Mahasiswa UNIDA Gontor Buat 'Trigono Park', Kawasan Wisata Lebah Digital Pertama di Indonesia

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Rahmat Rifadin

22 Okt 2025 18:20

Thumbnail Mahasiswa UNIDA Gontor Buat 'Trigono Park', Kawasan Wisata Lebah Digital Pertama di Indonesia
Panen madu klanceng di Kawasan Wisata Lebah Digital Trigono Park, Mrayan, Ponorogo, Jawa Timur, 20 Oktober 2025. (Foto: UNIDA Gontor)

KETIK, JAKARTA – Sebuah gagasan sederhana di tangan mahasiswa berubah menjadi karya besar yang menginspirasi.

Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, kini memiliki ikon wisata baru yang unik dan edukatif, berbeda dengan tempat wisata lain pada umumnya.

Wisata tersebut, telah resmi beroperasi pada Senin, 20 Oktober 2025, dan sudah bisa dikunjungi masyarakat yang ingin berwisata.

Melalui Program Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (KKN PMM) Kemdiktisaintek 2025, Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sukses mewujudkan 'Trigona Park' sebagai wisata lebah madu digital pertama di Kabupaten Ponorogo, bahkan di Indonesia.

Baca Juga:
Cuaca Kota Surabaya 5 April 2026 Diprakirakan Berawan, Ponorogo dan Pasuruan Cerah

Foto Proses pembuatan madu klanceng di Kawasan Wisata Lebah Digital Trigono Park, Mrayan, Ponorogo, Jawa Timur (Foto: UNIDA Gontor)Proses pembuatan madu klanceng di Kawasan Wisata Lebah Digital Trigono Park, Mrayan, Ponorogo, Jawa Timur (Foto: UNIDA Gontor)

Trigona Park merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa UNIDA dengan Pemerintah Desa Mrayan, Kelompok Tani Hutan (KTH) Mrayan, dan BUMDes Mrayan untuk mengembangkan potensi budidaya lebah madu Trigona (klanceng) menjadi destinasi wisata yang modern.

Mengusung tema 'Transformasi Digital Kawasan Wisata Lebah Desa Mrayan melalui Edukasi dan Penerapan Teknologi Augmented Reality', Trigono Park menggabungkan kearifan lokal dengan teknologi modern.

Peresmian Trigona Park Desa Mrayan dilakukan oleh Kepala Desa Jusanto bersama Ketua LPM UNIDA Gontor Dr. Riza Ashari, M.Pd. Riza Ashari mewakili Rektor UNIDA Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.Ed., M.Phil yang berhalangan hadir.

Baca Juga:
Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Program pembuatan Trigono Park diawali oleh dua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNIDA Gontor, Faisal Reza M.Kom dan Dr. Yayan Firmansah, S.E.I., M.PSDM.

Foto KKN PMM Mahasiswa UNIDA Gontor di Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten, Ponorogo, Jawa Timur (Foto: UNIDA Gontor)KKN PMM Mahasiswa UNIDA Gontor di Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten, Ponorogo, Jawa Timur (Foto: UNIDA Gontor)

Kemudian sebanyak 20 mahasiswa UNIDA Gontor diterjunkan langsung ke lapangan untuk mendampingi warga dan kelompok tani hutan dalam mengembangkan potensi budidaya lebah madu Trigona (klanceng). 

Mereka tidak hanya membantu meningkatkan produksi madu, tetapi juga mengubahnya menjadi wahana wisata edukatif dengan sentuhan digital.

Mahasiswa UNIDA Gontor menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) untuk memberikan informasi digital tentang lebah klanceng, proses panen madu, dan manfaatnya, menjadikan pengalaman wisata ini berbeda dari yang lain.

"KKN PMM ini adalah perwujudan nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kami bangga, 20 mahasiswa kami mampu menjadi agen perubahan, mentransformasi budidaya lebah madu klanceng di Mrayan menjadi wisata edukasi berbasis digital," ujar Riza Azhari, Ketua LPM UNIDA Gontor dalam keterangannya, Rabu 22 Oktober 2025.

Faisal Reza dan Yayan Firmansah selaku DPL memastikan program ini berjalan tidak sekadar seremonial saja.

Mereka menanamkan nilai keberlanjutan dengan menyiapkan masyarakat agar mampu mengelola wisata secara mandiri di masa depan.

"Mahasiswa kami berupaya memadukan teknologi dan pemberdayaan masyarakat. Hasilnya, Trigona Park bukan hanya tempat wisata, tapi juga ruang belajar dan penggerak ekonomi desa," jelas Faisal Reza, Dosen Pembimbing Lapangan. 

Di Trigona Park, pengunjung diajak menjelajahi dunia lebah klanceng melalui teknologi Augmented Reality (AR). Cukup dengan mengarahkan kamera ponsel, informasi digital tentang proses budidaya, panen madu, dan manfaat ekologisnya muncul dalam bentuk interaktif.

Sementara itu, Kepala Desa Mrayan, Juwanto, menilai hadirnya Trigona Park menjadi tonggak baru bagi kemajuan desanya, daerah terpencil di selatan Ponorogo.

"Dulu budidaya lebah hanya untuk madu. Sekarang menjadi kebanggaan warga. Wisata ini membuka peluang ekonomi dan menarik perhatian luar desa. Terima kasih kepada mahasiswa dan dosen UNIDA Gontor," ungkapnya.

Kini, Trigona Park tidak sekadar destinasi wisata, melainkan simbol sinergi antara kampus dan desa. 

Dari tangan mahasiswa dan semangat gotong royong warga, lahir inovasi yang menegaskan bahwa kemajuan desa tak harus dimulai dari kota, melainkan dari ide cemerlang yang tumbuh di tengah masyarakat sendiri.(*)

Baca Sebelumnya

Bawaslu Bondowoso Tegaskan Komitmen Transparansi Melalui Penguatan PPID dan JDIH

Baca Selanjutnya

Jalan Tembus Griya Shanta Sudah Masuk PSU, DPRD Kota Malang Dorong Dialog Antara Warga dan Pemerintah

Tags:

Trigono Park Wisata Lebah Digital UNIDA Gontor Mrayan Ponorogo KKN PMM UNIDA Gontor

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

19 Maret 2026 16:31

Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

18 Maret 2026 22:30

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar