KETIK, SERANG – Pemerintah Provinsi Banten kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten melalui lomba desain logo. Lomba tersebut terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia secara perorangan dan tidak dipungut biaya pendaftaran.

Informasi mengenai lomba desain logo HUT ke-26 Provinsi Banten Tahun 2026 tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Pemerintah Provinsi Banten, @pemprov.banten, sebagaimana dikutip dari unggahan yang dipublikasikan pada 17 Agustus 2026.

Pendaftaran lomba dibuka pada 18–27 Agustus 2026. Peserta dapat mengirimkan maksimal dua alternatif desain logo. Sementara proses penjurian dijadwalkan berlangsung pada 28–31 Agustus 2026, dilanjutkan pengumuman lima finalis pada 1 September 2026, presentasi lima finalis pada 3 September 2026, dan pengumuman tiga pemenang pada 10 September 2026.

Lomba ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-26 Provinsi Banten yang akan diperingati pada 4 Oktober 2026. Tanggal tersebut merupakan Hari Jadi Provinsi Banten yang merujuk pada momentum pengesahan pembentukan Provinsi Banten pada 4 Oktober 2000.

Melalui lomba tersebut, masyarakat diajak menuangkan kreativitas sekaligus mengangkat identitas, sejarah, nilai, dan kekayaan budaya Banten ke dalam sebuah desain logo yang modern, harmonis, serta mudah diterapkan pada berbagai media.

Baca Juga:
Anggota Paskibraka Situbondo Dapat Fasilitas SIM C Gratis

Dalam petunjuk teknis lomba, Pemprov Banten menyebut desain logo dapat berupa wordmark, lettermark, dan atau emblem. Logo juga harus responsif, dapat digunakan pada berbagai media, serta tetap terlihat jelas ketika diperkecil hingga ukuran 3 x 3 sentimeter.

Salah satu unsur yang menjadi perhatian adalah desain angka “26 Th” yang harus dibuat secara harmonis dan modern. Komposisi teks “Provinsi Banten” juga harus disesuaikan secara proporsional dengan keseluruhan desain.

Selain itu, peserta diminta mengeksplorasi ragam hias khas Banten sebagai salah satu sumber inspirasi visual. Petunjuk teknis menjelaskan bahwa ragam hias Banten memiliki keterkaitan dengan sejarah Kesultanan Banten dan banyak mengadopsi bentuk geometris serta simetris, seperti belah ketupat, segi empat, bintang, lingkaran, dan pola pilin atau spiral.

Sejumlah ragam hias yang disebut dalam petunjuk teknis antara lain Sabakingking, Datulaya, Suro­sowan, Srimanganti, dan Pamaranggen. Masing-masing memiliki latar sejarah dan filosofi yang dapat menjadi referensi peserta dalam mengembangkan konsep desain.

Baca Juga:
Usai Diserbu 2.000 Pengunjung, Kampung Coklat Blitar Kembali Gratiskan Tiket Masuk pada 17 Agustus

Pemprov Banten juga menekankan bahwa karya yang dikirimkan harus orisinal dan bukan hasil penggunaan Artificial Intelligence (AI) maupun penjiplakan karya pihak lain. Karya yang pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba sejenis sebelumnya juga tidak diperkenankan untuk diikutsertakan.

Peserta wajib mengunggah karya pada akun Instagram pribadi dengan menandai akun @pemprov.banten serta menggunakan tanda pagar #logobanten26 dan #lombalogo. Selanjutnya, karya beserta dokumen persyaratan dikirim melalui formulir pendaftaran yang disediakan panitia.

Dokumen yang harus disiapkan meliputi scan kartu identitas, preview karya dalam format PNG transparan dan JPG, file vektor dalam format AI, EPS, atau SVG, serta buku panduan logo atau Graphic Standard Manual (GSM) singkat dalam format PDF. GSM tersebut sekurang-kurangnya memuat filosofi dan makna setiap elemen logo, konfigurasi warna CMYK, RGB, HEX dan Pantone, panduan penggunaan pada latar terang maupun gelap, serta mockup.

Dari sisi hadiah, lomba ini menyediakan total uang pembinaan sebesar Rp16,5 juta untuk tiga pemenang. Juara pertama memperoleh Rp7,5 juta, juara kedua Rp5,5 juta, dan juara ketiga Rp3,5 juta. Pajak atas penerimaan hadiah menjadi tanggung jawab masing-masing pemenang.

Sesuai petunjuk teknis, lima finalis terpilih nantinya akan dihubungi panitia untuk mempresentasikan karya di hadapan dewan juri. Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Karya pemenang yang telah diserahkan kepada panitia selanjutnya menjadi milik Pemerintah Provinsi Banten dan dapat digunakan untuk kepentingan Pemerintah Provinsi Banten, sesuai ketentuan yang tercantum dalam petunjuk teknis lomba.

Dengan dibukanya lomba tersebut, Pemprov Banten berharap masyarakat dapat turut mengambil bagian dalam membangun identitas visual perayaan HUT ke-26. Kreativitas peserta diharapkan tidak sekadar menghasilkan desain yang menarik secara visual, tetapi juga mampu merepresentasikan sejarah, budaya, karakter, serta semangat pembangunan Banten.

Pendaftaran lomba desain logo HUT ke-26 Provinsi Banten berlangsung 18–27 Agustus 2026. Informasi dan petunjuk teknis lengkap dapat diakses melalui kanal resmi Pemerintah Provinsi Banten.(*)