Lezatnya Nasi Empok Warung Sugiatin, Warung Sugiatin, Favorit Warga Cemorokandang Kota Malang

24 Februari 2026 21:50 24 Feb 2026 21:50

Thumbnail Lezatnya Nasi Empok Warung Sugiatin, Warung Sugiatin, Favorit Warga Cemorokandang Kota Malang

Warung Sugiatin, salah satu penjual nasi empok yang menjdi hidangn favorit warga Cemorokandang, Kota Malang. ( Foto: Rosa /Ketik.com)

KETIK, MALANG – Nasi empok merupakan salah satu hidangan tradisional yang banyak ditemui di Malang. Sajian berbahan utama jagung ini merupakan salah satu makanan favorit warga Malang Raya.

Salah satu penjual nasi empok di Kota Malang terdapat di Jalan Perdana Kusuma, Kelurahan Cemorokandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Warung ini milik Sugiatin, warga asli Malang.

Perempuan berusia 40 tahun ini mulai berjualan nasi empok sejak Oktober 2025 lalu. Sebelumnya, ia berjualan makanan cepat saji.

Menurut Sugiatin, nasi empok berasal dari olahan jagung yang memiliki tekstur lebih lembut. Inilah yang membedakannya dengan nasi jagung.

“Empok itu kan lembut, kalau jagung kan kasar,” kata Ibu Sugiatin.

“Kalau di sini nasi empok itu ada campurannya nasi putih,” tambahnya.

Selain nasi empok, Sugiatin juga menyediakan sejumlah lauk pendamping. Ada beragam lauk pendamping yang disiapkan, seperti bakwan, sayur lodeh, ikan teri, hingga urapan. Sesekali tersedia lauk tambahan seperti ayam geprek, meski tidak selalu ada. Seporsi nasi empok dibanderol mulai dari Rp10.000 hingga Rp13.000.

Foto Seporsi nasi empok lengkap dengan lauk pendampingnya. (Foto: Rosa/Ketik.com)Seporsi nasi empok lengkap dengan lauk pendampingnya. (Foto: Rosa/Ketik.com)

Warung Sugiatin buka setiap hari, mulai pukul 06.30 WIB hingga 16.30 WIB. Sasaran pembelinya adalah warga sekitar perumahan, khususnya orang tua yang hendak berangkat kerja atau setelah mengantarkan anak ke sekolah.

“Biasanya orang perumahan sini, sebelum berangkat sekolah atau setelah mengantar anak sekolah,” kata Ibu Sugiatin.

Menurutnya, banyak pembeli yang datang pertama kali karena penasaran dengan nama nasi empok.

“Iya, awalnya penasaran. Terus katanya enak, besoknya balik lagi jadi kayak langganan,” ujarnya. Ia juga mengaku sering mendapat pertanyaan dari pembeli mengenai arti nasi empok.

“Iya, pernah tanya nasi empok itu apa, terus saya jawab nasi jagung,” katanya.

Illa, salah seorang pembeli, mengaku sempat penasaran dengan nama nasi empok. Mahasiswi asal Bojonegoro tersebut bahkan mulanya mengira nama ini merupakan plesetan.

“Penasaran banget. Mulanya, saya mengira empok itu empuk,” katanya.

Namun, setelah mencoba, rasa penasarannya terjawab. Bahkan, ia pun kini menjadi salah satu pelanggan warung nasi empok Sugiatin.

“Rasanya enak, dan harganya cukup murah untuk kalangan mahasiswa,” ujarnya.

“Sesuai sih, rasanya enak. Untuk nasi jagungnya sama kayak nasi jagung pada umumnya, cuma yang beda itu isiannya,” katanya. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kota Malang UMKM Nasi Empok Kuliner Sugiatin Kuliner Cemorokandang