KETIK, JAKARTA – Podium ketiga di Sprint Race Brno, GP Ceko pada Sabtu 20 Juni 2026, mungkin terlihat seperti hasil biasa untuk ukuran Marc Marquez. Tapi di balik itu, ada cerita yang lebih besar dari sekadar tambahan poin atau peluang memangkas jarak di klasemen.

Di tengah situasi fisik yang belum sepenuhnya ideal, pembalap Ducati itu justru mengaku pendekatannya sekarang berbeda. Fokus utamanya bukan lagi mengejar hasil instan di setiap sesi, melainkan memastikan dirinya bisa tetap kompetitif dalam jangka panjang. 

Marquez mengakui sepanjang akhir pekan di Brno dia sengaja mengatur tenaga sejak awal. Kondisi cuaca panas dan karakter sirkuit yang menuntut secara fisik membuatnya harus memilih momen kapan menyerang dan kapan bertahan.

“Tujuan saya sekarang adalah membangun masa depan saya. Jika saya tidak berkembang, saya tidak punya banyak tahun lagi,” jelas Marquez dilansir GP One.

Pernyataan itu memberi gambaran cukup jelas soal fase yang sedang dijalani juara dunia itu. Setelah beberapa musim diwarnai cedera dan proses adaptasi, Marquez tampaknya mulai menerima bahwa cara lama memaksimalkan motor di setiap lap tidak selalu menjadi jawaban.

Baca Juga:
Veda Ega Start Posisi Ke-20 di Moto3 Ceko, Imbas Kena Hukuman Grid Penalty

Menariknya, meski finis di belakang Pecco Bagnaia dan Ai Ogura, Marc justru menilai hasil di Brno lebih berharga dibanding beberapa kemenangan Sprint sebelumnya. Bukan karena podium itu sendiri, tetapi karena ia merasa kembali memiliki kecepatan di fase akhir balapan, sesuatu yang sempat menjadi titik lemahnya belakangan ini. 

Saat ditanya soal insiden Marco Bezzecchi yang berujung skorsing, Marquez juga memilih tidak terlalu memikirkan dampaknya terhadap klasemen.

Baginya, prioritas saat ini sederhana: terus berkembang, memahami kondisi tubuhnya, dan memastikan dirinya tetap bisa bersaing bukan hanya beberapa seri ke depan tetapi untuk beberapa musim lagi. (*)

Baca Juga:
Menangi Sprint Race GP Ceko, Pecco: Masalah Belum Selesai