LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Selalu Waspada Bahaya Kebakaran

Jurnalis: Wandi Ruswannur
Editor: Mustopa

13 Okt 2023 02:27

Thumbnail LPBI NU Cianjur Imbau Masyarakat Selalu Waspada Bahaya Kebakaran
Hilman Firmansyah, Ketua LPBI NU Cianjur (Foto: dokumen pribadi)

KETIK, CIANJUR – El Nino merupakan fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normal sehingga mengakibatkan kemarau panjang yang melanda berbagai wilayah di Indonesia termasuk di Kabupaten Cianjur. 

Ini semua bisa meningkatkan risiko kebakaran di lokasi yang rentan. Langkah-langkah pencegahan dan kesadaran masyarakat khususnya di Cianjur sangat diperlukan dalam situasi seperti ini. 

Dalam hal ini, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) Kabupaten Cianjur mengimbau masyarakat agar selalu waspada akan bahaya kebakaran yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Sangat penting untuk tetap waspada dan berbagi informasi tentang pencegahan kebakaran. Dengan upaya bersama, kita dapat mengurangi risiko kebakaran selama kemarau panjang," kata Ketua LPBI NU Cianjur, Hilman Firmansyah, kepada media online nasional Ketik.co.id melalui pesan WhatsApp, Jumat (13/10/2023).

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sidoarjo Diprediksi Berawan Hari Rabu, 15 April 2026! Cek Daerahmu Sekarang

Menurutnya, perlu untuk selalu waspada terhadap bahaya kebakaran. Pastikan untuk mematuhi aturan keamanan, memeriksa alat-alat elektronik, dan memiliki alat pemadam kebakaran yang berfungsi dengan baik di sekitar rumah atau tempat kerja. 

"Jangan ragu untuk menghubungi petugas keamanan dan jika memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut tentang pencegahan kebakaran," ucapnya menambahkan.

Ia mengajak untuk selalu waspada terhadap hal-hal kecil seperti pembakaran sampah, kabel listrik yang terkelupas atau perangkat elektronik yang panas berlebihan. 

"Hindari meninggalkan perangkat elektronik menyala saat tidak digunakan. Kesadaran akan keamanan kebakaran adalah langkah penting untuk melindungi diri dan orang-orang di sekitar kita," bebernya menerangkan.

Baca Juga:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Masih kata Hilman, dalam situasi kemarau panjang, ada beberapa tindakan tambahan yang dapat diambil oleh masyarakat untuk mencegah kebakaran. Antara lain mengurangi penggunaan api, menyimpan bahan mudah terbakar, dan memastikan alat pemadam kebakaran dan peralatan evakuasi darurat berada dalam kondisi baik dan mudah diakses.

"Selain itu, penting juga untuk memiliki rencana evakuasi darurat dan memastikan semua anggota keluarga atau rekan kerja tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran. Pastikan jalur evakuasi jelas dan mudah diakses. Selalu periksa peralatan yang bisa memunculkan api," bebernya.

Pihaknya, telah mengintruksikan jajaran pengurus agar secepatnya merespon dalam penanganan dan membantu masyarakat yang terkena kemarau yang berdampak pada kebakaran.

"Maka dengan itu, Kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk daerah rawan kekeringan, agar selalu menghemat air, gunakan air seperlunya dan tidak lagi melakukan membakar sampah atau yang lainnya," tuturnya.

Mengingat saat ini masih dalam keadaan musim kemarau, kata Hilman, tidak menutup kemungkinan dapat mengakibatkan kebakaran yang lebih luas. Pada akhirnya bisa menimbulkan kerugian bukan hanya diri sendiri melainkan merugikan warga lain.

"Maka dari itu, secara khusus kami mengajak semuanya, dimulai dari sekarang kita mesti menjaga alam demi keberlangsungan kehidupan kita dan anak cucu ke depannya," tandasnya menutup pernyataan.(*)

Baca Sebelumnya

Gus Muhdlor Nyamankan Pedestrian di Sidoarjo, Trotoar Paving Diganti dengan Lantai Granit dan Dipasangi Lampu Hias

Baca Selanjutnya

Kejari Batu Dalami Kemungkinan Adanya Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Puskesmas Bumiaji

Tags:

Hilman Firmansyah LPBI NU Cianjur kebakaran Kemarau air BMKG

Berita lainnya oleh Wandi Ruswannur

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

4 Agustus 2024 06:05

Komitmen Raih Zero Net Emission, KAI Terus Kebut Fasilitas Stasiun Ramah Lingkungan

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

31 Juli 2024 00:05

Atasi Masalah Kotoran Hewan, Mahasiswa KKNT Inovasi IPB Adakan Penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

30 Juli 2024 05:23

Potret Kebersamaan Prajurit TNI Nobar Final Timnas Indonesia U-19 vs Thailand

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

29 Juli 2024 05:52

LRT Jabodebek Kenalkan Transportasi Massal kepada Anak-Anak Lewat Edutrain

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

28 Juli 2024 01:17

Resep Mudah Membuat Sate Jamur, Lezat!

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

27 Juli 2024 10:45

Roadshow Bus KPK, Pemkab Cianjur Gelar Lomba Cerdas Cermat hingga Diskusi Anti Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar