KETIK, MALANG – Siswa MTsN 1 Kota Malang (Matsanewa) berhasil menyumbang ratusan prestasi selama bulan Oktober 2026. Sebanyak 152 prestasi telah disabet oleh MTsN 1 Kota Malang, mulai dari prestasi akademik hingga nonakademik sepanjang bulan Oktober 2026.
Prestasi ini bukan hanya sekadar pencapaian sebuah kompetisi, melainkan keberhasilan lembaga pendidikan dalam memberikan ruang pengembangan potensi siswa.
MTsN 1 Kota Malang berhasil membuktikan bahwa dengan menghadirkan pelayanan dan fasilitas secara maksimal, siswa akan mampu belajar dan mengembangkan bakat hingga menghasilkan sebuah prestasi.
152 prestasi yang berhasil diraih oleh MTsN 1 Kota Malang selama bulan Oktober, terdiri dari kompetisi tingkat kota, nasional, hingga internasional. Berikut rincian dari jumlah prestasi yang diperoleh oleh MTsN 1 Kota Malang sepanjang bulan Oktober 2026.
• Kabupaten/Kota: 21 prestasi
Baca Juga:
Hari ke-17 Usai Kebakaran TPA Supit Urang, Asap Tersisa 30 Persen• Provinsi: 42 prestasi
• Nasional: 83 prestasi
• Internasional: 3 prestasi
• Lainnya: 3 prestasi
Baca Juga:
Waspada! Mulai Banjir Sampai Longsor Mengintai Warga Kota Malang• Total akhir: 152 prestasi.
Berikut daftar capaian membanggakan siswa MTsN 1 Kota Malang yang dipublikasikan pada Oktober 2026:
• Bidang Akademik
International Kangaroo Linguistic Contest (IKLC) 2026
Dalam ajang kompetisi ini, siswa MTsN 1 Kota Malang meraih Gold Medal, Silver Medal, Bronze Medal, dan Honourable Mention (Penghargaan Kehormatan).
Prestasi ini menunjukkan kemampuan murid dalam mengembangkan penalaran, logika, dan kemampuan akademik untuk bersaing di tingkat internasional.
Kompetisi Coding ISYOUTH 2026
Tepat pada 25 Oktober 2026, murid MTsN 1 Kota Malang dari kelas 7H, Kelas Robotik dan Koding berhasil menyabet Golden Medal melalui pemrograman berbasis Scratch.
Pengembangan Kemampuan Riset dan Literasi
Tepat di 29 Oktober 2026, MTsN 1 Kota Malang meluncurkan buku antikorupsi karya 40 murid. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata dalam mengembangkan kemampuan literasi, kreativitas menulis, pemikiran kritis, dan penanaman karakter integritas peserta didik.
• Bidang Nonakademik
Asia World Model United Nations (AWMUN) XV
Pada 14 Oktober 2026, dua murid MTsN 1 Kota Malang berhasil menampilkan kemampuan dan prestasinya di ajang kompetisi internasional, Asia World Model United Nations (AWMUN)XV di Bali.
Jacinda Elvina Yoga Putri meraih penghargaan Verbal Commendation pada UNESCO Chamber 1. Sementara Raffaqeis Kailash Al Farizi berhasil menampilkan Cultural Performance sebagai bentuk pengenalan budaya Indonesia.
Prestasi ini menunjukkan kemampuan murid MTsN 1 Kota Malang dalam bidang diplomasi, komunikasi, kepercayaan diri, serta seni dan budaya.
Kepala MTsN 1 Kota Malang, Erni Qomaria Rida mengungkapkan bahwa ratusan prestasi murid tersebut merupakan hasil dari upaya madrasah dalam menghadirkan proses pembinaan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan. MTsN 1 Kota Malang telah melakukan tahapan pembinaan, yakni:
1. Identifikasi bakat dan minat murid melalui pengamatan kemampuan dan potensi murid, kegiatan pembelajaran di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, dan seleksi murid untuk mengikuti kompetisi.
2. Pembentukan kelompok pembinaan dan pendampingan.
3. Pelaksanaan latihan secara rutin dan terjadwal dengan memberikan murid materi, latihan soal, praktik, simulasi kompetisi, dan evaluasi kemampuan.
4. Mengikuti seleksi dan kompetisi, mulai tingkat kota, provinsi, nasional, hingga internasional setelah murid mengikuti pembinaan.
5. Evaluasi dan tindak lanjut. Murid yang berhasil meraih prestasi akan mendapatkan apresiasi dan motivasi untuk mempertahankan prestasinya. Sementara murid yang belum berhasil akan mendapatkan pendampingan untuk memperbaiki kemampuan dan mencoba kembali pada kesempatan berikutnya.
6. Sinergi antara madrasah, guru, orang tua dan murid dengan menyediakan fasilitas pembinaan dari madrasah dan dukungan serta motivasi dari orang tua.
Erni Qomaria Rida menyampaikan bahwa prestasi yang diraih oleh murid MTsN 1 Kota Malang pada Oktober 2026 merupakan hasil dari proses pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan. Ia menuturkan jika keberhasilan siswa MTsN 1 Kota Malang ini menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar madrasah.
Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi keluarga besar MTsN 1 Kota Malang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan, hingga melahirkan generasi unggul, berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing global.
"Harapan kami, prestasi ini tidak berhenti sampai di sini. Justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan sehingga MTsN 1 Kota Malang semakin mampu melahirkan generasi yang unggul, berprestasi, berkarakter, dan berdaya saing global," ujar Erni Qomaria Rida.
Erni menekankan bahwa prinsip yang harus ditanamkan dalam diri adalah bukan hanya sekadar meraih juara tetapi konsistensi dalam menjalankan proses, kerja keras, kedisiplinan, dan semangat untuk menjadi lebih baik.
"Dengan dukungan seluruh warga madrasah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan peserta didik, semoga MTsN 1 Kota Malang dapat terus mempertahankan predikat sebagai madrasah unggulan yang berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.(*)