Marak Terjadi Pernikahan Siri di Usia Dini, Mahasiswa UB Beri Edukasi Warga Ngajum

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: M. Rifat

20 Jul 2024 06:03

Thumbnail Marak Terjadi Pernikahan Siri di Usia Dini, Mahasiswa UB Beri Edukasi Warga Ngajum
Sosialisasi dan edukasi terkait pernikahan dini kepada remaja Desa Ngajum (17/7/2024). (Foto: Humas UB)

KETIK, MALANG – Mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Brawijaya (UB) memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pernikahan dini dan nikah siri kepada Warga Desa Ngajum, Kabupaten Malang.

Edukasi tersebut sebagai respons dari kondisi Desa Ngajum yang marak terjadi pernikahan siri. Khususnya yang melibatkan anak-anak di bawah umur.

Saiful Rifa'i selaku Kepala Dusun Sembon Wetan menjelaskan banyak warga yang memilih menikah siri akibat prosedur yang rumit.

"Maraknya pernikahan siti ini karena prosedur perceraian di Pengadilan Agama rumit dan mahal," ujar Saiful.

Baca Juga:
Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

Sosialisasi dilakukan pada 17 Juli 2024 lalu di SMA Islam Soerjo Alam Dusun Sembon Lor, Desa Ngajum.

Legist Gatsha Cesa Kristiyono, PIC kegiatan menjelaskan edukasi telah dilakukan berdasarkan analisis sosial dan juga survei. Dengan demikian kegiatan yang berlangsung dapat tepat sasaran.

“Kami bertanya kepada Kasun (Kepala Dusun) dan juga warga sekitar. Memang masih banyak terjadi pernikahan siri dan juga pernikahan dini. Jadi itu faktor utama kami mengangkat program kerja ini," jelas Legist.

Melalui acara tersebut diharapkan masyarakat mampu lebih waspada terhadap pernikahan dini. Selain itu agar masyarakat paham urgensi pencatatan pernikahan di mata hukum.

Baca Juga:
Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

“Kami berharap supaya remaja-remaja dapat mengerti urgensi dari pencatatan perkawinan di mata hukum," lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut dijelakan faktor pendorong pernikahan diri. Mulai dari individu, keluarga, dan lingkungan. Pernikahan dini memberikan dampak yang masif dan berkelanjutan, sebab mempengaruhi kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi pelaku.

Sosialisasi tersebut juga menjelaskan pernikahan siri dapat berdampak pada kedudukan istri dan anak di mata hukum. Biasanya pernikahan siri dilakukan untuk menghindari beban biaya dan prosedur administrasi yang berbelit-belit. (*)

Baca Sebelumnya

Toko Furniture di Jalan Kertajaya Surabaya Terbakar

Baca Selanjutnya

PT PAMA Anak Usaha Astra Bidang Kontraktor Pertambangan Buka Lowongan, Ini Info Lengkapnya

Tags:

Universitas Brawijaya pernikahan dini Nikah siri Desa Ngajum malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H