MAKI Jatim Ungkap Bahaya Monopoli Politik Melalui Calon Tunggal

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

1 Okt 2024 14:27

Thumbnail MAKI Jatim Ungkap Bahaya Monopoli Politik Melalui Calon Tunggal
Heru Satrio, Ketua MAKI Jawa Timur. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Maraknya fenomena calon tunggal di Pilkada 2024 mengundang keprihatinan banyak pihak. Hal ini juga yang dirasakan oleh Organisasi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur.

Heru Satrio, Ketua MAKI Jawa Timur mengatakan terjadi peningkatan signifikan adanya calon tunggal di Pilkada 2024. Bukan hanya Surabaya, saat ini terdapat 42 daerah lain yang menggelar Pilkada melawan kotak kosong.

Menurut Heru, dengan jumlah sebanyak itu, tentu menunjukkan kegagalan Partai Politik dalam melakukan kaderisasi. Bukan tidak mungkin pada gelaran Pilkada periode selanjutnya keberadaan calon tunggal akan bertambah.

"Kami yakin kalau ini dibiarkan, tahun 2029 akan lebih banyak lagi kotak kosong. Artinya menjadi kewajiban kami sebagai bagian dari masyarakat untuk mencegah ini," jelas Heru saat ditemui di kantor KPU Surabaya, Selasa 1 Oktober 2024.

Baca Juga:
KPU Surabaya Safari Politik Lintas Parpol, Bahas Potensi Pemekaran Dapil

Heru menambahkan, keberadaan kotak kosong tentu tidak bisa dibiarkan, hal ini mengindikasikan adanya suatu monopoli dalam ranah perpolitikan tanah air.

Pihaknya tidak bisa membiarkan itu terjadi. Heru ingin pesta demokrasi bisa berjalan dengan adanya pilihan yang jelas, bukan hanya kotak kosong yang muncul tanpa gambar.

"Kami ingin di pilkada selanjutnya tidak ada lagi paslon tunggal, tetap pesta demokrasi harus ada pilihan," tambahnya.

"Dari dulu yang namanya monopoli kita tidak bisa terima, ini bentuk oligarki politik," imbuhnya.

Baca Juga:
Musda XI, Suigsan Ditetapkan Sebagai Calon Tunggal Ketua DPD Partai Golkar Lumajang

Foto Soeprayitno, Ketua KPU Surabaya. (Foto: Husni Habib /Ketik.co.id)Soeprayitno, Ketua KPU Surabaya. (Foto: Husni Habib /Ketik.co.id)

Pada kesempatan yang sama Ketua KPU Surabaya Soeprayitno menuturkan pihaknya sangat mengapresiasi upaya dan perhatian dari MAKI terhadap jalannya Pilkada di Surabaya. 

"Apa yang dilakukan oleh MAKI merupakan bentuk pengawasan bersama dan menjaga muruah pelaksanaan pilkada tahun 2024," tutur Soeprayitno.

Keberadaan kotak kosong memang menjadi fenoname tersendiri yang menuai pro dan kontra di masyarakat. Sebagai penyelenggara Pilkada, KPU Surabaya akan tetap mencantumkan kotak kosong di surat suara.

"Nah soal apa yang nanti dipilih oleh mereka yang memiliki hak pilih kami kembalikan lagi ke mereka dalam artian pemilih," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

KPPU dan Tuduhan Monopoli Avtur: Masalah Utama Malah Jadi Kabur

Baca Selanjutnya

Suami di Pacitan Ragu Pakai Kontrasepsi KB, Pemkab Beberkan Alasannya

Tags:

Pilkada 2023 Calon Tunggal Kotak Kosong MAKI Jawa Timur KPU Surabaya

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar