyo, melainkan 4 desa lainnya. Keempat desa yang wilayahnya terdapat Perkebunan Kalibakar yakni Desa Tlogosari, Desa Simojayan, Desa Kepatihan dan Desa Baturetno. Penolakan ini terkait hak pengelolaan lahan (HPL).

Korlap Aksi, Cahyo mengatakan, para petani menolak pengelolaan HPL maupun bentuk lainnya. Karena lahan tersebut sudah dikelola sejak lama oleh para petani.

Baca Juga:
Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

"Kami meminta DPRD dan Pemkab Malang untuk memperjuangkan tanah lahan perkebunan Kalibakar menjadi sertifikat hak milik," ujar Cahyo.

Lebih lanjut ia mengungkapkan alasan penolakan tersebut. Salah satunya Kepala Desa Bumirejo membuat gagasan kemitraan tidak sesuai dengan harapan masyarakat. 

"Para petani merasa tidak pernah terwakili oleh gagasan tersebut," terangnya.

Anggota DPRD Kabupaten Malang Amarta Faza sempat menemui peserta demo dan berjanji akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada pihak terkait.

Baca Juga:
Sekda Kabupaten Malang Terpukau Graha Ketik, Dikelilingi UMKM hingga Ketagihan Pempek Palembang Khas Cemorokandang

"Tentunya kami fasilitasi untuk menyampaikan apa yang menjadi aspirasi ke berbagai pihak maupun kementerian-kementerian terkait," ucapnya di tempat sama.

Sebagai informasi, sebenarnya permasalahan Perkebunan Kalibakar sudah disepakati dengan penandatanganan islah damai pada April 2024 lalu. Islah diinisiasi Kejari Kabupaten Malang melibatkan Forkopimda Kabupaten Malang.

Islah itu sejatinya menandai berakhirnya konflik Perkebunan Kalibakar yang sudah terjadi selama 26 tahun tersebut. Namun, permasalahan mencuat kembali, setelah aksi demo dilakukan lagi oleh para petani.

Selama 26 tahun tersebut terjadi saling klaim antar masyarakat dan PTPN. Lahan dikuasai warga sejak 1998. Dari 1.900 hektar lahan, baru 545 hektar lahan perkebunan Kalibakar yang telah dilakukan islah April 2024 lalu.

Baca Sebelumnya

Bupati Bandung Bagikan Lagi Ribuan Ijazah yang Tertahan di Sekolah Secara Gratis

Baca Selanjutnya

Ketua Timses Bupati Bondowoso Terpilih Kecam Mafia Calo Jabatan, ASN Dihimbau Tak Percaya

Tags:

petani Kalibakar Kabupaten Malang PTPN Bumirejo Dampit

Berita lainnya oleh Gumilang

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

11 April 2026 14:47

Lewat Dialog Kebangsaan, Unikama Tegaskan Peran Kampus Tangkal Radikalisme

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

11 April 2026 09:59

Terungkap! Pembobol SMPN 1 Pakisaji Kabupaten Malang Terekam CCTV, Polisi Bekuk 3 Pelaku

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

11 April 2026 09:26

Rp20,3 Miliar Tanpa Utang! Harta Bupati Tulungagung Gatut Sunu Jadi Sorotan Usai Diciduk KPK

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

11 April 2026 01:56

Pemkab Malang Terapkan WFO-WFH, Sekda Budiar: Target Kinerja Harus Tetap Tercapai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar