Malam Hallowen Itaewon Telan 150 Lebih Korban Jiwa 

Editor: Shinta Miranda

1 Nov 2022 03:49

Thumbnail Malam Hallowen Itaewon Telan 150 Lebih Korban Jiwa 
Suasana setelah tragedi Hallowen Itaewon. (Fofo: gettyimage) 

KETIK, SURABAYA – Dunia berduka atas tragedi Halloween Itaewon yang menelan korban jiwa lebih dari 150 orang pada Sabtu (29/10). Saksi menuturkan, pada saat kejadian banyak orang yang sibuk merekam tanpa menolong. 

Para korban tewas tertindih dan kekurangan oksigen akibat kerumunan massa yang memenuhi distrik dengan jalan yang sempit dan curam itu. 

Salah seorang saksi mata yang melihat lebih banyak orang merekam dari pada menolong adalah Kim Seo-jeong. Ia menyebut, saat kejadian keadaan begitu kacau. 

“Pada saat kami memasuki gang pada jam 8 malam, sudah ada begitu banyak orang sehingga kami hampir tidak bisa melangkah maju. Kami menyerah satu jam kemudian dan mencoba berbalik untuk pulang, tetapi kami juga tidak bisa bergerak ke arah lain." kata Kim seperti dikutip dari AFP. 

Baca Juga:
Kebakaran Rumah di Jalan Babadan Surabaya, Dua Korban Dilarikan ke RSUD Dr. Soetomo

Lebih lanjut, Kim mengatakan tak lama kemudian ada sekelompok pemuda yang berteriak ‘dorong’ hingga menyebabkan orang lain terjatuh. 

Kim mengungkapkan kejadian tersebut bak kartu domino karena orang mulai berjatuhan dan saling tertindih di jalanan yang curam itu. Beberapa orang berupaya meminta tolong, namun suara musik terdengar sangat keras sehingga suara minta tolong nyaris tidak terdengar.

Ironisnya, ketika korban mulai berjatuhan beberapa masyarakat di sekitar sibuk merekam kejadian tersebut alih-alih menolong. 

“Orang-orang merekam kerumunan dengan smartphone mereka. Beberapa sibuk memakai kosmetik Halloween. Yang lain meneriaki pemilik bar, menanyakan kapan mereka bisa masuk. Beberapa petugas polisi yang bergegas ke tempat kejadian, meniup peluit, mencoba mengendalikan kerumunan, tetapi tidak berhasil,” tambah Kim. 

Baca Juga:
Diduga Hilang Kendali, Mobil Kijang Hantam Tiga Sepeda Motor di Kota Madiun

Walaupun begitu, beberapa masyarakat turut membantu kepolisian dan tenaga medis yang kewalahan menangani insiden tersebut. Mereka melakukan CPR untuk membantu mereka yang mengalami henti jantung. 

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-Yeol pun menetapkan hari berkabung nasional pada Minggu (30/10) sebagai bela sungkawa untuk para korban. Yoon menilai kejadian ini sangat tragis dan seharusnya tidak terjadi. (*)

Baca Sebelumnya

Inflasi Eropa Melonjak Akibat Krisis Pangan dan Energi 

Baca Selanjutnya

Gus Mahasin Bergerilya Dukung Anies Baswedan Capres 2024

Tags:

Hallowen Itaewon korban

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar