Lira Adukan Dugaan Penyelewengan BOS dan Pungli SDN Kendalpayak ke Inspektorat Malang

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

9 Jul 2025 19:33

Thumbnail Lira Adukan Dugaan Penyelewengan BOS dan Pungli SDN Kendalpayak ke Inspektorat Malang
Plt Bupati LIRA Malang Wiwid Tuhu usai membuat aduan dugaan Penyelewengan BOS SDN Kendalpayak di Inspektorat Kabupaten Malang (Foto: Lira Malang)

KETIK, MALANG – Dunia pendidikan Kabupaten Malang diterpa kabar miring. Setelah LSM Lumbung Informasi Rakyat (Lira) mengadukan dugaan Pungli dan Penyelewengan Bantuan Operasi Sekolah (BOS) SDN Kendalpayak ke Inspektorat belum lama ini.

Plt Bupati LIRA Malang, Wiwid Tuhu mengatakan, awal diketahuinya dugaan penyelewengan dana BOS di SDN Kendalpayak, Pakisaji, Kabupaten Malang tersebut atas laporan dari masyarakat. 

"Dari laporan dari masyarakat tersebut terus kami kembangkan," ujarnya kepada Ketik, Rabu, 9 Juli 2025. 

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil dari pengembangan tersebut dimana penyalahgunaan dana BOS SDN Kendalpayak ini dilakukan Kepala Sekolah setempat yakni Lilis Supriyanti.

Baca Juga:
Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

"Dalam hal ini Kepala Sekolah disinyalir memegang dan mengendalikan sendiri dana BOS. Sedangkan Bendahara Sekolah hanya membawa catatan dan sejumlah uang Rp10 jutaan," ungkapnya.

Kemudian diungkapkan Wiwid, pemanfaatan BOS oleh Kepala Sekolah tidak sesuai aturan. Dimana dalam penggunaannya tidak dilakukan sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Kemudian di SDN Kendalpayak ini disinyalir tidak memiliki Sistem Informasi yang akuntabel terkait pertanggungjawaban dana BOS. Dimana sekolah negeri biasa memakai Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (Siplah).

"Tak hanya pemanfaatan yang diduga bermasalah, juga disinyalir ada tarikan atau Pungutan Liar terhadap wali murid," ungkapnya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Yang lebih memprihatinkan lagi kata ia, tarikan atau Pungli itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang seharusnya sudah dicover oleh BOS sekolahan tersebut 

"Itu diduga ada doble anggaran," singkatnya. Ia bilang, diketahui ada total 250 pelajar yang mendapat dana BOS sebesar Rp900 ribua dalam setahun. Diduga, kepala sekolah masih menguasai BOS lebih dari Rp50 Juta.

"Kami sudah membuat aduan beberapa waktu lalu ke Inspektorat Kabupaten Malang," tegasnya.

Menurutnya, ini menjadi atensi karena sebentar lagi tahun ajaran baru. Ditambah lagi sudah memasuki tahapan penerimaan siswa baru yang seharusnya tidak terjadi praktik semacam ini.

"Tentunya kami berharap kepada Inspektorat Kabupaten Malang agar menindaklanjuti aduan ini," harapnya.

Ketika Ketik Media mencoba konfirmasi terkait permasalahan tersebut, Kepala SDN Kendalpayak Pakisaji Kabupaten Malang Lilis Supriyanti menjawab singkat.

"Mohon maaf kasus sudah kami serahkan ke dinas (Dinas Pendidikan Kabupaten Malang)," ucapnya.

Sedangkan Korwil Pakisaji Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Saiful, membantah adanya dugaan penyalahgunaan BOS dan Pungli tersebut. "Tidak benar," katanya singkat. (*)

Baca Sebelumnya

Jadi Tersangka Usai Dilaporkan Jawa Pos, Nany Widjaja Klaim Belum Terima Surat dari Polisi

Baca Selanjutnya

Perut Terus Membesar, Balita di Teminabuan Sorong Selatan Butuh Uluran Tangan

Tags:

LIRA pungli Pungutan Liar Penyelewengan Bantuan SDN Kendalpayak Kabupaten Malang

Berita lainnya oleh Gumilang

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

16 April 2026 11:30

Ketat! Suporter Persis Dicegah Masuk hingga Perbatasan, Laga Arema vs Persebaya Disarankan Tak di Kanjuruhan  ‎

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

16 April 2026 10:00

Bupati Malang Lantik Putranya Jadi Kepala Dinas, Fraksi PDIP: Jangan Hukum Orang karena Akte Kelahiran

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H