Lawan Kanker Serviks dan Payudara: Momen Hari Kesehatan untuk Menjaga Wanita Indonesia

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Marno

12 Nov 2024 07:05

Headline

Thumbnail Lawan Kanker Serviks dan Payudara: Momen Hari Kesehatan untuk Menjaga Wanita Indonesia
Dokter Umum dr. Amira Cholid Bawazeer di Medicelle Clinic Surabaya, Minggu, 10 November 2024. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Untuk memperingati Hari Kesehatan, perempuan diingatkan pentingnya menjaga kesehatan wanita Indonesia dari ancaman kanker, khususnya kanker serviks dan payudara.

Dua jenis kanker ini menjadi penyebab utama angka kematian pada wanita di Indonesia, namun dengan deteksi dini dan edukasi yang tepat, risiko tersebut dapat dikurangi.

Menyadari Kanker Payudara

Kanker payudara adalah jenis kanker yang berkembang dari sel-sel di jaringan payudara, terutama di saluran (duktus) dan lobulus yang memproduksi susu.

Baca Juga:
Mahasiswa UB Ciptakan BUDDY, Deteksi Dini Kanker Payudara Berbasis AI dan Kamera Termal

Kanker ini terjadi ketika sel-sel di payudara mengalami perubahan atau mutasi genetik yang menyebabkan mereka tumbuh dan membelah secara tidak terkendali, sehingga membentuk massa atau tumor.

Dokter Umum di Medicelle Clinic dr. Amira Cholid Bawazeer menjelaskan kanker payudara menjadi penyebab utama kematian pada wanita, sementara kanker serviks berada di posisi kedua.

"Kalau wanita sebenarnya, penyakit yang paling banyak dikenai wanita itu kan yang mematikan itu kan yaitu kanker cerviks dan kanker payudara," jelasnya saat ditemui Ketik.co.id pada Minggu 10 November 2024.

dr Amira menambahkan penyakit ini sangat berbahaya, tetapi dengan deteksi dini, edukasi, dan perawatan yang tepat, risiko kematian akibat keduanya dapat dikurangi secara signifikan.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin seperti Sadari (periksa payudara sendiri).

"Nah yang screening awalnya yaitu kalau usianya masih muda dimulai dari Sadari atau pemeriksaan payudara sendiri dilakukan tiap bulan," ucapnya.

Ia memberikan tips untuk melakukan Sadari yaitu di sepuluh hari setelah menstruasi dengan cara meraba dan memeriksa apakah di sekitar payudara, terdapat benjolan yang tidak bergerak.

dr Amira juga menegaskan, wanita penderita kanker biasanya memiliki riwayat keluarga yang terserang kanker.

Di usia wanita ke 35 tahun, dr Amira mengingatkan agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh melalui mammografi.

"Kalau dia mempunyai riwayat keluarga dengan kanker payudara, umur 35 tahun ke atas mulai dilakukan mamografi,"

"Kalau tidak punya riwayat keluarga terkena kanker payudara mempunyai faktor risiko di umur 40 tahun ke atas mulai dilakukan mamografi," imbuh dokter di Medicelle Clinic Surabaya ini.

dr Amira membeberkan mengenai tanda-tanda payudara terjangkit kanker mulai adanya benjolan yang tidak bergerak, puting mengeluarkan cairan saat tidak menyusui, adanya lesung di sekitar payudara.

Tak hanya itu, puting  tertarik ke dalam atau retraksi, pori-pori payudara mirip dengan kulit jeruk.

Pentingnya mengetahui Kanker Serviks

Kanker serviks adalah jenis kanker yang berkembang di leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dengan vagina.

Mengenai kanker serviks, dr Amira juga mengacungi jempol untuk pemerintah karena sudah melakukan vaksinasi HPV untuk pencegahan kanker serviks pada masyarakat.

"Program pemerintah sudah melakukan pencegahan dengan vaksin HPV pada usia anak-anak 9-12 tahun sudah diberikan di SD tapi itu cuma 2 strain," paparnya.

dr Amira menambahkan pentingnya dilakukan papsmear bagi yang sudah melakukan hubungan seks, agar mengetahui risiko kanker serviks.

"Jadi kalau belum pernah berhubungan, langsung divaksin (HPV), kalau sudah pernah berhubungan, harus didahului oleh papsmear, dilihat sudah ada gejala apa belum," terang dr Amira.

Pentingnya melakukan papsmear sebanyak 3 sampai 5 tahun sekali bagi perempuan yang dipastikan tidak terjangkit kanker serviks.

"Kalau ada virusnya harus berkala dipapsmear, virusnya itu muncul dari aktivitas seksual, karena termasuk penyakit menular seksual," pungkasnya. ,(*)

Baca Juga:
Rayakan Hari Gizi Nasional, Puskesmas Maja Gelar Skrining Kanker Serviks dan TBC Gratis di Sekolah
Baca Sebelumnya

Pendemo Tuntut Bawaslu Sleman Tegas Soal Politik Uang

Baca Selanjutnya

Cabup Bandung Dadang Supriatna: Inovasi PSPKB dan "Moyan" Atasi Kesenjangan Keuangan Desa dan Kelurahan

Tags:

Hari Kesehatan kesehatan wanita wanita indonesia Kanker Payudara kanker serviks penyakit pada wanita dr Amira Cholid Bawazeer

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar