Makna Membersihkan Pusaka di Malam Satu Suro Menurut Mpu Slamet

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rahmat Rifadin

27 Jun 2025 10:45

Thumbnail Makna Membersihkan Pusaka di Malam Satu Suro Menurut Mpu Slamet
Mpu Slamet melihat pusaka keris yang akan dibersihkan, Kamis, 26 Juni 2025. (Foto: Khaesar/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Malam satu suro dalam tradisi Jawa kerap ditandai dengan membersihkan pusaka. Namun, tradisi ini sebenarnya bukan hanya sekadar membersihkan benda, tetapi juga merupakan ritual spiritual yang memiliki makna mendalam.

Mpu Slamet, seorang pembersih pusaka terkemuka, yang telah mengabdikan dirinya pada tradisi ini selama bertahun-tahun membagikan makna sebenarnya dari ritual tersebut.

Menurut Mpu Slamet, ritual membersihkan pusaka memiliki tujuan untuk memberikan keberkahan, perlindungan, dan rezeki yang berlimpah. "Maksud dan tujuan ritual ini adalah untuk membersihkan pusaka dan memberikan keberkahan kepada pemiliknya," kata Mpu Slamet saat diwawancarai, Jumat, 27 Juni 2025.

Mpu Slamet telah mempelajari ilmu membersihkan pusaka sejak tahun 1997 dan telah menjadi ahli dalam bidang ini. Ia memiliki pengalaman luas dalam membersihkan berbagai jenis pusaka, termasuk keris, tombak, dan pedang.

Baca Juga:
Bupati Sleman Lantik Pengurus Lar Gangsir, Perkuat Komitmen Pelestarian Tosan Aji Warisan UNESCO

"Untuk membersihkan pusaka, kita harus memiliki kesabaran dan ketelatenan," kata Mpu Slamet. "Kita juga harus memahami sifat dan karakteristik pusaka yang akan dibersihkan," imbuhnya.

Mpu Slamet juga menjelaskan bahwa setiap pusaka memiliki energi yang berbeda-beda, sehingga memerlukan pendekatan yang berbeda-beda pula dalam membersihkannya. "Ada pusaka yang memiliki energi yang kuat, ada juga yang memiliki energi yang lemah," kata Mpu Slamet.

Dalam melakukan ritual membersihkan pusaka, Mpu Slamet menggunakan peralatan khusus, seperti dupa, kembang, dan warangan. Ia juga memiliki teknik khusus untuk membersihkan pusaka, termasuk teknik membersihkan keris dan tombak.

Mpu Slamet berharap bahwa ritual membersihkan pusaka dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari warisan budaya Jawa. "Ritual ini bukan hanya sekadar membersihkan benda, tetapi juga merupakan bagian dari tradisi dan budaya kita," kata Mpu Slamet. (*)

Baca Juga:
Tokoh Keris M Taslim Persoalkan Panitia Pameran Keris Trenggalek

Baca Sebelumnya

Pemprov Jatim Dukung Raperda Inisiatif DPRD Soal Perlindungan Perempuan dan Anak

Baca Selanjutnya

Peresmikan Musholla Al-Ikhlas Menjadi Masjid di Desa Air Joman Baru, Taufik Zainal Beri Apresiasi

Tags:

Malam satu suro Suroan Mpu Slamet keris Pusaka pembersihan pusaka

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar