Lestarikan Permainan Tradisional, Yayasan Bimasakti Peduli Negeri Gelar Parade Dolanan Jadoel

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rudi

17 Mar 2023 12:51

Thumbnail Lestarikan Permainan Tradisional, Yayasan Bimasakti Peduli Negeri Gelar Parade Dolanan Jadoel
Permainan tradisional yang ada di Parade Dolanan Jadoel.(Foto: Dok. Bimasakti) 

KETIK, MOJOKERTO – Permainan tradisional menjadi salah satu unsur budaya yang harus dilestarikan, dikenalkan kepada masyarakat sejak dini. 

Faktanya, eksistensi permainan tradisional sebagai warisan budaya yang luhur mulai terkikis dengan adanya permainan modern yang muncul di era sekarang. 

Menyikapi kondisi ini,  Yayasan Bimasakti Peduli Negeri mengajak 130 orang siswa SDN Claket 1, Pacet, Mojokerto menggelar Parade Dolanan Jadoel, Kamis (16/3/2023). 

Parade Dolanan Jadoel diselenggarakan  sebagai upaya pelestarian budaya, permainan tradisional agar tidak luntur nilai-nilai luhur dan anak-anak tidak hanya menikmati permainan tradisional hanya melalui cerita orang tuanya.

Baca Juga:
Lestarikan Budaya Tradisional, Perajin Batik di Kota Malang Telurkan Motif Tumpal Candi Malang

Kegiatan yang dilakukan di Bimasakti Farm, Claket ini menggandeng komunitas Kampung Dolanan Surabaya. 

Beragam permainan tradisional  dikenalkan dan dimainkan secara bersama-sama oleh anak-anak sekolah yang berada di kaki Gunung Welirang. 

Penanggung Jawab Yayasan Bimasakti Peduli Negeri Ahmad Faruq Rifqy menjelaskan beragam permainan yang akan dimainkan antara lain wenga papua, kopral Surabaya, panah tradisional, lompat tali, egrang tali bambu, bola bekel, hulahop, egrang bambu dan masih banyak lagi lainnya. Parade Dolanan Jadoel ini nantinya akan dimainkan dengan sistem sirkuit game menggunakan 6 pos. 

"Tujuannya, agar setiap orang dalam kelompok nantinya dapat merasakan pengalaman memainkan 6 permainan tradisional yang sudah ditentukan oleh Mustofa, founder Kampung Dolanan," ujar Ahmad Faruq. 

Baca Juga:
Mengenal Ayam Ingkung, Hidangan Tradisional yang Hadir Saat Lebaran

Foto Permainan tradisional yang ada di Parade Dolanan Jadoel.(Foto: Dok. Bimasakti)Permainan tradisional yang ada di Parade Dolanan Jadoel.(Foto: Dok. Bimasakti)

Ahmad juga menjelaskan melalui Parade Dolanan Jadoel, Yayasan Bimasakti Peduli Negeri ke depannya juga akan membuat pojok dolanan di area lingkungan SDN Claket 1 bersama dengan komunitas Kampung Dolanan. 

"Pojok dolanan yang nantinya diberi nama Pojok Dolanan Bimasakti ini sebagai bagian dari keberlanjutan program agar anak-anak tidak seremonial saja memainkan permainan tradisional," paparnya. 

"Lebih jauh, bisa menjadikan sebuah pembiasaan bermain permainan tradisional di sekolah," tambahnya. 

Dengan adanya Pojok Dolanan di sekolahnya, mereka bisa tetap bermain permainan tradisional dan guru-guru juga bisa menjadikan pojok dolanan sebagai media edukasi pembelajaran di sekolah. 

"Pada Parade Dolanan Jadoel ini tidak hanya sekadar bermain permainan tradisional, puluhan hadiah.  Mulai dari tumbler, celengan dan lain-lainnya disiapkan Yayasan Bimasakti Peduli Negeri untuk beberapa orang siswa dengan kategori-kategori khusus seperti teraktif, terlucu, terseru dan lainnya," tutup Ahmad Faruq. (*)

Baca Sebelumnya

Gempa Terkini 5,2 M Guncang Kulonprogo DIY

Baca Selanjutnya

Dosen Universitas Jember Mengajar Pakai Kostum Unik

Tags:

permainan Tradisional Yayasan Bimasakti Parade Dolanan

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar