Madiun Umbul Square Terindikasi Menjual Satwa Secara Ilegal, Ini Penjelasannya

Jurnalis: Kurniawan
Editor: Muhammad Faizin

5 Sep 2024 13:50

Thumbnail Madiun Umbul Square Terindikasi Menjual Satwa Secara Ilegal, Ini Penjelasannya
Wisata Madiun Umbul Square di Madiun Jawa Timur/ Kurniawan (foto : dokumen MUS)

KETIK, MADIUN – Balai konservasi wisata Madiun Umbul Square (MUS) terindikasi menjual satwa secara ilegal, tempat wisata yang berada di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun tersebut menjual 6 satwa yang berada di dalam MUS. 

Hal ini dibenarkan oleh Kabidwil Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Madiun Agustinus Krisdijantoro. Pihaknya sudah memanggil direktur dan jajaran manajemen MUS. 

“Hari ini kami memanggil Direktur Madiun Umbul Square, untuk ke kantor bidang guna dimintai keterangan. Jadi ada 6 satwa yang dijual 3 antelop, 1 rusa tutol dan 2 kambing Praha," kata Agustinus, Kamis 5 September 2024.

Hasil pemeriksaan, didapati adanya oknum berinisial MFR dari pihak MUS yang menjual Antelop tanpa diketahui manajemen. Dirinya menambahkan meski yang dijual bukan merupakan hewan yang dilindungi, namun menjual satwa tersebut tidak dibenarkan. Dikarenakan hewan tersebut merupakan aset negara. 

Baca Juga:
Ramadan Penuh Berkah, DPD PSI Kabupaten Madiun Tebar 1.000 Takjil Untuk Masyarakat

 

Foto Kabidwil BKSDA Agustinus Krisdijantoro / Kurniawan (ketik.co.id)Kabidwil BKSDA Agustinus Krisdijantoro / Kurniawan (ketik.co.id)

 

"Oknum pihak MUS yang menjual. Meskipun yang dijual itu bukan termasuk hewan yang dilindungi, tapi perbuatan tersebut tidak dibenarkan. Karena satwa tersebut merupakan aset negara," tegasnya. 

Baca Juga:
Clear! Polemik PJU di Desa Nglandung Madiun Berakhir Damai

Sementara itu, direktur MUS Afri Handoko menjelaskan, dari 6 satwa dua ekor satwa Antelop dijual oleh karyawannya tanpa seizin dan sepengetahuan dari manajemen. Pihaknya mengaku tidak niat untuk melepas, ataupun menjual. 

"Saat ini kami terus berupaya untuk mengembalikan satwa tersebut. Pengakuan yang kami dapat, pelaku dan pembeli sudah sepakat dengan uang muka, tapi kami jelas meminta segera dikembalikan, sebab kami tidak ada urusan sama sekali,” ujar Afri. 

Selain  2 ekor Antelop saat disinggung soal satwa lain yang ikut dijual seperti keterangan BKSDA, Afri membantah. Menurutnya, satwa selain antelop. Satwa lain yang diberitakan dijual itu ternyata ditukarkan, tujuannya adalah diversifikasi atau bermacam macam satwa. Agar pengunjung tidak jenuh dengan suguhan satu koleksi.

“Salah satunya satwa Kambing Praha,kami tukar dengan Pheasent. Kemudian satwa yang disebut Black Buck dan Rusa Tutul, itu kami tukarkan dengan pemenuhan kebutuhan, untuk keberlangsungan satwa itu sendiri,” pungkas Afri. (*) 

Baca Sebelumnya

Bey Machmudin Minta Komut Bank bjb Jaga Integritas

Baca Selanjutnya

Bupati Bassam Kasuba Bersama Rifa'at Al-Sa'adah Disambut Bak Raja dan Ratu di Desa Pelita

Tags:

Umbul Dolopo Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Antelop BKSDA Umbul square

Berita lainnya oleh Kurniawan

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

8 Oktober 2024 09:34

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

8 Oktober 2024 09:17

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

7 Oktober 2024 20:55

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

4 Oktober 2024 17:11

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

4 Oktober 2024 16:00

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara  Door to  Door

3 Oktober 2024 21:39

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara Door to Door

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar